MANAGED BY:
MINGGU
28 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 26 Oktober 2021 09:03
Pekerja Tambang Khawatir, Polda Sarankan Perusahaan Kirim Surat Permohonan

Pasca Pembacokan Tim Kuasa Hukum Perusahaan Tambang

Minta Bantuan

BANJARMASIN – Peristiwa pembacokan yang menimpa tim hukum perusahaan tambang di Desa Bunati Tanah Bumbu membuat khawatir pemilik perusahaan tambang. Banyak pekerja yang takut bekerja karena khawatir menjadi sasaran penyerangan penambang ilegal.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifai menyarankan perusahaan dapat melayangkan surat permohonan secara resmi ke Polda Kalsel. Ia berjanji surat tersebut akan segera direspon. “Harus mengajukan permintaan secara resmi ke Polda, tidak bisa secara lisan,” katanya, Senin (25/10) sore.

Jika sudah disetujui, Polda Kalsel akan mengirimkan sejumlah personel ke perusahaan yang meminta pengamanan. Bisa dari satuan Pengamanan Objek Vital (pam obvit) atau satuan Sabhara.

Pam Obvit mempunyai tugas kegiatan pengamanan objek vital diantaranya proyek/instalasi vital, objek wisata, kawasan tertentu dan objek lainnya. Sedangkan Sabhara  sendiri memiliki tugas seperti polisi umum, melakukan patroli, pengawalan, penjagaan, pengendalian massa, pengaturan dan pengamanan.

Soal berapa jumlahnya, perusahaan bisa mengajukan jumlah personel pengamanan yang diinginkan. Meski demikian, tetap harus menyesuaikan dengan jumlah personel di markas.

Prosesnya pun tidak memakan waktu lama, setelah surat permohonan diterima akan dirapatkan dengan satuannya. Jika hasil pertimbangan bisa dipenuhi, akan langsung dikirimkan personel untuk pengamanan di perusahaan tersebut.“Paling lama satu pekan, sudah ada hasil keputusannya,” tutup Rifai.

Diwartakan sebelumnya, pasca tragedi berdarah pada Jumat (22/10) petang, semua karyawan PT Anzawara Satria, baik yang di kantor maupun di lapangan tidak ada yang berani bekerja. Mereka khawatir menjadi sasaran aksi brutal penambang liar.

PT Anzawara Satria pun berhenti beroperasi sementara waktu. Penghentian ini tentu berdampak bagi keuntungan perusahaan. Tapi pihak perusahaan tak dapat berbuat apa-apa. Langkah ini terpaksa diambil demi keselamatan karyawan. “Saat ini kami hanya ingin pengamanan,” tutur Manager External Relation PT Anzawara Satria, Emma Rivilla.(gmp/by/ran)


BACA JUGA

Minggu, 28 November 2021 14:01

Desa Haruyan Seberang Lumpuh, Ketinggian Air Sampai Pinggang

BARABAI- Warga yang tinggal di bantaran Sungai Haruyan kebanjiran. Paling…

Minggu, 28 November 2021 10:34

Cucu dan Istri Staf Ahli Bupati Tala Meninggal

TAMBANG ULANG - Sebuah mobil sedan mengalami kecelakaan di ruas…

Sabtu, 27 November 2021 09:32

KPK Sita Aset Mobil Abdul Wahid

AMUNTAI - Kurang lebih satu minggu, KPK melakukan pengembangan penyidikan…

Sabtu, 27 November 2021 09:18

Baru Selesai, Embung Makan Korban

BATU AMPAR - Bocah enam tahun bernama Nusaibah tewas tenggelam…

Sabtu, 27 November 2021 09:15

Tega Setubuhi Anak Tetangga

RANTAU – Sungguh tega ulah pria berinisial S (52). Ia…

Sabtu, 27 November 2021 09:05

Simpan Sabu Hampir Satu Kilogram, Warga Handil Bakti Ditangkap

BANJARMASIN - Aliansyah ditangkap di luar batas kota, Kertak Hanyar…

Jumat, 26 November 2021 15:04

Properti Abdul Wahid Mulai Disita, Dua Saksi Kasus Tutup Usia

AMUNTAI - Bangunan klinik kesehatan milik Bupati HSU Abdul Wahid…

Jumat, 26 November 2021 15:00

Baliho Massif, Tak Ada yang Melapor

BANJARBARU - Mafia tanah kini nampaknya menjadi perhatian serius Kejaksaan…

Jumat, 26 November 2021 14:41

Bantah Kadinkes, Bakeuda: Acara HKN Sudah Dianggarkan Rp27,5 Juta

BANJARMASIN - Panitia perayaan Hari Kesehatan Nasional (HKN) sebenarnya tak…

Jumat, 26 November 2021 14:32

Tolak Upah Murah, Buruh: Apakah Gubernur Berani?

BANJARMASIN - Ribuan buruh berdemo di depan gedung DPRD Kalsel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers