MANAGED BY:
SELASA
16 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 07 Desember 2021 08:36
Gara-Gara Pisang, Maradapan Longsor
TATA KEMBALI: Rumah warga Pulau Maradapan terkena dampak longsoran bukit di belakang permukiman. Alih fungsi lahan menjadi kebun pisang diduga menjadi penyebab utama longsor.

KOTABARU - Selain curah hujan tinggi, salah satu penyebab bencana longsor di Pulau Maradapan, Senin (29/11) pekan lalu, diduga berasal dari alih fungsi lahan. Di lereng bukit yang longsor, kini tak tampak lagi pepohonan besar. Tanahnya lebih banyak ditanami pohon pisang.

Hal itu juga diketahui oleh rombongan Pemkab Kotabaru, bersama jajaran unsur Forkopimda dan Direktorat Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Mereka mengunjungi kawasan itu, belum lama tadi, sekaligus mengantar bantuan ke warga yang terdampak.

Bupati Kotabaru Sayed Jafar dan Dandim 1004 Kotabaru Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi mengaku heran lantaran melihat tanaman pisang di lereng bukit itu. Keduanya sepakat, hal itu sangat membahayakan. Dan bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya longsor.

Kepala Desa Maradapan Muhammad Guzali Rahman di hadapan bupati dan dandim membeberkan alasan, mengapa masyarakat menanam pohon pisang di lereng bukit. "Karena memang, itu satu-satunya harapan masyarakat. Agar mereka bisa bertahan hidup," ungkapnya.

Untuk bulan Desember hingga April mendatang, tambahnya, nelayan kurang berani ke laut. Musim ombak tinggi. "Kalau tidak berkebun, mau makan apa kami," ucapnya.

Mendengar penjelasan Guzali, Sayed Jafar berjanji bakal memikirkan nasib warga. Agar ke depan, warga tidak lagi menanam pisang di lereng bukit. Mengingat bisa menjadi bom waktu. "Kalau saya lihat, tanahnya subur. Nanti saya koordinasikan lagi dengan Dinas Perkebunan," janjinya.

Senada, Dandim 1004 Kotabaru Letkol Inf Roy Fakhrul Rozi menambahkan, pihaknya akan fokus pada kegiatan penanganan pasca bencana. "Kalau kami lihat, mata pencaharian masyarakat di sini nelayan dan berkebun. Tapi untuk berkebunnya, masyarakat menanam pisang di lereng bukit. Ini sangat membahayakan," ucapnya.

Nanti, lanjut dia, pihaknya akan ikut merencanakan. Bagaimana menata kawasan di Maradapan supaya tidak lagi terjadi bencana longsor. (jum)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers