MANAGED BY:
KAMIS
02 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 20 November 2021 16:40
Giliran Rumah Sekda HSU Digeledah KPK, Almien Pilih Tak Berkomentar
-DISITA: Mobil CRV milik bupati Abdul Wahid yang disita KPK terparkir di halaman Polres HSU, Jumat (19/11). | FOTO: M AKBAR/RADAR BANJARMASIN

AMUNTAI - Kasus korupsi di Hulu Sungai Utara tak berhenti dengan ditahannya Bupati Abdul Wahid. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih berada di Amuntai dan terus mengembangkan penyidikan, salah satu yang sedang diperiksa adalah Sekda M Taufik yang merupakan adik kandung sang bupati.

Jumat (19/11) kemarin, rumah di Jalan Abdul Gani Majidi Kelurahan Paliwara yang ditempati Sekda HSU M Taufik didatangi komisi antirasuah."Sejak 8.30 Wita. Tim KPK masuk," ucap seorang sumber rumah pada Radar Banjarmasin.

Wartawan yang mengamati aktivitas petugas KPK hanya bisa memantau dari luar. Kaca rumah yang gelap dan adanya dua mobil dinas yang parkir menghalangi pandangan dan menyulitkan pengamatan.

Entah ada beberapa orang petugas KPK yang masuk. Namun mereka mengendarai tiga mobil yang dikawal oleh mobil patroli kepolisian.

Secara paralel, petugas KPK juga meminjam ruangan di Polres HSU untuk melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi kemarin. Mereka adalah Ketua DPRD HSU Almien Ashar Safari yang juga putra kedua bupati. Selain itu ada sopir bupati Syaukani; ajudan bupati, M Reza Karim; Kabid Bina Marga Dinas PUPRP Muhammad Rakhamni Nor; Staf Bidang Rehabilitasi Pengairan Nofi Yanti dan staf Dinas PUPRP HSU Ridha dan Doddy Faisal.

"Pemeriksaan saksi TPK terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalsel tahun 2021-2022," kata Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding. Ipi mengatakan pemeriksaan para saksi tersebut akan dilakukan di Polres Hulu Sungai Utara.

Ada dua ruangan yang digunakan KPK dalam melaksanakan pemeriksaan saksi terkait pengembangan kasus. Pemeriksaan dipastikan masih lama karena KPK meminjam ruangan Polres hingga 10 hari kedepan atau 26 November 2021.

Sayangnya Almien tidak memberikan keterangan apapun. Usai menjalani pemeriksaan, dia segera meninggalkan halaman polres setempat.

***

Di halaman Polres HSU, juga terpantau satu unit mobil Honda CRV tipe terbaru dengan segel KPK. Diduga itu adalah mobil milik Bupati HSU Abdul Wahid.

Sebagaima diketahui, Bupati HSU Abdul Wahid ditahan KPK, Kamis (18/11). Penahanan tersebut dilakukan seiring status hukum Abdul Wahid sebagai tersangka. Bupati dua periode itu ditengarai menerima suap terkait pengadaan proyek di bidang sumber daya air daerah setempat.

Ketua KPK Firli Bahuri menerangkan dalam perkara yang diawali operasi tangkap tangan (OTT) 15 September lalu tersebut, Wahid diduga menerima komitmen fee dari sejumlah kontraktor melalui Maliki, pelaksana tugas (plt) kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) setempat. Dia mendapat jatah 10 persen dari nilai proyek.

Fee yang diterima Wahid diantaranya berasal dari Marhaini (direktur CV Hanamas) dan Fachriadi (direktur CV Kalpataru). Nilainya sebesar Rp 500 juta. Selain itu, Wahid juga ditengarai menerima fee melalui beberapa perantara. Pada 2019, misalnya, fee yang diterima sebesar Rp 4,6 miliar. Kemudian tahun lalu sebesar Rp 12 miliar. Dan tahun ini total Rp 1,8 miliar.

Baik Maliki, Marhaini dan Fachriadi telah lebih dulu ditetapkan tersangka dan ditahan.

***

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor telah mengeluarakan surat penetapan dengan menunjuk Husairi Abdi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), kemarin.

Melalui surat bernomor 121/01714/PEM, yang ditujukan kepada Wakil Bupati HSU, Sahbirin menyampaikan, sehubungan telah ditetapkannya Abdul Wahid, sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, maka sesuai ketentuan perundangan Wakil Bupati Hulu Sungai Utara mengambil alih dan melaksanakan tugas dan wewenang sebagai bupati.

Kepala Bagian Otonomi Daerah (Otda) Biro Pemerintahan dan Otda Setdaprov Kalsel Wira Yudha, menambahkan, selama bupati menjalani penahanan maka wakil bupati yang akan menjalankan tugas sampai inkrah putusan pengadilan. “Jika putusan hukum sudah inkrah maka langkah selanjutnya adalah DPRD setempat mengajukan permohonan pemberhentikan bupati definitif sekaligus pengusulan penetapan wakil bupati jadi bupati,” terang Wira kemarin.

Sedianya sesuai peraturan perundang-undangan semenjak bupati definitif ditahan, maka sejak saat itu pula secara otomatis wakil bupati menjadi Plt. Seperti diketahui, Wahid ditetapkan sebagai tersangka menjelang malam. Surat pun baru bisa dibuat esok harinya (kemarin).

“Sebenarnya jika mengacu Undang-Undang, kemarin malam wakil bupati sudah otomatis jadi Plt bupati. Gubernur selaku wakil pemerintah pusat mengeluarkan surat hanya penegasan. Dari Kementerian Dalam Negeri kemungkinan juga akan mengeluarkan surat yang isinya kurang lebih sama hanya penegasan,” paparnya.

Wakil Bupati Husairi Abdi mengaku tengah dinas luar Provinsi Kalsel. Saat ditelepon wartawan, dia mengatakan tidak ingin berkomentar banyak. "Roda pemerintahan tetap berjalan seperti biasa. Senin depan saya sudah berkantor lagi," kata Husairi pada wartawan koran ini.(mar/mof/by/ran)


BACA JUGA

Rabu, 01 Desember 2021 16:11

Jangan Kaget, Lampu Merah di Simpang Empat Batulicin Mati

BATULICIN - Bagi Anda yang melintas pusat kota Simpang Empat,…

Rabu, 01 Desember 2021 12:17

Puluhan Obat yang Diduga Mengandung Narkotika Dimusnahkan

PARINGIN – Pemusnahan barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang, dilakukan…

Rabu, 01 Desember 2021 07:01

SLB Tepis Anggapan Sumbangan Konsumsi

BANJARBARU - Kepala SLB-C Negeri Pembina Rosita Sari bersama Wakesek…

Rabu, 01 Desember 2021 06:51

Konsinyasi Bermodal Berkas Fotokopi, Pembebasan Lahan Jembatan HKSN 1 Digugat

Pemilik lahan yang menolak ganti rugi pembebasan untuk pembangunan Jembatan…

Rabu, 01 Desember 2021 06:40

Giliran Sekretaris Dinkes Diperiksa Soal Iuran HKN

BANJARMASIN - Kemarin (30/11), giliran Sekretaris Dinas Kesehatan Banjarmasin, Dwi…

Selasa, 30 November 2021 15:38

Banjir di Tabalong Menuju Kawasan Batas Amuntai

TANJUNG – Kondisi banjir akibat luapan air sungai di Tabalong…

Selasa, 30 November 2021 15:36

Penggerebekan Rumah Sewaan di Karangan Putih Membuahkan Dua Pelaku Sabu

TANJUNG – Kepala Satuan (Kasat) Resnarkoba Polres Tabalong, Iptu Sutargo…

Selasa, 30 November 2021 13:55

Sabu 17,25 Gram Dimusnahkan di Hadapan Pelaku

TANJUNG – Sebanyak 17,25 gram sabu-sabu dimusnahkan dengan cara diblender…

Selasa, 30 November 2021 11:44

Banjir Bocil HSU 'Himung' Bermain Air

AMUNTAI - Jalan Ahmad Yani di depan Kantor Bupati Kabupaten…

Selasa, 30 November 2021 08:46

Nama Kajari HSU Dicatut

AMUNTAI - Aparat kejaksaan menyampaikan informasi kepada pejabat, pegawai kepala…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers