MANAGED BY:
SELASA
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 28 September 2021 15:35
Dilarang Lintasi Jembatan Baru, Banyak Truk yang Melanggar
TRUK BELUM BOLEH MELINTAS: Kendaraan melintas di jembatan Sungai Alalak kemarin sore. Jembatan hanya dibuka untuk kendaraan mobil dan motor. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XI Banjarmasin menyayangkan kepatuhan sopir truk dan angkutan besar. Pasalnya, mereka seenaknya turut melintas di Jembatan Sungai Alalak yang dibuka mulai Minggu (26/9) tadi. 

Padahal dalam uji coba pembukaan jembatan sebelum diresmikan nanti, yang boleh melintas hanya kendarann roda dua dan roda empat pribadi.

“Kalau tanya harusnya seperti apa? Saya tak berwenang. Sesuai kesepakatan dan instruksi dari pemerintah pusat hanya untuk roda dua dan empat pribadi,” ujar Kepala BPJN Banjarmasin, Syauqi Kamal kemarin.

Menurutnya, jembatan memang sudah dinyatakan laik fungsi dan bisa dilalui angkutan besar. Namun ditakutkan ketika truk atau angkutan berat melintas akan mogok di tengah jembatan. Bisa saja terjadi kecelakaan jika truk atau angkutan berat tersebut mundur tiba-tiba. “Ini yang kami takutkan. Bukan soal daya tahan jembatan. Tapi keselamatan berlalu lintas,” tukasnya.

Menurutnya, perlu kesadaran dari para sopir truk atau angkutan besar agar tak seenaknya melintas di atas jembatan. Syauqi mengatakan, truk maupun angkutan besar sedianya masih bisa melintas nyaman di Jalan Cemara yang menjadi jalan alternatif sebelumnya.

Menuju jalan ini, aksesnya di bawah Jembatan Sungai Alalak. Para sopir truk atau angkutan tinggal terus dan memutar belok ke kanan. Sementara, untuk yang dari kawasan Barito Kuala langsung terus menuju Jembatan Alalak 2 yang menjadi jalan alternatif.

Syauqi menambahkan, pihaknya sudah memasang plang larangan bagi truk dan angkutan besar untuk melintas jembatan. Meski demikian, dia tak yakin truk maupun angkutan besar tak melintas jika tak dihalau oleh petugas di area bawah jembatan. “Teknis ini ada di aparat gabungan. Kami tak ada kewenangan dan hanya mengimbau,” tukasnya.

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat yang datang ke jembatan agar menjaga kebersihan dan keamanan jembatan. Sengaja mereka tak membuka jalur pejalan kaki yang berada di sisi jembatan untuk menghindari kerumunan. “Namun warga malah masuk lewat kolong pembatas,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Rusdiansyah mengatakan, penjagaan truk dan angkutan besar agar tak melintasi jembatan, dilakukan bersama dengan Polantas dan Dishub Kabupaten dan Kota.

Soal teknis penjagaan, pihaknya belum mendapat laporan. Apakah akan dijaga secara bersama-sama atau dilakukan bergantian tiap per jam. “Yang pasti petugas Dishub Kalsel selalu siap mengawal larangan ini,” janjinya.

Di sisi lain, Kamil, salah satu pengendara menyayangkan truk seliweran di jembatan. Kondisi jembatan yang ramai dilintasi pengendara, membuatnya takut kalau ada insiden truk. “Petugas harus tegas. Jangan sampai ada korban. Lihat saja, jalannya tak lancar. Tak bisa saya bayangkan kalau truk teundur (mundur),” ujarnya kemarin.

Kasatlantas Polresta Banjarmasin Kompol Gustaf Adolf Mamuaya mengungkapkan anggota yang bertugas memang tidak berjaga 24 jam. "Berjaganya di jam krusial seperti pagi dan sore hari, saat aktivitas warga padat," ucapnya.

Ia mengimbau pengendara khususnya pengguna roda 6 yang untuk saat ini memang tak memperbolehkan melintas disana agar mematuhi peraturan yang berlaku. "Jika ditemukan pelanggaran akan diberhentikan anggota, tidak menutup kemungkinan kendaraan tersebut akan dikenakan tilang," tegasnya.(mof/lan/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 14:35

Jembatan Basit Baru Ditutup Langsung Macet, Demi Jokowi Lubang Jalan pun Ditambal

BANJARMASIN - Pasca ditutupnya satu lajur di Jembatan Basit, kemarin…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:31

SMA/SMK Perdana Belajar Tatap Muka, Tidak Ada Istirahat, Makan pun di Kelas

BANJARBARU - Sejumlah SMA/SMK piloting di Kalsel, kemarin (18/10) akhirnya…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:29

Pandemi Melandai, Festival Budaya Terapung Bisa Terlaksana

Pandemi yang melandai membuat sektor pariwisata akhirnya bergeliat lagi. Festival…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:12

Al Jihad Sudah Cabut Stiker Pembatas Saf, Sabilal Muhtadin Belum

BANJARMASIN - Tidak hanya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi saja…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:07

Waga Heran, Jalan Amblas Dekat Galian PDAM, Pekerja Menduga Gara-gara ini

BANJARMASIN - Warga Kampung Melayu Darat, Randin mengaku heran. Lubang…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:59

Ibnu Sina - Rusian Bersaing Ketat Dibursa Calon Ketua Demokrat Kalsel

BANJARMASIN - Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Demokrat  Kalsel digelar…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:54

Jembatan Antasari Bakal Ditutup Total, ini Alasannya

BANJARMASIN - Sudah berusia tua dan tak lagi mulus, Jembatan…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:47

Antisipasi Banjir, Longsor dan Putting Beliung, ini yang Dilakukan BPBD HSS

KANDANGAN – Untuk mengantisipasi bencana banjir dan tanah longsor sampai…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:45

Harga Batubara Melonjak, Tambang Liar di Tanah Bumbu Makin Marak

TANBU - Penambangan batu bara ilegal kembali marak terjadi. Hal…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:38

Akses Darat di Kuripan Marabahan Akhirnya Terbuka

MARABAHAN - Program prioritas jalan Kutabamara (Kuripan-Tabukan-Bakumpai-Marabahan) terus digenjot.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers