MANAGED BY:
KAMIS
09 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 12 Oktober 2021 07:01
BREAKING NEWS
Terungkap, Orang-orang ini Ternyata Pelaku Pembunuhan di Gg Serumpun
DIBEKUK:Satu persatu para pelaku berhasil diamankan tim gabungan.

BANJARMASIN-Kerja keras tim gabungan mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Sutoyo S Gang Serumpun RT 57, Banjarmasin Barat, berakhir manis.

Satu persatu sejak Senin (11/10), unit Opsnal dibantu Resmob Polda Kalsel,Timsus dan Jatanras Satreskrim Polresta Banjarmasin dipimpin Kapolsek Banjarmasin Barat AKP Faizal Rahman dan Kanitnya Ipda Hendra Agustian Ginting menangkap pelaku.

Rupanya ada tiga orang pelaku, yang menghabisi nyawa Ahmad Muzakir (22) warga Sutoyo S Gang Serumpun RT 47 Banjarmasin Barat. 

Mereka,  Andri Aprianto 18 tahun Sungai Bilu Laut RT 01 Kelurahan Sungai Bilu Banjarmasin Timur, lalu Ervan Erlangga 21 warga Pematang Panjang Km 01 Kompleks Dinar Mas 3 Blok C Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar serta Hidayatullah (24 ) warga Jalan Sakapermai Gang Irham RT 09 Banjarmasin Barat.

"Pelaku kami tangkap bergiliran sejak hari kemarin (11/10) malam bersama tim gabungan. Pertama kami tangkap Andri, baru dua pelaku lainnya dini hari tadi," ungkap Kanit Reskrim Ipda Ginting,  mewakili Kapolsek Banjarmasin Barat AkP Faizal Rahman, pagi ini.

Ada beberapa barang bukti termasuk senjata tajam dan sepeda motor para pelaku diamankan ke Polsek.

"Motif dikarenakan korban mengganggu dan menghalangi jalan isterinya Aan ketika milintas di TKP. Ketiga pelaku memiliki peran, luka empat luka empat tusukan itu dua diantaranya dilakukan Aan," ungkap Ginting.

Ketiga pelaku terancam pasal berlapis. "Kita jerat mereka dengan pasal 338 jo 170 ayat (2) ke-3 KUHPidana," tandasnya.

Sebelumnya kasus ini menghebohkan warga Gang Serumpun, pada Kamis (7/10) dini hari. Korban setelah menderita luka lari ke rumah salah satu warga di sana dan langsung dievakuasi ke RS dr Soeharsono,namun nyawanya tak tertolong. Lima hari menyelidikan polisi sempat mengalami kebuntuan karena minimnya saksi saat kejadian. Berkat kerja keras dan koordinasi tim gabungan akhirnya kasus ini tuntas.(lan)


BACA JUGA

Rabu, 08 Desember 2021 18:45

Pelajar SD Hampir Diculik, Pelaku Berambut Pirang dan Pakai Piama

BANJARMASIN - M, 9 tahun, diduga hampir saja menjadi korban…

Rabu, 08 Desember 2021 18:37

Pakai Jalan Kota, 32 Sopir Truk Ditilang

BANJARMASIN - Akhirnya, truk-truk besar yang melintasi jalan dalam Kota…

Rabu, 08 Desember 2021 18:31

Tunggak Pupuk Bersubsidi hingga Rp863 Juta

MARABAHAN - Dinas Pertanian TPH Batola dan Kejaksaan Batola mengkejar…

Selasa, 07 Desember 2021 08:38

Curiga Sengaja Dibakar

BANJARMASIN - Lima rumah di Jalan Tunas Baru RT 65…

Selasa, 07 Desember 2021 08:36

Gara-Gara Pisang, Maradapan Longsor

KOTABARU - Selain curah hujan tinggi, salah satu penyebab bencana…

Senin, 06 Desember 2021 11:37

Ribuan Buruh Demo di Kantor DPRD Tabalong Tuntut Revisi UMK 2022

TANJUNG - Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi,…

Sabtu, 04 Desember 2021 10:12

Dituding Tidak Sesuai Prosedur Tilang, Satlantas Polres Batola Beri Penjelasan

MARABAHAN - Sempat viral di Facebook karena proses penilangan yang…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:32

Bos Alat Berat Gelapkan Pajak, Ayah dan Anak Dipenjara

BANJARBARU - Ayah dan anak ditetapkan jadi tersangka kasus dugaan…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:29

Api di Belakang Asrama Haji

BANJARBARU - Warga komplek Mustika Raya Landasan Ulin Timur Banjarbaru…

Jumat, 03 Desember 2021 11:53

Tak Bisa Main Gusur, Pemilik Lahan Siapkan Gugatan

BANJARMASIN - Pembebasan lahan untuk proyek Jembatan HKSN 1 telah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers