MANAGED BY:
MINGGU
28 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 08 Oktober 2021 14:28
Susur Sungai untuk Mitigasi Banjir Tapin
BANJIR: Murid salah satu sekolah di Tapin membuang air dari kelasnya, beberapa waktu lau. Untuk mengantisipasi banjir BPBD Tapin, akan melakukan langkah mitigasi.

RANTAU - Kabupaten Tapin sudah memiliki bendungan berkapasitas besar untuk menampung air. Bahkan terbukti mampu mencegah banjir saat musim hujan tiba beberapa waktu lalu. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapin tetap akan melakukan mitigasi banjir di sepanjang aliran sungai Tapin. Mereka terlebih dulu akan melakukan susur sungai dari hulu ke hilir. Mengamati spot-spot yang perlu dilakukan tindakan untuk mengurangi dampak bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Tapin, Said Abdul Nasir menjelaskan susur sungai memang harus dilakukan. "Mitigasi ini sebagai landasan untuk perencanaan pembangunan. Bahkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana. Supaya dapat beraktivitas dengan aman," tuturnya.

Sejak ada bendungan, pada saat daerah lain terkena banjir saat curah hujan tinggi, di Bumi Ruhuy Rahayu justru hanya Desa Raya Belanti Kecamatan Binuang yang terdampak. Ini karena wilayahnya tidak masuk aliran bendungan. "Biasanya daerah perkotaan pasti terdampak. Tapi, tertolong bendungan jadi tidak banjir," katanya.

Bendungan baru 1 tahun. Belum diketahui persis sebesar banyak air yang tertampung di sana. "Memang sesuai prediksi bisa menampung air sebesar 500 liter perdetik," katanya.

Sementara untuk Sungai Cempaka di Binuang, mitigasi juga dilakukan dengan cara normalisasi sungai. Sekda Tapin, Masyraniansyah menjelaskan bahwa anggarannya sudah disediakan di APBD Perubahan ini. "Normalisasi sungai sekitar 2 kilometer," katanya.

Berhubung di hilirnya wilayah Kabupaten Banjar, sekda menyarankan Dinas PUPR Tapin berkoordinasi dengan Pemkab Banjar terkait penanganan bersama. "Sinerginya seperti apa, bisa dibicarakan 2022 nanti. Tujuannya tidak lain saat curah hujan tinggi air bisa cepat ke sungai besar," pungkasnya.(dly/gr/dye)


BACA JUGA

Minggu, 28 November 2021 10:38

Baru 3 Hari Dibangun, Jembatan Desa Alat Rusak Lagi

BARABAI - Hujan mengguyur Hulu Sungai Tengah sejak Minggu (28/11)…

Sabtu, 27 November 2021 12:20
Pemkab Tanah Laut

Wakil Bupati dan Kapolres Tala Lakukan Monitoring Vaksinasi

PELAIHARI - Hujan tidak menghalangi antusias warga Pelaihari untuk mengikuti…

Sabtu, 27 November 2021 09:40

Mobil Pejabat Dilarang Pakai Solar Bersubsidi

BANJARMASIN - Pemprov Kalsel mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi kelangkaan…

Sabtu, 27 November 2021 09:36

Cuaca Ekstrem, PLN Pastikan Listrik Aman

BANJARBARU - Setiap kali musim hujan, ditambah dengan cuaca ekstrem…

Sabtu, 27 November 2021 09:25

Penyakit Pipa Tua PDAM: Maaf Saja Tak Cukup

Pipa besar di Jalan Ahmad Yani kilometer satu retak pada…

Sabtu, 27 November 2021 09:22

Sekdako Banjarmasin Dilantik 30 November

BANJARMASIN - Pemko sudah menjadwalkan pelantikan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako)…

Sabtu, 27 November 2021 09:11

Belasan Miliar untuk Dana Darurat

BANJARBARU - Sejak pandemi merebak, Pemko Banjarbaru sudah menggelontorkan anggaran…

Sabtu, 27 November 2021 09:09

Program RT Mandiri di Banjarbaru: Satu RT Rp75 Juta

BANJARBARU - Sempat ditunggu-tunggu nyaris satu tahun. Program RT Mandiri…

Sabtu, 27 November 2021 08:54
Pemkab Tanah Bumbu

Tanbu Bertahan di Level Satu

BATULICIN - Kabupaten Tanah Bumbu resmi bertahan di PPKM level…

Sabtu, 27 November 2021 08:54
Pemkab Tanah Bumbu

PPKM Satu, Tetap Waspada

BATULICIN - Bertahan di PPKM level 1, Kabupaten Tanah Bumbu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers