MANAGED BY:
KAMIS
09 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 20 Oktober 2021 10:40
Gara-Gara Ditegur Soal Sampah Pelaku Tega Habisi Nyawa
SUDAH UZUR: Kapolsek Banjarmasin Utara, Kompol Indra Agung dan tersangka Tajidin. Pelaku sudah berusia 64 tahun. | Foto: Maulana/Radar Banjarmasin

BANJARMASIN – Fakta baru terungkap setelah polisi merilis kasus penganiayaan yang menyebabkan nyawa Ahmad Yadi (38) melayang.

Sang pelaku, Tajidin (64) dihadirkan ke hadapan awak media, kemarin (19/10). Warga Jalan Sungai Miai Dalam Gang Papadaan Banjarmasin Utara itu muncul mengenakan baju tahanan warga oranye.

Tajidin menceritakan, ia dan korban saling bertetangga. Pemicunya sungguh sepele.

Yadi ditegur Tajidin agar berhenti membuang sampah sembarangan. Korban marah-marah dan mengajaknya berkelahi.

Korban menyerang pelaku dengan palu. Tapi kalah oleh sebatang kayu ulin yang dibawa pelaku.

“Pemicunya karena ditegur membuang sampah sembarangan ke halaman pelaku. Dia marah dan malah mengajak berkelahi. Awalnya pelaku tak menghiraukan,” kata Kapolsek Banjarmasin Utara, Kompol Indra Agung Perdana Putra yang didampingi Kanit Reskrim Ipda Wisnu Prasetyo.

Merasa diacuhkan, emosi Yadi tak terbendung. Lantas ia mengambil palu dan mendatangi rumah Tajidin. Sesampai di rumah Tajidin, tanpa basa-basi ia langsung menyerang pelaku dengan palu. Tajidin berhasil menghindar.

Meski usianya sudah terbilang uzur, Tajidin ternyata masih gesit. Dia kemudian membalas dengan pukulan. Terjatuh, Yadi kemudian dicekiknya.

Yadi yang coba menjangkau palunya, membuat Tajidin tanpa berpikir panjang mengambil ulin di dekatnya. Dipukulkan berkali-kali ke kepala Yadi.

"Perkelahian mereka dilerai warga setempat. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Ansari Saleh untuk dirawat. Sempat sehari dirawat intensif, korban dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (14/10) pagi,” tambah Indra.

Ancaman tujuh tahun penjara telah menanti Tajidin. “Pelaku dijerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP,” sebutnya.

Sementara Tajidin mengakui perbuatannya. Ia mengaku hanya menegur agar Yadi berhenti membuang tumpukan pangkasan rumput ke tanah miliknya. "Cuma ditegur begitu saja saja ia marah dan langsung mengajak berkelahi," ujarnya. (lan/at/fud)


BACA JUGA

Rabu, 08 Desember 2021 18:45

Pelajar SD Hampir Diculik, Pelaku Berambut Pirang dan Pakai Piama

BANJARMASIN - M, 9 tahun, diduga hampir saja menjadi korban…

Rabu, 08 Desember 2021 18:37

Pakai Jalan Kota, 32 Sopir Truk Ditilang

BANJARMASIN - Akhirnya, truk-truk besar yang melintasi jalan dalam Kota…

Rabu, 08 Desember 2021 18:31

Tunggak Pupuk Bersubsidi hingga Rp863 Juta

MARABAHAN - Dinas Pertanian TPH Batola dan Kejaksaan Batola mengkejar…

Selasa, 07 Desember 2021 08:38

Curiga Sengaja Dibakar

BANJARMASIN - Lima rumah di Jalan Tunas Baru RT 65…

Selasa, 07 Desember 2021 08:36

Gara-Gara Pisang, Maradapan Longsor

KOTABARU - Selain curah hujan tinggi, salah satu penyebab bencana…

Senin, 06 Desember 2021 11:37

Ribuan Buruh Demo di Kantor DPRD Tabalong Tuntut Revisi UMK 2022

TANJUNG - Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi,…

Sabtu, 04 Desember 2021 10:12

Dituding Tidak Sesuai Prosedur Tilang, Satlantas Polres Batola Beri Penjelasan

MARABAHAN - Sempat viral di Facebook karena proses penilangan yang…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:32

Bos Alat Berat Gelapkan Pajak, Ayah dan Anak Dipenjara

BANJARBARU - Ayah dan anak ditetapkan jadi tersangka kasus dugaan…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:29

Api di Belakang Asrama Haji

BANJARBARU - Warga komplek Mustika Raya Landasan Ulin Timur Banjarbaru…

Jumat, 03 Desember 2021 11:53

Tak Bisa Main Gusur, Pemilik Lahan Siapkan Gugatan

BANJARMASIN - Pembebasan lahan untuk proyek Jembatan HKSN 1 telah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers