MANAGED BY:
SELASA
27 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 15 Oktober 2021 14:20
Tunggakan Tersisa Rp 1 Miliar, Pencairan Tergantung Dinas Kesehatan
GARDA TERDEPAN: Tenaga kesehatan di Banjarmasin saat menjalankan tugas menangani pandemi Covid-19. | FOTO WAHYU RAMADHAN / RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Tunggakan pembayaran insentif tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Banjarmasin menjadi kabar tak sedap bagi pejuang garda terdepan penanganan Covid-19.

Seperti diketahui, dari data Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalsel, hingga saat ini masih ada tunggakan insentif nakes yang belum dibayarkan oleh sejumlah pemerintah daerah. Termasuk Banjarmasin.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Banjarmasin Subhan Nor Yaumil mengakui, memang masih terjadi tunggakan insentif nakes di tahun 2021. Namun, jumlah hanya sekitar Rp 1,084 miliar, dari total tunggakan Rp 8 miliar.

"Tapi, dalam waktu dekat tunggakan itu akan selesai. Apabila Dinas Kesehatan (Dinkes) menyerahkan Surat Permintaan Membayar (SPM)," ucapnya, Kamis (14/10).

Disinggung mengenai mengapa bisa sampai terjadi penunggakan, Subhan menekankan, pencairan insentif harus didahului dengan adanya permintaan dari SKPD terkait. Dalam hal ini Dinkes Kota Banjarmasin melalui SPM.

Setelah SPM itu disampaikan, maka bakeuda langsung melakukan pemeriksaan. Jika data yang diajukan dinkes dinyatakan lengkap, pihaknya akan membuatkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

"Kalu tidak ada permintaan dari SKPD terkait, kami tidak bisa semena-mena mengeluarkan dana. Tapi, kalau semua data yang diperlukan dinyatakan lengkap, paling lambat 1 x 24 jam akan kami cairkan," jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Perbendaharaan Bakeuda Banjarmasin Apriana Amalia. Dia menerangkan, saat ini pihaknya masih memproses pembayaran tunggakan yang dimaksud.

Menurut dia, terjadinya tunggakan umumnya lantaran dinas terkait tidak mengajukan SPM. Kemudian, disebabkan adanya perubahan aturan dari pemerintah pusat.

"Tahun lalu, insentif diberikan oleh pemerintah pusat. Tapi tahun ini berbeda. Pemerintah daerah yang menyediakan. Dananya bersumber dari hasil refocusing anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH)," ucapnya.

Dirincikan, dana yang dialokasikan khusus untuk insentif nakes disediakan sebesar Rp 18 miliar. Apakah disalurkan semuanya, Apriani kembali menegaskan, itu tergantung dinkes.

"Terkait tunggakan yang kami bayarkan, itu sampai bulan Agustus 2021saja. Kalau selesai, maka baru bisa masuk untuk pengusulan pembayaran bulan September," ungkapnya.

Tetapi, lanjut dia, soal insentif ini akan melihat perkembangan kasus Covid-19. Kalau tidak ada, ya tidak bisa diajukan. Itu pun, tentu perlu berkoordinasi terlebih dahulu ke dinkes.

Anggaran untuk insentif nakes tahun ini tidak berbeda dengan tahun sebelumnya. Tergantung kemampuan daerah. Jumlah nakes di Banjarmasin yang menerima insentif sebanyak 5.882 orang. Rinciannya, ASN 4.282 orang dan nonASN  1.600 orang.

Diwartakan sebelumnya. Kepala Dinkes Kota Banjarmasin Machli Riyadi mengaku tidak mengetahui bahwa ternyata ada tunggakan insentif nakes.

Ia justru menilai bahwa persoalan tunggakan itu tidak perlu dipermasalahkan, dan merupakan hal yang wajar. Kalau pun terjadi tunggakan, tentu bakal diselesaikan oleh Pemko Banjarmasin.

Padahal yang harus diperhatikan, pemerintah daerah yang belum melunasi insentif nakes hingga akhir 2021 akan mendapatkan teguran dari Kementerian Dalam Negeri. Bahkan, tidak menutup kemungkinan, jika persoalan tunggakan itu dibiarkan berlarut-larut, akan ada pemberian sanksi bagi pemerintah daerah. (war)


BACA JUGA

Selasa, 27 September 2022 11:30

Masyarakat Rem Belanja Gara-gara Harga Pada Naik, BPS: Inflasi Meningkat

Pedagang di Pasar Bauntung Kecamatan Tanjung Kabupaten Tabalong merasakan betul…

Selasa, 27 September 2022 11:25

Banjir Halong Menelan Korban, Anak Perempuan 12 Tahun Ditemukan Tewas

Banjir yang melanda Desa Baruh Panyambaran Kecamatan Halong Kabupaten Balangan…

Selasa, 27 September 2022 11:24

Balai Kota di Banjarmasin Dulunya Pangkalan Angkatan Laut Jepang

 Masih dalam suasana peringatan hari jadi kota ke-496, ada baiknya…

Selasa, 27 September 2022 11:20

Wajib Punya Aplikasi atau e-Money Kalau Mau Naik Bus Trans Banjarbakula

Tak punya aplikasi TemanBus atau kartu e-Money, jangan harap bisa…

Selasa, 27 September 2022 11:18

Barabai Langganan Calap, Masalahnya di Drainase dan Tata Kelola Kota

Setiap hujan deras dengan durasi lama, sebagian titik di pusat…

Senin, 26 September 2022 11:11

Masalah Sampah di Banjarmasin Kian Pelik, Penyebabnya Warga Tak Mau Ribet

 Rabu (21/9) pagi, tak jauh dari Pasar Kuripan, becak-becak diparkir…

Senin, 26 September 2022 11:07

Siaga Banjir..!! Beberapa Wilayah di Kalsel Sudah Terendam

Hujan yang mengguyur Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) sejak subuh…

Sabtu, 24 September 2022 11:42

Video Syur Pasangan Sesama Jenis Hebohkan Banjarmasin, Ini Kata Sosiolog

Beredarnya video syur pasangan sesama jenis yang dilakukan oknum mahasiswa…

Sabtu, 24 September 2022 11:41

Heboh Video Mesum Sesama Jenis, Pelakunya Oknum Mahasiswa di Banjarmasin

Video tak senonoh viral di media sosial. Pemerannya bukan perempuan…

Sabtu, 24 September 2022 11:39

Gara-gara ini Hari Jadi Banjarmasin Digeser ke 28 September

 Puncak perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 496, bakal dihelat…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers