MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Sabtu, 30 Juli 2016 19:17
Hmm Sejuk.. Bukit Balawanai, Keindahan Negeri di Atas Awan
BUKIT BALAWANAI – Destinasi wisata yang baru terjamah ini menyajikan pemandangan hamparan awan sehingga membuat pengunjung dapat merasakan suasana bagaikan berada di atas awan kalau sudah mencapai puncaknya.

PROKAL.CO, Merasakan sensasi berada di atas awan mungkin merupakan impian bagi sebagian mereka yang sejak kecil penasaran bagaimana suasana di balik lalu lalang awan nan putih.

 =======================

WAHYUDI, Balangan

 =======================

JIKA selama ini memerlukan perjuangan menggapai puncak gunung yang tinggi untuk menikmati keindahan di atas hamparan awan, maka Kabupaten Balangan menawarkan kemudahan untuk mencapainya.

Bukit Balawanai, destinasi wisata yang baru terjamah ini menyajikan pemandangan hamparan awan sehingga membuat pengunjung dapat merasakan suasana bagaikan berada di negeri di atas awan kalau sudah mencapai puncaknya.

Hanya memerlukan sedikit tenaga ekstra untuk mencapai bukit yang berlokasi di antara dua desa yaitu Desa Puyun dan Desa Karya Kecamatan Halong ini, karena tingginya tidak lebih dari 284 Meter Di atas Permukaan Laut (MDPL).

Selain tidak tinggi, jarak yang perlu ditempuh untuk menuju destinasi wisata ini tidak lebih dari 30 menit kalau dari ibukota Kecamatan Halong, sedangkan dari kecamatan Paringin menuju Halong hanya sekitar 1 jam. "Dari kaki bukit untuk ke puncak hanya sekitar 10 menit dengan berjalan kaki," ujar Marhat, salah seorang warga penunjuk jalan.

Benar saja, belum mengeluarkan keringat terlalu banyak, kami sudah sampai ke puncak Bukit Balawanai. Hamparan awan putih layaknya lautan, seluas mata memandang.

Bukan hanya menyaksikan pergerakan awan dari atas, saat awan berlalu, pemandangan pun berganti dengan keindahan deretan pegunungan Meratus.

Kalau mau menyaksikan keindahan hamparan awan tebal hingga daratan tak terlihat serta mentari pagi yang menyinari tumpukan awan, pengunjung harus menuju tempat ini lebih dini hari.

Namun, kalau pun ketinggalan pemandangan awan tebal dan sunrise, maka pengunjung masih bisa menikmati pemandangan barisan pegunungan Meratus. (yn/ram)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*