MANAGED BY:
MINGGU
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 23 September 2021 16:17
Siring Jadi Lokasi Favorit Tawuran, Ibnu: Ini Akibat Kelamaan Tak Sekolah
Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina

Dua pekan terakhir, kian marak tawuran di kawasan Siring Pierre Tendean. Kenakalan remaja itu sempat terekam dan menjadi viral di media sosial.

***

BANJARMASIN - Pekan tadi, dalam video berdurasi 30 detik, terekam tawuran di belakang rumah Anno 1925, dekat Menara Pandang.

Aksi baku hantam itu tak sengaja terekam pengunjung siring yang sedang mengoperasikan drone.

Padahal, kawasan wisata di tepian Sungai Martapura itu masih ditutup. Lantaran status PPKM di Banjarmasin masih bertahan di level 4.

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin, Ikhsan Alhaq menyatakan ini bukan lagi masalah sosial. Tapi sudah menjadi masalah kriminal.

Demi mengembalikan ketertiban di sana, ia berjanji akan berkoordinasi dengan kepolisian.

“Nanti saya minta kepala UPTD yang mengelola siring untuk meminta bantuan dengan polsek setempat. Mengantisipasi adanya tawuran lanjutan,” ujarnya.

Ikhsan meyakini, tawuran itu bukan dilakoni warga sekitar. “Cuma mungkin ketemuannya di siring saja,” tambahnya.
Disinggung ramainya kawasan siring di setiap liburan akhir pekan, ia melemparkan tanggung jawab pengawasannya pada Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

“Kami Disbudpar tidak punya kapasitas itu. Sementara Satpol PP dan Dishub memiliki tenaga penjagaan. Akan kami minta untuk membantu,” tambahnya.

Kabar tawuran itu sampai ke telinga Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. Ia menilai, ini gara-gara anak-anak kelamaan tidak bersekolah.

Ibnu meminta orang tua untuk mengawasi pergaulan anaknya di luar rumah. Jangan sampai mereka celaka atau mencelakai orang selama tawuran.

“Sedangkan untuk penjagaan, pagi hari biasanya kawasan siring dijaga Satpol PP. Insyaallah akan diintensifkan lagi penjagaannya,” tutupnya.

Diwartakan sebelumnya, Lurah Gadang, Askar tak heran dengan aksi tawuran remaja di siring. Sepengetahuannya, bukan hanya terjadi beberapa kali. Melainkan sudah puluhan kali.

Askar menyebut penyebab utamanya adalah anak-anak berusia tanggung yang berada di bawah pengaruh alkohol.
Yang mengerikan, perkelahian itu tak selalu dengan tangan kosong. Ada saja yang membawa senjata tumpul seperti pentungan. (war/fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers