MANAGED BY:
MINGGU
05 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 26 November 2021 07:51
Banyak Kursi Kosong saat Pengesahan Perda APBD
KOSONG: Pemandangan kursi kosong saat rapat paripurna penetapan APBD 2022, Kamis (25/11) di Gedung DPRD Provinsi Kalsel.

BANJARMASIN – Kursi kosong mewarnai rapat paripurna penetapan APBD tahun 2022, Selasa (25/11) siang. Pantauan di lapangan, dari 55 anggota dewan, hanya ada delapan orang yang ikut rapat.

Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK mengatakan, banyaknya anggota dewan yang tidak hadir lantaran berbarengan dengan adanya agenda kerja di luar daerah. Namun rapat tidak hanya digelar off line tapi juga online.

“Maklumi sajalah, yang penting forum selesai. Semua agenda sudah kami bahas dalam rapat Banggar,” kata politikus Fraksi Golkar ini.

Contohnya, Wakil Ketua M Syaripuddin menghadiri kegiatan di luar daerah. Sementara anggota dewan yang lain juga ada kegiatan kedewanan. “Seperti wakil Ketua, saya minta hadiri acara di Lombok, ada juga yang cuti melahirkan,” jelasnya.

Meski hanya ada anggota dalam hitungan jari, Perda APBD Kalsel 2022 yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel H Supian HK dan Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar tetap disahkan.

Diwartakan sebelumnya, setelah melalui perdebatan panjang dan protes dari para wakil rakyat, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalsel pada 2022 akhirnya disepakati sebesar Rp5,56 triliun.

“Jadi, sudah disepakati APBD 2022 sebesar Rp5,56 triliun,” kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel, Roy Rizali Anwar kepada wartawan, usai rapat Badan Anggaran DPRD Kalsel bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Selasa (23/11), di Banjarmasin.

Anggaran tahun 2022 masih didominasi untuk pemulihan ekonomi yang dihantam pandemi Covid-19, sarana infrastruktur, termasuk sektor pendidikan dan kesehatan. Namun APBD tersebut belum termasuk anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK), sebab masih menunggu petunjuk teknis dari pusat terkait penggunaannya.

“Kita perlu mengalokasi anggaran untuk pemulihan ekonomi, terutama bantuan bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), mengingat ini sangat krusial,” jelas Roy saat itu. (gmp)


BACA JUGA

Sabtu, 04 Desember 2021 08:24

Pemprov Kalsel Siapkan Logistik Bencana Cukup Sampai 2022

BANJARBARU - Pemprov Kalsel melalui Dinas Sosial bakal menyiapkan logistik…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:57

Rp111 Miliar DAK Fisik Kalsel Gagal Terserap

BANJARMASIN - Daftar Isian Pelaksaan Anggaran (DIPA) dan alokasi Transfer…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:51

Semua SMA/SMK di Kalsel Diusulkan Buka

BANJARBARU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel ingin segera…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:49

Andi Tenri Satu-satunya Wakil Kalsel

BANJARMASIN - Andi Tenri Sompa, akademisi asal Kalsel yang mengajar…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:41

APBD Banjarmasin Defisit Rp291 Miliar

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin sudah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:39

Libur Akhir Semester Digeser

BANJARMASIN - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 selama…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:36

Taman Satwa Pengin Tambah Koleksi Satwa

BANJARMASIN - Meski masih ditutup, Taman Satwa di Jalan Jahri…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:34

105 Desa Terdampak, Markas Polres HSU Tak Luput Banjir Kiriman

AMUNTAI - Meluapnya tiga aliran sungai yang membelah Kota Amuntai…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:13
Pemkab Tanah Bumbu

Hari PUPR Dirayakan

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Pekerjaan Umum…

Sabtu, 04 Desember 2021 07:12
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Hadiri Musrenbang

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar menghadiri Musyawarah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers