MANAGED BY:
SELASA
19 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 13 Oktober 2021 16:08
Tarif Perda Terlalu Tinggi, Pedagang Minta Turun
KERINGANAN RETRIBUSI: Sejumlah pedagang meminta ada keringanan retribusi sewa toko di Pasar Bauntung Banjarbaru.

BANJARBARU - Rombongan Komisi II DPRD Banjarbaru menyambangi Pasar Bauntung Banjarbaru kemarin (11/10) siang. Ada sejumlah catatan yang dikantongi rombongan legislatif ketika bertandang ke pasar.

Salah satu yang jadi catatan utama dewan yakni adanya aspirasi pedagang. Aspirasi ini berupa permintaan peninjauan ulang soal nominal retribusi yang harus dibayar pedagang di tahun 2022 mendatang sebagaimana tercantum dalam Perda No 5 tahun 2021.

Ketua Komisi II DPRD Banjarbaru, Syamsuri menyebutkan jika sejumlah pedagang meminta ada pengurangan harga sewa sampai separo.

"Ini khususnya pedagang yang menyewa toko, mereka minta ada pertimbangan agar ada keringanan retribusi. Alasan pedagang karena retribusi yang ada cukup memberatkan sebab pasar masih sepi," katanya.

Ihwal permohonan ini, Syamsuri menjawab jika pihaknya menyerahkan kebijakannya kepada Pemko Banjarbaru. Sebab, secara Perda menurutnya sukar bisa direvisi lantaran Perda yang ada baru saja disahkan.

"Perda ini baru lahir, belum berumur setahun. Kami tidak bisa mengubah Perda, yang bisa menangkap aspirasi adalah wali kota, nah mungkin kepala daerah bisa menerbitkan kebijakan dengan skema tertentu terkait retribusi tersebut karena relaksasi sebenarnya sudah diberikan sampai akhir tahun 2021 ini," jelasnya.

Sementara, Kepala UPT Pasar Bauntung Banjarbaru, Adi Royan tak menampik terkait aspirasi sejumlah pedagang ini. Namun menurutnya, hal ini tak bisa diputuskannya secara dini mengingat menyangkut aturan dan kebijakan kepala daerah.

"Tidak bisa memutuskan hari ini, kami harus berkoordinasi. Yang jelas ini kan sudah ada Perdanya, jadi harus melalui Perda yang ada. Kemudian apabila ada penurunan tentu juga harus kebijakan dari wali kota," kata Adi.

Dalam waktu dekat, Adi sendiri mengucapkan akan lebih fokus pada bagaimana membuat pasar jadi lebih ramai. Sebab hal ini katanya yang sebenarnya juga faktor dari adanya permintaan pedagang meminta penurunan tarif retribusi.

"Sesuai arahan dari Komisi II bahwa agar ada peningkatan dan membenai sarpras, baik dari kebersihan, kenyamanan dan keamanan. Hal ini tentu kita yakini dapat turut meningkatkan kunjungan ke pasar juga," tuntasnya. (rvn/ij/bin) 


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 14:35

Jembatan Basit Baru Ditutup Langsung Macet, Demi Jokowi Lubang Jalan pun Ditambal

BANJARMASIN - Pasca ditutupnya satu lajur di Jembatan Basit, kemarin…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:31

SMA/SMK Perdana Belajar Tatap Muka, Tidak Ada Istirahat, Makan pun di Kelas

BANJARBARU - Sejumlah SMA/SMK piloting di Kalsel, kemarin (18/10) akhirnya…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:29

Pandemi Melandai, Festival Budaya Terapung Bisa Terlaksana

Pandemi yang melandai membuat sektor pariwisata akhirnya bergeliat lagi. Festival…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:12

Al Jihad Sudah Cabut Stiker Pembatas Saf, Sabilal Muhtadin Belum

BANJARMASIN - Tidak hanya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi saja…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:07

Waga Heran, Jalan Amblas Dekat Galian PDAM, Pekerja Menduga Gara-gara ini

BANJARMASIN - Warga Kampung Melayu Darat, Randin mengaku heran. Lubang…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:59

Ibnu Sina - Rusian Bersaing Ketat Dibursa Calon Ketua Demokrat Kalsel

BANJARMASIN - Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Demokrat  Kalsel digelar…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:54

Jembatan Antasari Bakal Ditutup Total, ini Alasannya

BANJARMASIN - Sudah berusia tua dan tak lagi mulus, Jembatan…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:47

Antisipasi Banjir, Longsor dan Putting Beliung, ini yang Dilakukan BPBD HSS

KANDANGAN – Untuk mengantisipasi bencana banjir dan tanah longsor sampai…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:45

Harga Batubara Melonjak, Tambang Liar di Tanah Bumbu Makin Marak

TANBU - Penambangan batu bara ilegal kembali marak terjadi. Hal…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:38

Akses Darat di Kuripan Marabahan Akhirnya Terbuka

MARABAHAN - Program prioritas jalan Kutabamara (Kuripan-Tabukan-Bakumpai-Marabahan) terus digenjot.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers