MANAGED BY:
MINGGU
05 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 22 Oktober 2021 17:33
Pelaku Pencurian yang Viral Sudah Ditangkap
VIRAL: Pencurian kendaraan roda dua yang dimasukan ke dalam mobil minibus sempat viral. | capture video

BANJARBARU - Tiga hari terakhir, jagad media sosial diviralkan dengan aksi pencurian kendaraan roda dua. Hebohnya pelaku menggunakan mobil mini bus Honda Freed berwarna hitam melancarkan aksinya.

Ia dengan leluasa membawa kabur motor curian dengan dimasukkan ke dalam mobil melalui pintu bagasi belakang.

Menurut keterangan kepolisian, pelaku sudah diringkus tak lama usai kejadian itu terjadi. Ia adalah Junaidi (41) warga Babirik Hulu Sungai Utara. Ia diamankan tim buser Polsek Banjarbaru Kota baru-baru tadi.

Kapolsek Banjarbaru Kota, AKP Shofiyah mengatakan jika sebelum ditangkap pelaku sempat melawan. Tak ayal, aparat menembakkan timah panas di bagian kaki pelaku ketika diamankan di Jalan HM Cokrokusomo Banjarbaru.

"Sebelum diamankan di Banjarbaru, tim melakukan pengejaran ke arah Hulu Sungai Utara namun akhirnya ditangkap di Banjarbaru. Pelaku sempat melawan sampai akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur untuk melumpuhkan," katanya.

Soal kejadian ini, Kapolsek menjelaskan kejadian itu terjadi di depan Ruko di wilayah Jalan Karang Anyar 1. Target pelaku adalah motor skuter yang terparkir.

Ini sebenarnya aksi tunggal, meskipun dalam rekaman CCTV tampak dua orang. "Pelaku ini minta tolong pemulung di sana untuk membantu mengangkat motornya masuk ke dalam mobil."

Agar tak membuat pemulung dan orang di sekitar curiga. Pelaku ujar Shofiyah berdalih kehilangan kunci motor. "Setelah dimasukkan ke dalam mobil, pelaku kabur dan berniat menjual hasil curian."

Dari hasil interogasi diketahui bahwa pelaku berstatus residivis dengan kasus serupa. Bahkan, pelaku baru dua bulan menghirup udara segar selepas masa tahanannya di Lapas berakhir.

"Alasan pelaku karena kepepet perlu uang untuk buka usaha sementara uang yang ada tidak cukup. Uang yang habis itu ternyata juga dari hasil mencuri sepeda motor," pungkas Kapolsek.

Atas perbuatannya pelaku akan disangkakan dijerat Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal di atas 5 tahun penjara. (rvn/ij/bin)


BACA JUGA

Sabtu, 04 Desember 2021 10:12

Dituding Tidak Sesuai Prosedur Tilang, Satlantas Polres Batola Beri Penjelasan

MARABAHAN - Sempat viral di Facebook karena proses penilangan yang…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:32

Bos Alat Berat Gelapkan Pajak, Ayah dan Anak Dipenjara

BANJARBARU - Ayah dan anak ditetapkan jadi tersangka kasus dugaan…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:29

Api di Belakang Asrama Haji

BANJARBARU - Warga komplek Mustika Raya Landasan Ulin Timur Banjarbaru…

Jumat, 03 Desember 2021 11:53

Tak Bisa Main Gusur, Pemilik Lahan Siapkan Gugatan

BANJARMASIN - Pembebasan lahan untuk proyek Jembatan HKSN 1 telah…

Jumat, 03 Desember 2021 11:49

Soal Iuran HKN, DPRD Dukung Penyelidikan Kejari

BANJARMASIN – DPRD Banjarmasin memberikan dukungan pada penyelidikan yang sedang…

Jumat, 03 Desember 2021 11:42

Api Nyaris Merembet ke Hotel

BANJARBARU - Tengah malam, warga gang Purnama Banjarbaru dibuat geger.…

Jumat, 03 Desember 2021 10:05

Tiga Jenis Hewan Gagal Diselundupkan dari Surabaya

BANJARMASIN - Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Banjarmasin menggagalkan penyelundupan…

Jumat, 03 Desember 2021 09:48

Purnawirawan Ditemukan Tewas di Sungai Amandit

KANDANGAN – Warga Desa Amawang Kiri Muka, Kecamatan Kandangan, Kabupaten…

Jumat, 03 Desember 2021 09:45

Mayat Mengapung di Laut

KOTABARU- Mayat pria ditemukan mengapung di perairan laut Sarang Tiung,…

Kamis, 02 Desember 2021 13:27

Terpidana Korupsi PDAM HST Bayar Denda dan Uang Pengganti Rp 348 juta

BARABAI- Tiga terpidana korupsi PDAM HST membayar uang denda dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers