MANAGED BY:
SELASA
26 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 13 Oktober 2021 15:23
Karhutla di Kabupaten HSS Sudah 400 Hektare
PADAMKAN: BPBD bersama PMK dan BPK memadamkan karhutla di wilayah Kabupaten HSS.

KANDANGAN – Sampai bulan Oktober ini titik api atau hot spot karhutla (kebakaran hutan dan lahan) terpantau terus bermunculan di lima kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten HSS, Syamsudin mengatakan sampai 10 Oktober tadi ada sekitar 192 titik api tersebar di Kecamatan Daha Selatan, Daha Utara, Daha Barat, Kalumpang dan Angkinang. “Dari 192 hot spot terpantau ini yang terbakar lahannya sekitar 400 hektare lebih. Paling banyak terbakar di tiga Kecamatan Daha,” ujarnya, saat dikonfirmasi, Selasa (12/10) kemarin.

Penyebab terjadinya karhutla di Kabupaten HSS diduga beberapa faktor. Mulai dari faktor alam, sampai kelalaian. “Faktor dominan karena kelalaian dari manusia. Dari perusahaan tidak ada,” sebut mantan Camat Kalumpang ini.

BPBD Kabupaten HSS sebenarnya telah melakukan berbagai langkah antisipasi mencegah karhutla. Tidak hanya membuat spanduk imbauan larangan membuka lahan dengan cara membakar karena dapat dipidana. Namun, juga mendirikan posko di kecamatan dan rutin melakukan patroli. Bahkan melakukan pemadaman melalui darat apabila terjangkau dengan peralatan yang dimiliki. “Jika tidak terjangkau akses dan sumber airnya tidak ada, serta peralatan tidak memungkinkan baru meminta bantuan udara untuk memadamkannya,” kata Syamsudin.

Walapun karhutla masih terjadi, status Kabupaten HSS saat ini masih siaga. Belum ada peningkatan status. “Status masih siaga, karena terbantu hujan dan pemadaman melalui udara,” ucapnya.

Camat Daha Selatan, Nafarin mengatakan upaya mencegah karhutla di wilayahnya dengan memperkuat posko siaga tanggap darurat di desa, dan rutin patroli tiga kali sehari dari pagi sampai malam. “Sampai menempatkan beberapa orang khusus untuk memonitor di daerah rentan jika terjadi karhutla. Apabila terjadi karhutla langsung dilaporkan untuk segera dipadamkan bersama-sama,” pungkasnya.(shn/az/dye)
 


BACA JUGA

Selasa, 26 Oktober 2021 10:10

Wujudkan Tanah Bumbu Sebagai Serambi Madinah

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar menghadiri peringatan…

Selasa, 26 Oktober 2021 10:09

Mustika Ikut Lomba Desa Tingkat Provinsi

BATULICIN – Provinsi menggelar Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat Tingkat…

Selasa, 26 Oktober 2021 10:08

Teladan..! Bupati Tala Ikut Membedah Rumah

TAKISUNG - Gotong royong bedah rumah, peninjauan pelayanan vaksin, penandatanganan…

Selasa, 26 Oktober 2021 10:06

Peran dan Kinerja Himpaudi Diapresiasi

PELAIHARI - Bunda PAUD Kabupaten Tanah Laut (Tala) Hj Nurul…

Selasa, 26 Oktober 2021 09:53

New Normal di Rumah Ibadah, Lepas Batas Saf Tak Dianjurkan Namun Tak Juga Melarang

BANJARMASIN – Menyusul penurunan status PPKM ke level 2, sejumlah…

Selasa, 26 Oktober 2021 09:50

Masih Perkara Sampah, Dari Siring Piere Tendean Hingga Kompleks Pelajar

BANJARMASIN - Petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin,…

Selasa, 26 Oktober 2021 09:45

PUPR Bantah Programnya Merusak Jalan

BANJARMASIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin…

Selasa, 26 Oktober 2021 09:01

Lagi, Tambang Emas Karang Intan Kabupaten Banjar Ditertibkan

BANJARBARU - Dinas Kehutanan Kalsel kembali menertibkan aktivitas tambang emas…

Selasa, 26 Oktober 2021 08:59

Guru “Laskar Pelangi” di Pedalaman Pegunungan Meratus, Hanya Lulusan Paket, Selamatkan Satu Generasi

Sahdidin (51) adalah salah satu perintis sekolah dasar di pedalaman…

Senin, 25 Oktober 2021 14:54

Indeks Risiko Bencana Kalsel Tinggi

BANJARBARU - Dihajar banjir besar pada awal 2021, dan rawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers