MANAGED BY:
MINGGU
28 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 06 Oktober 2021 12:07
Pesangon Tak Dibayar, Motor Mantan Bos Dicuri
PESAKITAN: Yudiansyah alias Baron (kiri) dan Zulkarnain saling memapah karena pelaku pertama kakinya ditembak polisi. | Foto: Maulana / Radar Banjarmasin

BANJARMASIN – Dalam sepekan, Polsek Banjarmasin Barat mengungkap dua kasus pencurian kendaraan bermotor.

Kasus pertama terjadi 21 September lalu di Jalan Tanjung Keramat, Basirih Kubah, Banjarmasin Barat.

Korbannya adalah Frisetiana (30), warga setempat. Motornya Honda Vario nopol DA 2799 AC dicuri Yudiansyah (40) yang masih tinggal sekampung dengan korban.

Kedua, terjadi pada 28 September di Jalan Simpang Belitung. Persisnya di depan kantor CV Mulyo Tehnik, Banjarmasin Barat.

Honda Scoopy nopol DA 6527 LAZ milik M Bakeri (21) warga Jalan Gubernur Subarjo Gang Flamboyan 3. Pelakunya adalah Zulkarnain (35) warga Jalang Simpang Belitung Gang Ambon.

Untuk kasus pertama, pelaku merupakan residivis kasus jambret. Menjadi menarik karena dilatarbelakangi masalah uang.

Korban ternyata pernah menjadi atasannya bekerja. “Saya tak habis pikir, mengapa pesangon saya saat dikeluarkan dari tempat bekerja tak dibayarkan. Jumlahnya Rp5 juta,” kata Yudi.

Sebagai ganti pesangon itu, ia mencuri motor mantas bosnya. Bermodal sebilah pisau, ia merusak kunci kontak motor.

“Tidak saya jual ke mana-mana, masih saya diamkan saja motornya,” tambahnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Ipda Hendra Agustian Ginting merasa tak asing dengan Yudi. Punya nama julukan Baron, ia sudah terlibat dalam banyak kasus.

“Kakinya pernah ditembak karena tak kooperatif saat pencarian barang bukti. Ia berusaha kabur dari polisi,” ujarnya mewakili Kapolsek AKP Faizal Rahman, kemarin (5/10).

Soal utang atau pesangon, baginya, tak ada hubungannya dengan kasus ini. “Di luar masalah. Pastinya ia sudah bertindak kriminal dengan mencuri,” tegas Ginting.

Menurutnya, kedua kasus ini bisa terungkap berkat para saksi yang memudahkan penyelidikan.

“Laporan kasus di Belitung, harapannya tipis bisa terungkap. Tapi berkat rekaman CCTV di lokasi, walau videonya agak buram, membantu kami mengidentifikasi pelaku,” jelasnya.

Kedua tersangka disangkakan pasal 363 KUHP tentang pencurian. “Ancamannya enam tahun penjara,” tutupnya. (lan/at/fud)


BACA JUGA

Minggu, 28 November 2021 14:01

Desa Haruyan Seberang Lumpuh, Ketinggian Air Sampai Pinggang

BARABAI- Warga yang tinggal di bantaran Sungai Haruyan kebanjiran. Paling…

Minggu, 28 November 2021 10:34

Cucu dan Istri Staf Ahli Bupati Tala Meninggal

TAMBANG ULANG - Sebuah mobil sedan mengalami kecelakaan di ruas…

Sabtu, 27 November 2021 09:32

KPK Sita Aset Mobil Abdul Wahid

AMUNTAI - Kurang lebih satu minggu, KPK melakukan pengembangan penyidikan…

Sabtu, 27 November 2021 09:18

Baru Selesai, Embung Makan Korban

BATU AMPAR - Bocah enam tahun bernama Nusaibah tewas tenggelam…

Sabtu, 27 November 2021 09:15

Tega Setubuhi Anak Tetangga

RANTAU – Sungguh tega ulah pria berinisial S (52). Ia…

Sabtu, 27 November 2021 09:05

Simpan Sabu Hampir Satu Kilogram, Warga Handil Bakti Ditangkap

BANJARMASIN - Aliansyah ditangkap di luar batas kota, Kertak Hanyar…

Jumat, 26 November 2021 15:04

Properti Abdul Wahid Mulai Disita, Dua Saksi Kasus Tutup Usia

AMUNTAI - Bangunan klinik kesehatan milik Bupati HSU Abdul Wahid…

Jumat, 26 November 2021 15:00

Baliho Massif, Tak Ada yang Melapor

BANJARBARU - Mafia tanah kini nampaknya menjadi perhatian serius Kejaksaan…

Jumat, 26 November 2021 14:41

Bantah Kadinkes, Bakeuda: Acara HKN Sudah Dianggarkan Rp27,5 Juta

BANJARMASIN - Panitia perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) sebenarnya tak…

Jumat, 26 November 2021 14:32

Tolak Upah Murah, Buruh: Apakah Gubernur Berani?

BANJARMASIN - Ribuan buruh berdemo di depan gedung DPRD Kalsel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers