MANAGED BY:
MINGGU
05 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 20 November 2021 16:37
Dijuluki Monster dari Cemara, Tangkapan Terbesar Tim Animal Rescue BPBD
LIMA METER: Ular sanca kembang yang dievakuasi Tim Animal Rescue Banjarmasin dari Kelurahan Sungai Miai. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

Ini tangkapan besar yang bakal membuat semua pawang ular level pro bergidik.

- Oleh: WAHYU RAMADHAN, Banjarmasin

Dibantu warga, Tim Animal Rescue BPBD Banjarmasin mengevakuasi seekor ular sanca kembang di Jalan Cemara Raya, Kamis (18/11) malam.

Petang itu, ponsel anggota tim, M Hanafi berdering. Ia menerima informasi, seekor sanca memasuki permukiman di Kelurahan Sungai Miai.

Informasi tambahan, ular itu sedang melilit seekor kucing.

Hanafi dan rekan-rekannya pun bergegas menuju lokasi. Tapi setiba di sana, ternyata ularnya sudah kabur.

"Kabur karena diburu warga. Meninggalkan kucing yang sudah tewas," kisah Hanafi kemarin (19/11).

Warga khawatir ular itu bakal kembali. Apalagi, beberapa hari sebelumnya beberapa kucing dan ayam peliharaan di sana mendadak raib. Diduga, ular itulah pelakunya.

Tak ada pilihan, meski hari beranjak malam, perburuan pun dimulai.

Strategi disusun dan jebakan dipasang. Bangkai kucing yang sudah diikat tali diletakkan di lokasi terbuka. Tak lama, ular itu muncul dari kolong salah satu rumah.

"Kami langsung meringkusnya. Setidaknya perlu tenaga tujuh orang untuk menariknya," serunya.

"Karung dan boks kami bawa dari markas tak ada yang pas. Semuanya kekecilan. Untung ada warga yang punya karung ekstra besar," lanjutnya.

"Sebenarnya sudah sering mengevakuasi sanca. Tapi yang satu ini memang membuat bergidik," aku Hanafi.

Di mako BPBD, ular itu ditahan dalam boks besar berkelir oranye. Di dalamnya ada empat ekor sanca kecil.

Di samping anak-anak ular itu ada sebuah karung besar. Ketika ikatannya dibuka, ukurannya memang bukan main.

Panjangnya hampir lima meter. Gemuk, seperti galon air ukuran sedang. "Melihat tubuhnya, sanca ini sepertinya rakus," komentar Hanafi seraya tergelak.

Ketika bobotnya hendak ditimbang, ia sempat memasang ancang-ancang untuk menyerang. Masih tampak beringas. Hingga lima orang turun tangan untuk membantu.

"Warga dan tim sepakat memberi gelar padanya: Monster Cemara. Karena ditemukan di Jalan Cemara," timpal Andy Putra, anggota Tim Animal Rescue.

Biasanya, satwa yang dievakuasi akan dilepasliarkan. Apakah perlakuan serupa juga berlaku untuk si monster? Hanafi tampak gamang.

Melihat ukurannya, ia agak ngeri jika sanca itu kembali memasuki permukiman penduduk.

"Kami karantina dulu di sini. Kalau tak dilepaskan, mungkin ditampung di kebun satwa mini di Jalan Jahri Saleh," tuntasnya. (az/fud)


BACA JUGA

Sabtu, 04 Desember 2021 07:44

Pohon Natal dari 5.000 Botol Plastik Bekas

Kreasi unik ini dipajang di lobi Galaxy Hotel sejak kemarin…

Rabu, 01 Desember 2021 07:09

Nekat Merantau ke Pemalang, Sukses Cetak Sejarah

  Keterbatasan fisik bukan alasan bagi Sabran (44) untuk berhenti…

Rabu, 01 Desember 2021 07:06

Modal Awal 30 Juta, Untung Ratusan Juta Sebulan

Menjadi anggota TNI bukan melulu soal senjata. Babinsa Koramil -05/Karang…

Sabtu, 20 November 2021 16:37

Dijuluki Monster dari Cemara, Tangkapan Terbesar Tim Animal Rescue BPBD

Ini tangkapan besar yang bakal membuat semua pawang ular level…

Kamis, 18 November 2021 09:31

Tak Ada Perhatian, Pemda Berdalih Refocusing Anggaran

Salasiah (66) warga Desa Masiraan RT 2, Kecamatan Pandawan, Hulu…

Rabu, 17 November 2021 15:23

Lobi-Lobi di Atas Panggung

Akhir pekan tadi, Kadispersip Kalsel Nurliani mengirim undangan ke penulis,…

Rabu, 17 November 2021 14:57

Berbincang dengan Pengusaha Mini Trail di Siring

Sejak SMP, Fahrul sudah menggandrungi segala yang berbau otomotif. Ketika…

Selasa, 16 November 2021 08:56

ULM Laksanakan Pengabdian pada Masyarakat di Kalteng

Akar bajakah saat ini mampu menjadi peluang usaha yang menjanjikan.…

Senin, 15 November 2021 21:22

Asa Pedagang Taman 10 K Pertamina Tanjung Melawan Pandemi

Pandemi memukul hampir setiap sendi kehidupan, tapi tetap ada asa…

Senin, 15 November 2021 14:06

Bangun Jejaring dan Belajar Bahasa Asing

Baru 25 tahun, Kesuma Anugerah Yanti sudah beberapa kali mengikuti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers