MANAGED BY:
MINGGU
05 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 21 Oktober 2021 10:19
Mohon Bersabar, Insentif Nakes Masih Diproses
Ilustrasi

BANJARMASIN – Insentif tenaga kesehatan (nakes) di Kota Banjarmasin yang sempat tertunggak, kini dipastikan sudah dibayarkan oleh Badan Keungan Daerah (Bakeuda).

Kepala Bakeuda Banjarmasin, Subhan Nor Yaumil menyatakan, insentif nakes sudah dibayarkan sekitar sepekan lalu.

“Semua tunggakan, kami selesaikan tidak lama setelah Surat Permintaan Membayar (SPM) disampaikan oleh Dinas Kesehatan Banjarmasin," ucapnya, (20/10) siang. Bila syarat dan aturannya sudah terpenuhi, maka sebaiknya tak berlama-lama. Sesudah SPM terbit, maka prosedurnya sudah bisa dicairkan dalam kurun waktu 24 jam.

“Jadi tidak ada istilah terlambat, asalkan sudah sesuai prosedur. Langsung kami proses dan selesaikan, tidak ada yang diperlambat," klaimnya.

Tunggakan ini muncul antara April sampai Agustus kemarin. “Sedangkan untuk insentif bulan September dan Oktober, itu belum. Karena masih didata, berapa anggaran yang dikeluarkan," tutupnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi membenarkan pendataan insentif nakes bulan September dan Oktober masih diproses.

"Kami masih memproses. Saya tidak hafal berapa jumlahnya, karena banyak sekali," ujarnya kemarin (20/10).

Diwartakan sebelumnya, total tunggakan insentif nakes di Banjarmasin berjumlah sebesar Rp10 miliar. Kepala Bidang Perbendaharaan Bakeuda Banjarmasin, Apriana Amalia menjelaskan, tunggakan umumnya terjadi akibat dinas terkait terlambat mengajukan SPM. 

Ditambah adanya perubahan aturan. Tahun lalu, insentif diberikan oleh pemerintah pusat. Tahun ini berbeda, pemerintah daerah yang mengalokasikan. Sekalipun tetap mengacu pada kemampuan keuangan daerah.

"Anggarannya bersumber dari hasil refocusing Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH)," jelasnya.

Total untuk insentif nakes selama menghadapi pandemi, pemko menyediakan Rp18 miliar.

Penerimanya sebanyak 5.882 orang. Rinciannya, ASN nakes sebanyak 4.282 orang dan non ASN 1.600 orang.

“Kalau kasus covid tidak ada, ya insentifnya tak bisa diajukan,” pungkas Apriana. (war/at/fud)


BACA JUGA

Sabtu, 04 Desember 2021 08:24

Pemprov Kalsel Siapkan Logistik Bencana Cukup Sampai 2022

BANJARBARU - Pemprov Kalsel melalui Dinas Sosial bakal menyiapkan logistik…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:57

Rp111 Miliar DAK Fisik Kalsel Gagal Terserap

BANJARMASIN - Daftar Isian Pelaksaan Anggaran (DIPA) dan alokasi Transfer…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:51

Semua SMA/SMK di Kalsel Diusulkan Buka

BANJARBARU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel ingin segera…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:49

Andi Tenri Satu-satunya Wakil Kalsel

BANJARMASIN - Andi Tenri Sompa, akademisi asal Kalsel yang mengajar…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:41

APBD Banjarmasin Defisit Rp291 Miliar

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin sudah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:39

Libur Akhir Semester Digeser

BANJARMASIN - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 selama…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:36

Taman Satwa Pengin Tambah Koleksi Satwa

BANJARMASIN - Meski masih ditutup, Taman Satwa di Jalan Jahri…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:34

105 Desa Terdampak, Markas Polres HSU Tak Luput Banjir Kiriman

AMUNTAI - Meluapnya tiga aliran sungai yang membelah Kota Amuntai…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:13
Pemkab Tanah Bumbu

Hari PUPR Dirayakan

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Pekerjaan Umum…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:12
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Hadiri Musrenbang

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar menghadiri Musyawarah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers