MANAGED BY:
MINGGU
28 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 12 Oktober 2021 11:24
Satu Rombel Cuma Dua Jam, Ortu Terlalu Cepat Antar Jemput
LESEHAN: Aktivitas belajar mengajar di SMPN 1 Banjarbaru menerapkan sistem belajar di luar ruangan semasa PTM perdana digelar. | Foto: Muhammad Rifani/Radar Banjarmasin

BANJARBARU - Sempat beberapa kali tertunda, akhirnya sekolah di Banjarbaru dibuka sejak kemarin (11/10). Puluhan sekolah, baik dari jenjang TK/PAUD, SD sampai SMP sudah mempersilakan siswanya masuk.

Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru mengklaim jika PTM terbatas pertama ini berjalan lancar. Yang mana hal ini dengan terselanggaranya di sekolah-sekolah yang sudah disurvei dan mendapat rekomendasi dari Satgas Covid-19.

Kepala Disdik Banjarbaru, M Aswan menyebut dari laporan tiap kepsek bahwa antusias pelajar sangat tinggi menyambut PTM. Termasuk menurutnya juga dari sisi orang tuanya.

"Cuman saking antusiasnya ada ortu yang terlalu cepat mengantar atau menjemput anaknya, akhirnya ini berpotensi penumpukan. Makanya kita minta ortu sesuai jadwal yang sudah ditentukan," ujar Aswan.

Diulas Aswan, di fase awal ini, ada 50 sekolah yang menyelenggarakan PTM terbatas. Dengan rincian jenjang SMP baik negeri dan swasta ada 25 sekolah, jenjang SD ada 14 sekolah dan TK/PAUD ada 14 unit.

"Semua sekolah ini sudah mengantongi surat Satgas, begitupun juga sudah dilakukan survei lapangan. Sehingga secara administrasi dan faktual sudah memenuhi," tambahnya.

Sesuai kesepakatan, tiga pekan awal kata Aswan kehadiran siswa hanya dibatasi 30 persen dari total siswa. Setelahnya, akan ada evaluasi menyesuaikan hasil dari PTM terbatas yang sudah terlaksana.

"Untuk sekarang dan sampai tiga pekan ke depan kita akan tetap dengan kebijakan 30 persen. Setelahnya baru dievaluasi bagaimana ke depannya, apakah 50 persen atau tetap 30 persen," ujarnya.

Sementara berdasarkan pantauan di SMPN 1 Banjarbaru, meski banyak siswa yang mengikuti PTM. Namun disebutkan Kepala SMPN 1 Banjarbaru, Undi Sukarya bahwa juga ada siswa yang tak bisa berhadir.

"Mayoritas banyak yang ikut PTM, hanya sebagian kecil yang tidak hadir. Ini karena ada yang belum divaksin dan ada sebagian lagi yang belum diizinkan orang tuanya," kata Undi.

Lantas bagaimana dengan siswa yang tak bisa berhadir PTM ini? Undi menjelaskan jika pihaknya menyediakan layanan belajar daring usai belajar tatap muka kelar.

"Kita tidak menerapkan blended learning karena dikhawatirkan guru tidak fokus antara tatap muka dan daring. Jadi kebijakannya setelah tatap muka selesai baru ada zoom meeting bersama siswa yang tidak bisa PTM," katanya.

Adapun, di SMPN 1 Banjarbaru, tampak aktivitas belajar mengajar mayoritas dilakukan di luar ruangan. Ada yang memanfaatkan taman hingga lesehan. Sementara sebagian lagi dilakukan di ruangan.

Kepala SMPN 1 Banjarbaru, Undi Sukarya mengatakan di awal ini memang hanya 30 persen dengan estimasi 16 siswa setiap rombelnya. Kemudian durasi PTM juga hanya dibatasi selama dua jam. "Hari ini kelas 7 dan 8, lalu besok 7 dan 9, besoknya lagi 8 dan 9, jadi selang seling."

Dengan pola ini, siswa kata Undi rata-rata hanya dua kali masuk dalam satu pekannya dengan durasi dua mata pelajaran perhari. Setelah aktivitas belajar mengajar selesai, siswa langsung dijemput oleh orang tuanya.

"Untuk belajar di luar ruangan ini memang sesuai arahan Pak Wali Kota dan Satgas agar sirkulasi udara lebih bagus. Sebelum masuk juga siswa harus menunjukkan kartu vaksin dan surat izin orang tua," ucapnya. (rvn/ij/bin)


BACA JUGA

Minggu, 28 November 2021 10:38

Baru 3 Hari Dibangun, Jembatan Desa Alat Rusak Lagi

BARABAI - Hujan mengguyur Hulu Sungai Tengah sejak Minggu (28/11)…

Sabtu, 27 November 2021 12:20
Pemkab Tanah Laut

Wakil Bupati dan Kapolres Tala Lakukan Monitoring Vaksinasi

PELAIHARI - Hujan tidak menghalangi antusias warga Pelaihari untuk mengikuti…

Sabtu, 27 November 2021 09:40

Mobil Pejabat Dilarang Pakai Solar Bersubsidi

BANJARMASIN - Pemprov Kalsel mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi kelangkaan…

Sabtu, 27 November 2021 09:36

Cuaca Ekstrem, PLN Pastikan Listrik Aman

BANJARBARU - Setiap kali musim hujan, ditambah dengan cuaca ekstrem…

Sabtu, 27 November 2021 09:25

Penyakit Pipa Tua PDAM: Maaf Saja Tak Cukup

Pipa besar di Jalan Ahmad Yani kilometer satu retak pada…

Sabtu, 27 November 2021 09:22

Sekdako Banjarmasin Dilantik 30 November

BANJARMASIN - Pemko sudah menjadwalkan pelantikan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako)…

Sabtu, 27 November 2021 09:11

Belasan Miliar untuk Dana Darurat

BANJARBARU - Sejak pandemi merebak, Pemko Banjarbaru sudah menggelontorkan anggaran…

Sabtu, 27 November 2021 09:09

Program RT Mandiri di Banjarbaru: Satu RT Rp75 Juta

BANJARBARU - Sempat ditunggu-tunggu nyaris satu tahun. Program RT Mandiri…

Sabtu, 27 November 2021 08:54
Pemkab Tanah Bumbu

Tanbu Bertahan di Level Satu

BATULICIN - Kabupaten Tanah Bumbu resmi bertahan di PPKM level…

Sabtu, 27 November 2021 08:54
Pemkab Tanah Bumbu

PPKM Satu, Tetap Waspada

BATULICIN - Bertahan di PPKM level 1, Kabupaten Tanah Bumbu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers