MANAGED BY:
MINGGU
05 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 16 Oktober 2021 14:07
Siapkan Uang Banyak, Biaya Umrah Bakal Naik
Grafis Koko / Radar Banjarmasin

BANJARMASIN - Meski sudah ada lampu hijau dari Kerajaan Arab Saudi, namun  jemaah umrah harus siap-siap merogoh kocek lebih. Pasalnya, biaya umrah dipastikan akan mengalami kenaikan dari sebelumnya.

Jika sebelum pandemi biaya umrah selama 14 hari sekitar Rp30-35 juta, sekarang  bakal mencapai Rp40-50 juta per satu jemaah. Itu belum termasuk biaya karantina selama 5 hari, jika yang bersangkutan tidak memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan.

“Biayanya akan naik, tak sama seperti sebelum pandemi. Banyak faktor biaya umrah harus dinaikkan dari yang sebelumnya,” kata Ketua Forum Komunikasi Penyelenggara Travel dan Haji Khusus Kalsel, Saridi Salimin kemarin.

Dia mencontohkan, faktor kenaikan biaya umrah salah satunya karena dibatasinya jumlah jemaah dalam satu bus angkutan. Sebelumnya, satu buah bus bisa membawa 50 jemaah. Sedangkan saat ini, hanya boleh membawa 35-40 jemaah saja.

Dengan adanya pembatasan ini, pelaku usaha travel umrah pun menambah bus angkutan agar bisa membawa jemaah. “Kami harus menambah bus. Tak mungkin jemaah yang lain jalan kaki,” tukasnya.

Tak hanya soal angkutan jemaah, Saridi juga mengatakan, biaya membengkak karena ada aturan akomodasi hotel yang hanya memperbolehkan dua orang  di satu kamar hotel. Sebelumnya dalam satu kamar, bisa diisi 3-4 jemaah. “Ini faktor lain. Kami juga harus menambah kamar. Otomatis biaya pun akan naik,” katanya.

Apalagi hotel yang baru bisa beroperasi sebutnya adalah hotel bintang lima, yang notabene biayanya pun di atas rata-rata. “Soal ini sudah kami sampaikan ke calon jemaah yang sudah mulai banyak bertanya. Tapi masih banyak yang berminat,” tutur Saridi.

Sementara, sampai saat ini Pemerintah Arab Saudi masih tegas soal vaksin booster. Mereka tetap meminta kepada semua calon jemaah umrah yang masuk ke Arab harus vaksin lengkap, atau 2 kali sesuai vaksin yang ditentukan. Jika tak memakai vaksin yang sama, mereka harus dibooster dengan vaksin yang diterima di Arab Saudi.

Tim pakar Satgas Covid-19 Kalsel, Hidayatullah Muttaqin mengatakan, booster vaksinasi bagi calon jemaah haji, jangan sampai menomorduakan vaksinasi booster yang khusus diberikan untuk tenaga medis. Apalagi vaksin booster sampai saat masih 72 persen.

Dia mengingatkan, vaksin booster ini diprioritaskan untuk tenaga kesehatan. Bukan untuk yang lain, demi melindungi mereka agar lebih maksimal memberikan perwatan. “Kita belum bebas dari ancaman gelombang berikutnya. Nakes harus betul-betul dilindungi, salah satunya dengan mempercepat vaksinasi booster,” ingatnya.

Di sisi lain sebutnya, capaian vaksinasi di Indonesia sendiri terjadi ketimpangan antara daerah perkotaan dengan kabupaten. Termasuk antara Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa. “Kita harus bisa menempatkan prioritas dalam vaksinasi. Jika tidak, kita akan lebih terlambat meraih target capaian vaksinasi jika alokasinya dialokasikan ke lain. Lebih baik mengadvokasi Arab Saudi dengan vaksin yang sudah dipakai Indonesia karena diakui juga oleh WHO. Intinya sabar dulu,” cetusnya. (mof/by/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 04 Desember 2021 08:24

Pemprov Kalsel Siapkan Logistik Bencana Cukup Sampai 2022

BANJARBARU - Pemprov Kalsel melalui Dinas Sosial bakal menyiapkan logistik…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:57

Rp111 Miliar DAK Fisik Kalsel Gagal Terserap

BANJARMASIN - Daftar Isian Pelaksaan Anggaran (DIPA) dan alokasi Transfer…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:51

Semua SMA/SMK di Kalsel Diusulkan Buka

BANJARBARU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel ingin segera…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:49

Andi Tenri Satu-satunya Wakil Kalsel

BANJARMASIN - Andi Tenri Sompa, akademisi asal Kalsel yang mengajar…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:41

APBD Banjarmasin Defisit Rp291 Miliar

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin sudah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:39

Libur Akhir Semester Digeser

BANJARMASIN - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 selama…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:36

Taman Satwa Pengin Tambah Koleksi Satwa

BANJARMASIN - Meski masih ditutup, Taman Satwa di Jalan Jahri…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:34

105 Desa Terdampak, Markas Polres HSU Tak Luput Banjir Kiriman

AMUNTAI - Meluapnya tiga aliran sungai yang membelah Kota Amuntai…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:13
Pemkab Tanah Bumbu

Hari PUPR Dirayakan

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Pekerjaan Umum…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:12
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Hadiri Musrenbang

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar menghadiri Musyawarah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers