MANAGED BY:
MINGGU
05 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 19 Oktober 2021 13:45
Harga Batubara Melonjak, Tambang Liar di Tanah Bumbu Makin Marak
GARIS POLISI: Penambangan ilegal yang terjadi di lahan tambang milik PT Anzawara Satria di pasangi garis polisi oleh penyidik Bareskrim Polri.

TANBU - Penambangan batu bara ilegal kembali marak terjadi. Hal ini diduga dampak dari melonjaknya harga emas hitam ini.  Kondisi ini ternyata menjadi perhatian Polri. Bahkan mereka sampai menurunkan personel dari Bareskrim ke Tanah Bumbu (Tanbu).

Salah satu titik yang didatangi para penyidik adalah aksi tambang ilegal yang terjadi di lahan IUP OP PT Anzawara Satria di Desa Bunati, Kecamatan Angsana. Korps baju cokelat ini pun memasang garis polisi di sepuluh lokasi tambang ilegal pada Kamis (13/10).

"Pemasangan lokasi tambang dari Bareskrim, kita hanya mendampingi," kata Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifai, Senin (18/10).

Mengenai penyebabnya, Rifai belum bisa menjelaskan secara detail, sebab penangananya langsung dari Mabes. Namun ia berjanji akan menyampaikan kepada awak media jika sudah ada perkembangan.

"Nanti akan kami sampaikan, jika sudah dapat informasi lengkapnya," ucapnya.

Sementara pihak Manager External Relation PT Anzawara Satria, Emma Rivilla tak menampik adanya petugas dari Bareskrim ke lokasi tambang. Ia pun mengaku dimintai keterangan terkait aksi penambangan ilegal yang terjadi.

"Kami bertiga dimintai keterangan oleh penyidik dari Bareskrim," ujarnya.

Ia menduga, kedatangan para penyidik tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan yang dikirimkan kepada Kapolri pada tanggal 15 September 2021 lalu, tentang adanya penambangan liar yang terjadi di lahan perusahaan PT Anzawara Satria.

"Laporan kami tampaknya ditindaklanjuti. Makanya ada dari Bareskrim yang datang ke lokasi tambang," ucapnya.

Ia berharap, Bareskrim serius mengusut tambang ilegal yang merugikan negara dari sektor pajak dan merusak lingkungan ini. "Semoga tidak ada lagi penambang liar yang terjadi di sini," harap Emma. (gmp)


BACA JUGA

Sabtu, 04 Desember 2021 08:24

Pemprov Kalsel Siapkan Logistik Bencana Cukup Sampai 2022

BANJARBARU - Pemprov Kalsel melalui Dinas Sosial bakal menyiapkan logistik…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:57

Rp111 Miliar DAK Fisik Kalsel Gagal Terserap

BANJARMASIN - Daftar Isian Pelaksaan Anggaran (DIPA) dan alokasi Transfer…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:51

Semua SMA/SMK di Kalsel Diusulkan Buka

BANJARBARU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel ingin segera…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:49

Andi Tenri Satu-satunya Wakil Kalsel

BANJARMASIN - Andi Tenri Sompa, akademisi asal Kalsel yang mengajar…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:41

APBD Banjarmasin Defisit Rp291 Miliar

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin sudah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:39

Libur Akhir Semester Digeser

BANJARMASIN - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 selama…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:36

Taman Satwa Pengin Tambah Koleksi Satwa

BANJARMASIN - Meski masih ditutup, Taman Satwa di Jalan Jahri…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:34

105 Desa Terdampak, Markas Polres HSU Tak Luput Banjir Kiriman

AMUNTAI - Meluapnya tiga aliran sungai yang membelah Kota Amuntai…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:13
Pemkab Tanah Bumbu

Hari PUPR Dirayakan

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Pekerjaan Umum…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:12
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Hadiri Musrenbang

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar menghadiri Musyawarah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers