MANAGED BY:
MINGGU
05 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 20 Oktober 2021 10:37
Akhirnya, Banjarmasin Level Dua, Siring Dibuka THM Belum
BUKAN PASAR: Saban liburan akhir pekan, Siring Pierre Tendean kerap berubah menjadi pasar kaget. Pemko seolah kewalahan untuk menertibkan PKL di sana. | Foto: Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin

BANJARMASIN – Level PPKM sudah diturunkan. Pemko mulai melonggarkan banyak sektor. Tapi ingat, jangan lengah, karena pandemi belum usai.

Penurunan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Banjarmasin membawa angin segar untuk sektor pariwisata.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina berencana membuka kembali objek pariwisata. Termasuk kawasan Siring Pierre Tendean.

Namun sebelum itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Satpol PP dan Dinas Perhubungan diminta menyiapkan skenario pembukaannya.

Skenario untuk menghindari penularan COVID-19 di tengah pengunjung tempat wisata. Seperti bagaimana mengatur keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL). Tujuannya, agar tidak menimbulkan kerumunan di siring.

"Sebelum benar-benar dibuka, harus dipastikan posisi PKL ini. Jangan sampai kiri kanan siring dipenuhi lapak dagangan. Agar pengunjung, baik yang ingin berolahraga merasa aman dan nyaman," tekannya.

Jika skenario yang ada sudah dianggap aman, maka objek wisata siring di tepian Sungai Martapura pun bisa dibuka. Termasuk wisata-wisata lain di bawah binaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

"Ketika tempat wisata dibuka, kami ingin benar-benar safety," harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin mengaku siap menjalankan instruksi wali kota. Terlebih karena sudah ada kepastian lewat Inmendagri.

"Pada prinsipnya, kami siap mem-back up kebijakan yang dikeluarkan wali kota," ucapnya kemarin (19/10).

Termasuk dengan persiapan pembukaan kawasan objek wisata siring. Muzaiyin bakal berkoordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait.

"Seperti apa mekanismenya akan kami koordinasikan lebih lanjut. Terutama mengantisipasi pada titik lokasi atau jam kunjungan yang cukup padat," tutupnya.

Radar Banjarmasin coba mengkonfirmasi rencana pembukaan sektor paiwisata ke Kepala Disbudpar Banjarmasin, Ikhsan Alhak. Tapi hingga berita ini diturunkan yang bersangkutan tak kunjung memberikan tanggapan.

Kembali kepada Ibnu, meski ada kelonggaran di sejumlah sektor pariwisata, Ibnu masih belum mengizinkan Tempat Hiburan Malam (THM) untuk beroperasi. Karena sejatinya pembatasan masih diterapkan, hanya levelnya saja yang diturunkan.

Lantas, bagaimana dengan gelaran sejumlah event? Terkait hal itu, Ibnu meminta agar pihak pelaksana kegiatan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

“Untuk memastikan kapasitas, memastikan agar pengunjung bisa menjaga jarak, taat protokol kesehatan dan sebagainya," tuntasnya.

 

“Sudah Sesuai Perhitungan”

KABAR baik itu datang lewat Instruksi Menteri Dalam Negeri yang memutuskan status PPKM di Kota Banjarmasin turun ke level 2.

Sebelumnya, sejak 26 Juli lalu, ibu kota Kalimantan Selatan ini menyandang level 4 terkait penularan kasus COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi mengaku bersyukur dengan adanya pengumuman itu.

“Dan tentu hasil itu sudah sesuai dengan perhitungan kami. Berkat ketaatan semuanya dalam menerapkan protokol kesehatan," ucapnya, kemarin (19/10).

"Atas nama tim satgas, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada TNI, Polri, Satpol PP, tenaga kesehatan dan warga kota," tambahnya.

Machli pun mengimbau agar masyarakat tetap mendukung program vaksinasi.

Terpisah, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menyatakan bahwa dengan adanya penurunan level PPKM, pemko bisa melonggarkan sektor ekonomi maupun sektor lainnya.

Pelonggaran itu, menurutnya juga sesuai dengan Inmendagri terbaru Nomor 54 Tahun 2021. Misalnya, sektor esensial kini bisa beroperasi 100 persen.

"Restoran kapasitas 50 persen, untuk olahraga dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 50 persen," jelasnya.

Selain itu, dengan penurunan level PPKM di Banjarmasin, Ibnu berharap dapat berdampak positif untuk perekonomian masyarakat. (war/at/fud) 


BACA JUGA

Sabtu, 04 Desember 2021 08:24

Pemprov Kalsel Siapkan Logistik Bencana Cukup Sampai 2022

BANJARBARU - Pemprov Kalsel melalui Dinas Sosial bakal menyiapkan logistik…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:57

Rp111 Miliar DAK Fisik Kalsel Gagal Terserap

BANJARMASIN - Daftar Isian Pelaksaan Anggaran (DIPA) dan alokasi Transfer…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:51

Semua SMA/SMK di Kalsel Diusulkan Buka

BANJARBARU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel ingin segera…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:49

Andi Tenri Satu-satunya Wakil Kalsel

BANJARMASIN - Andi Tenri Sompa, akademisi asal Kalsel yang mengajar…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:41

APBD Banjarmasin Defisit Rp291 Miliar

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin sudah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:39

Libur Akhir Semester Digeser

BANJARMASIN - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 selama…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:36

Taman Satwa Pengin Tambah Koleksi Satwa

BANJARMASIN - Meski masih ditutup, Taman Satwa di Jalan Jahri…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:34

105 Desa Terdampak, Markas Polres HSU Tak Luput Banjir Kiriman

AMUNTAI - Meluapnya tiga aliran sungai yang membelah Kota Amuntai…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:13
Pemkab Tanah Bumbu

Hari PUPR Dirayakan

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Pekerjaan Umum…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:12
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Hadiri Musrenbang

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar menghadiri Musyawarah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers