MANAGED BY:
SENIN
23 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 27 Desember 2021 09:38
Jalur Neraka Mulai Nyaman
MULAI BAGUS: Pekerja mengaspal Jalan Gubernur Syarkawi, kemarin. Pertengahan tahun tadi, ruas jalan ini tak bisa ditembus karena rusak parah. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Sempat menjadi jalur neraka karena kondisinya yang rusak parah pasca diterjang banjir awal tahun tadi, perlahan Jalan Gubernur Syarkawani mulai tertangani. Bahkan, sebagian ruas jalan lingkar utara ini sudah teraspal mulus.

Pada pertengahan tahun tadi, ruas jalan ini membuat sopir menderita. Banyak yang rela nginap di jalan karena susah melintas. Kemacetan pun kerap terjadi. Kala itu tak ada jalan alternatif lain karena Jembatan Alalak belum selesai dikerjakan.

Jalan alternatif yang ada hanya melalui jalan tambang. Itu pun kondisinya tak lebih baik. Untungnya saat itu pihak ketiga menyediakan penyeberangan sungai dengan kapal LCT. Namun, para sopir harus menyediakan biaya lebih untuk bayar feri penyeberangan ini.

Seiring Jembatan Alalak selesai, kemacetan di Jalan Lingkar Utara pun tak terjadi lagi. Praktis membuat jalan ini mudah diperbaiki. “Memang kendalanya masih cuaca. Tapi pelan-pelan bisa kami perbaiki,” kata pejabat di Pelaksana Jalan Nasional II Kalsel, Bambang Raharmadi, kemarin.

Paket pekerjaan jalan ini meliputi Jalan Simpang Handil Bakti sampai Km 17 (By Pass Banjarmasin, dengan panjang mencapai 27 Km. Menelan anggaran sebesar Rp174 miliar, pekerjaan ini harus sudah selesai akhir tahun 2022 mendatang. Proyek ini dikerjakan oleh WIKA-PANDJI, KSO selaku kontraktor. Penyedia jasa yang sama pekerjaan Jembatan Alalak I.

Dijelaskan Bambang, ruas jalan ini dikerjakan dengan model pekerjaan penguatan tanah lunak lebih dulu. Usai penguatan tanah dasar dengan cerucuk, lalu dilakukan pelapisan geotekstil sebelum pengaspalan. Tak hanya itu, untuk menghindari jalan rusak karena kebanjiran, di beberapa titik dibuat cross drain atau saluran drainase di bawah jalan. 

Ruas-ruas yang telah ditangani hingga saat ini adalah pekerjaan rekonstruksi jalan sepanjang 2,8 kilometer yang sudah dilaksanakan pekerjaan CTRB (Cement Treated Recycle Base) dan pengaspalan. Selain itu sudah dilakikan peningkatan badan jalan dari 2 lajur menjadi 4 lajur sepanjang 2 Km, serta pelebaran badan sepanjang 3 Km yang juga sudah dilaksanakan pengaspalan. “Kami ingin jalan ini tak lagi rusak seperti dulu, jalan ini menjadi jalur vital, agar angkutan berat tak masuk ke dalam kota,” ujar Bambang.

Kendala cuaca atau curah hujan yang cukup tinggi sedikit menghambat proses pelaksanaan pekerjaan. Namun, pihaknya optimis kontraktor dapat menyelesaikan paket pekerjaan ini tahun depan. “Jalan ini harus tuntas cepat sesuai mutu pekerjaan. Agar nantinya jalan nasional ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mendukung kelancaran transportasi dari Kalsel ke Kalteng, maupun sebaliknya,” imbuhnya.

Penanganan ruas jalan ini sendiri sudah dilakukan sejak lama. Beberapa lobang sudah ditutup dengan aspal baru. Namun, banjir yang terjadi awal tahun tadi membuat jalan rusak, bahkan semakin parah. Ada 7 titik yang rusak parah karena banjir tersebut.

Jalan lingkar utara ketika panas berdebu, ketika hujan menjadi bubur. Sangat membahayakan pengendara ketika malam hari. “Untungnya Jembatan Alalak sudah tuntas. Saya bisa lewat sana. Tapi sebaiknya segera tuntas agar tak jauh memutar dan meminimalisir kecelakaan di dalam kota,” tutur Mahdi, sopir angkutan bahan pokok tujuan Palangka, Kalteng ini. (mof/by/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Mei 2022 13:03

Dulunya Jadi Korban Pencurian, Lalu Memeras Pencuri, Gantian Masuk Penjara

ZA (38) tidak tahan terus diperas usai keluar dari menjalani…

Sabtu, 21 Mei 2022 13:01

Modus Rukiah, Ternyata Cabul, Guru Agama Divonis Bersalah

Guru agama berinisial SA (45) akhirnya divonis bersalah di Pengadilan…

Sabtu, 21 Mei 2022 12:58

JANGAN BOROS..!! Kunjungan Kerja DPRD Banjarmasin Sebaiknya Digantikan Zoom

Rencana DPRD Kota Banjarmasin membangun gedung baru disebut Direktur Borneo…

Sabtu, 21 Mei 2022 12:57

Hanya Perbolehkan Sapi dari NTT, PMK Belum Terdeteksi di Banjarbaru

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi menjadi kekhawatiran tersendiri…

Jumat, 20 Mei 2022 13:03

Penggelapan Mobil Mewah di Pelabuhan Trisakti Berhasil Digagalkan

Sebuah mobil mewah disita Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) pada…

Jumat, 20 Mei 2022 13:01

Tempat Karaoke Ilegal Menjamur di Tapin

Hingga sekarang, Pemerintah Kabupaten Tapin belum pernah mengeluarkan izin karaoke…

Jumat, 20 Mei 2022 12:59

Menara BTS Marak di Banjarmasin, DPRD: Tahun Depan Dipungut Retribusi

Maraknya pendirian Base Transceiver Station (BTS) atau menara telekomunikasi di…

Jumat, 20 Mei 2022 12:14

Kebijakan Pelat Putih Mulai Berlaku Juni, tapi Belum Ada yang Pesan

 Polri resmi mengganti warna dasar pelat nomor kendaraan dari hitam…

Jumat, 20 Mei 2022 12:09

Kapan Banjarmasin Boleh Melepas Masker? Pemko Tak Mau Terburu-buru

Presiden Joko Widodo membolehkan masyarakat melepas masker bila berada di…

Kamis, 19 Mei 2022 16:04

UKK Imigrasi di Balangan Siap Berikan Layanan Keimigrasian

PARINGIN – Sejak akhir tahun 2021 kemarin pelayanan keimigrasian telah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers