MANAGED BY:
JUMAT
12 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 30 Oktober 2021 20:14
Tak Ada Cuti Bersama di Nataru
KETAT LAGI: Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memutuskan menghapus cuti bersama tanggal 24 Desember 2021 mendatang.

BANJARMASIN - Meski kasus Covid-19 melandai, pemerintah tetap melakukan pengetatan untuk mencegah gelombang ketiga. Salah satu upaya pemerintah adalah menghapus cuti bersama tanggal 24 Desember 2021 mendatang.

Libur hanya akan terjadi pada tanggal 25 Desember 2021 yang jatuh pada hari Sabtu dan 1 Januari 2022 yang jatuh pada hari Minggu.

Tak hanya itu, keputusan lain yang disampaikan saat Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Antisipasi Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, Selasa (26/10) tadi, oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy adalah dibatasinya jumlah penumpang angkutan udara dan laut.

Momen yang paling krusial dan akan diatisipasi ini mulai 23 Desember 2021 sampai dengan 3 Januari 2022 mendatang. “Pada momen itu, akan dikurangi pula operasional angkutan masyarakat, seperti bus umum, kereta api, dan pesawat,” beber Sekretaris Dinas Perhubungan Kalsel, M Mirhansyah yang mengkuti secara virtual.

Dalam rapat itu bebernya, pemerintah tak ingin kecolongan atau lengah meski kasus Covid-19 melandai. “Kami masih menunggu teknisnya yang akan ada surat edaran resmi dari Kemenhub,” tambahnya.

Kebijakan tak ada cuti dan pembatasan operasional ini, selain mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus, juga mewaspadai varian baru. Terlebih di beberapa negara kasus Covid-19 kembali melonjak.

Kemendagri juga mengatur para pegawai daerah dan karyawan BUMN tak boleh cuti saat momen Nataru nanti. Muhajir dalam keterangannya menyampaikan, yang menjadi landasan pemerintah untuk melakukan pengetatan mobilitas dan protokol kesehatan (prokes) di masa libur Nataru yakni, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo bahwa tren penurunan kasus Covid-19 tidak boleh membuat semua pihak lengah terhadap penularan kasus Covid-19.

“Kegiatan berskala besar dan luas seperti libur nasional dan libur kegiatan keagamaan biasanya menyebabkan kerumunan massa dan seringkali menyebabkan terjadinya lonjakan kasus COVID-19,” katanya menjelaskan.

Sementara, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, pembatasan mobilitas dan pengawasan prokes harus dilakukan pada masa libur Nataru. Mengingat, upaya pemerintah dalam mengendalikan kasus Covid-19 sampai saat ini sudah berjalan baik dan jangan sampai terjadi kenaikan kasus usai libur Natal dan Tahun Baru nanti.

Dikatakannya, semua pihak harus belajar dari negara-negara lain seperti Tiongkok, Inggris, Jerman, dan beberapa negara lainnya, yang mengalami gelombang ketiga kasus Covid-19. “Saya harap seluruh pemangku kepentingan dapat bersama-sama kompak menjaga kondisi yang sudah mulai membaik ini,” pesannya. (mof/by/ran)


BACA JUGA

Rabu, 10 Agustus 2022 11:38

Masalah Klasik..! Gas 3 Kg Bocor ke Pengecer, Harganya Jadi Tak Masuk Akal

Harga gas elpiji ukuran tabung 3 kilogram kembali melejit. Di…

Rabu, 10 Agustus 2022 11:37

Data Ganda, Pemilih Banjarbaru Susut 1.609 Orang

 Meski berstatus sebagai Ibu Kota Provinsi (IKP) Kalsel. Namun rupanya…

Rabu, 10 Agustus 2022 11:36

Gara-gara Oknum, Komisi Disiplin PSSI Denda Barito Rp 50 Juta

Komite Disiplin (Komdis) PSSI resmi menjatuhkan sanksi denda kepada Barito…

Rabu, 10 Agustus 2022 11:34

Pejabat Terkait akan dipanggil, Perihal Proyek Pembangunan Jembatan Apung

 Setelah inspeksi mendadak (Sidak), Komisi III DPRD Kota Banjarmasin akan…

Rabu, 10 Agustus 2022 11:33

Badan Kehormatan DPRD Banjarmasin Segera Panggil Oknum Dewan

 Setelah menerima laporan dari DPW Organda Kalsel, Badan Kehormatan (BK)…

Rabu, 10 Agustus 2022 11:32

Temuan Tambang Ilegal di Tabalong Berkat Laporan Warga dan Media Online

 Polres Tabalong mendapati penambangan batu bara diduga ilegal di Desa…

Rabu, 10 Agustus 2022 11:31

Hutang Tak Kunjung Dibayar, Pelaku Akhirnya Tinju Korban Sampai Berdarah

Gara-gara utang, seorang pria bernama Muhammad Ridha Hanafi (42), warga…

Rabu, 10 Agustus 2022 11:30

Viral Siswa Adu Jotos, Ternyata Dipicu Rebutan Alat Ukur Tinggi Badan

Jagad media sosial dihebohkan sebuah tontonan pelajar yang adu jotos…

Rabu, 10 Agustus 2022 11:28

Cari Cuan..! BPKPAD Banjarmasin Incar Pajak di Kota Lama

Perkembangan kawasan Kota Lama Bandarmasih Tempoe Doeloe di Jalan Hasanudin…

Rabu, 10 Agustus 2022 11:27

Bupati HSU Nonaktif Minta Hartanya Jangan Disita Habis

 Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) nonaktif, Abdul Wahid terbata-bata membacakan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers