MANAGED BY:
KAMIS
02 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 26 November 2021 14:32
Tolak Upah Murah, Buruh: Apakah Gubernur Berani?
TOLAK UMP: Ribuan buruh mendatangi gedung DPRD di Jalan Lambung Mangkurat, kemarin (25/11). | FOTO: ENDANG SYARIFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Ribuan buruh berdemo di depan gedung DPRD Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat, kemarin (25/11).

Unjuk rasa itu menolak upah murah. Menyusul kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalsel 2022 yang hanya 1,01 persen atau Rp29 ribu.

Mereka mengancam takkan membubarkan diri sebelum Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor datang. Jika sedang sibuk, minimal ada panggilan video untuk menyapa pendemo.

Pokok tuntutan, buruh mendesak gubernur mencabut surat keputusan (SK) penetapan UMP tersebut.

"Kami tetap akan berada di sini sampai gubernur menganulir penetapan UMP,” kata koordinator aksi, Yoeyoen Indharto.

Massa mencari gubernur lantaran DPRD tak lagi dipercayai. Legislator dianggap hanya bisa menampung aspirasi, tanpa memperjuangkannya.

"Tapi, apakah gubernur berani membatalkannya?" tanya Yoeyoen.

Aksi turun ke jalan itu juga digelar buruh di kota-kota lainnya. Kenaikan UMP yang berkisar satu persen itu merata terjadi di seluruh daerah Indonesia.

"Kami akan layangkan pemberitahuan aksi susulan," tutup Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kalsel tersebut.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel, Siswansyah yang menemui massa menyampaikan permohonan maaf dari Paman Birin, sapaan akrab gubernur.

"Saya sampaikan permintaan maaf dari gubernur. Beliau sedang berada di Jakarta," ujarnya. Siswansyah berjanji akan meneruskan semua tuntutan buruh dalam aksi tersebut kepada atasannya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Firman Yusi menyatakan dukungan kepada kaum buruh Banua.
Dia juga menawarkan bantuan untuk mempertemukan perwakilan buruh dan gubernur. "Nanti kita atur waktunya," ujarnya.

Sempat ngotot-ngototan, keinginan buruh akhirnya tak terpenuhi. Pantauan Radar Banjarmasin, menjelang magrib, buruh akhirnya membubarkan diri. (gmp/fud)


BACA JUGA

Rabu, 01 Desember 2021 16:11

Jangan Kaget, Lampu Merah di Simpang Empat Batulicin Mati

BATULICIN - Bagi Anda yang melintas pusat kota Simpang Empat,…

Rabu, 01 Desember 2021 12:17

Puluhan Obat yang Diduga Mengandung Narkotika Dimusnahkan

PARINGIN – Pemusnahan barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang, dilakukan…

Rabu, 01 Desember 2021 07:01

SLB Tepis Anggapan Sumbangan Konsumsi

BANJARBARU - Kepala SLB-C Negeri Pembina Rosita Sari bersama Wakesek…

Rabu, 01 Desember 2021 06:51

Konsinyasi Bermodal Berkas Fotokopi, Pembebasan Lahan Jembatan HKSN 1 Digugat

Pemilik lahan yang menolak ganti rugi pembebasan untuk pembangunan Jembatan…

Rabu, 01 Desember 2021 06:40

Giliran Sekretaris Dinkes Diperiksa Soal Iuran HKN

BANJARMASIN - Kemarin (30/11), giliran Sekretaris Dinas Kesehatan Banjarmasin, Dwi…

Selasa, 30 November 2021 15:38

Banjir di Tabalong Menuju Kawasan Batas Amuntai

TANJUNG – Kondisi banjir akibat luapan air sungai di Tabalong…

Selasa, 30 November 2021 15:36

Penggerebekan Rumah Sewaan di Karangan Putih Membuahkan Dua Pelaku Sabu

TANJUNG – Kepala Satuan (Kasat) Resnarkoba Polres Tabalong, Iptu Sutargo…

Selasa, 30 November 2021 13:55

Sabu 17,25 Gram Dimusnahkan di Hadapan Pelaku

TANJUNG – Sebanyak 17,25 gram sabu-sabu dimusnahkan dengan cara diblender…

Selasa, 30 November 2021 11:44

Banjir Bocil HSU 'Himung' Bermain Air

AMUNTAI - Jalan Ahmad Yani di depan Kantor Bupati Kabupaten…

Selasa, 30 November 2021 08:46

Nama Kajari HSU Dicatut

AMUNTAI - Aparat kejaksaan menyampaikan informasi kepada pejabat, pegawai kepala…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers