MANAGED BY:
SENIN
03 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 27 Desember 2021 09:38
Jalur Neraka Mulai Nyaman
MULAI BAGUS: Pekerja mengaspal Jalan Gubernur Syarkawi, kemarin. Pertengahan tahun tadi, ruas jalan ini tak bisa ditembus karena rusak parah. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Sempat menjadi jalur neraka karena kondisinya yang rusak parah pasca diterjang banjir awal tahun tadi, perlahan Jalan Gubernur Syarkawani mulai tertangani. Bahkan, sebagian ruas jalan lingkar utara ini sudah teraspal mulus.

Pada pertengahan tahun tadi, ruas jalan ini membuat sopir menderita. Banyak yang rela nginap di jalan karena susah melintas. Kemacetan pun kerap terjadi. Kala itu tak ada jalan alternatif lain karena Jembatan Alalak belum selesai dikerjakan.

Jalan alternatif yang ada hanya melalui jalan tambang. Itu pun kondisinya tak lebih baik. Untungnya saat itu pihak ketiga menyediakan penyeberangan sungai dengan kapal LCT. Namun, para sopir harus menyediakan biaya lebih untuk bayar feri penyeberangan ini.

Seiring Jembatan Alalak selesai, kemacetan di Jalan Lingkar Utara pun tak terjadi lagi. Praktis membuat jalan ini mudah diperbaiki. “Memang kendalanya masih cuaca. Tapi pelan-pelan bisa kami perbaiki,” kata pejabat di Pelaksana Jalan Nasional II Kalsel, Bambang Raharmadi, kemarin.

Paket pekerjaan jalan ini meliputi Jalan Simpang Handil Bakti sampai Km 17 (By Pass Banjarmasin, dengan panjang mencapai 27 Km. Menelan anggaran sebesar Rp174 miliar, pekerjaan ini harus sudah selesai akhir tahun 2022 mendatang. Proyek ini dikerjakan oleh WIKA-PANDJI, KSO selaku kontraktor. Penyedia jasa yang sama pekerjaan Jembatan Alalak I.

Dijelaskan Bambang, ruas jalan ini dikerjakan dengan model pekerjaan penguatan tanah lunak lebih dulu. Usai penguatan tanah dasar dengan cerucuk, lalu dilakukan pelapisan geotekstil sebelum pengaspalan. Tak hanya itu, untuk menghindari jalan rusak karena kebanjiran, di beberapa titik dibuat cross drain atau saluran drainase di bawah jalan. 

Ruas-ruas yang telah ditangani hingga saat ini adalah pekerjaan rekonstruksi jalan sepanjang 2,8 kilometer yang sudah dilaksanakan pekerjaan CTRB (Cement Treated Recycle Base) dan pengaspalan. Selain itu sudah dilakikan peningkatan badan jalan dari 2 lajur menjadi 4 lajur sepanjang 2 Km, serta pelebaran badan sepanjang 3 Km yang juga sudah dilaksanakan pengaspalan. “Kami ingin jalan ini tak lagi rusak seperti dulu, jalan ini menjadi jalur vital, agar angkutan berat tak masuk ke dalam kota,” ujar Bambang.

Kendala cuaca atau curah hujan yang cukup tinggi sedikit menghambat proses pelaksanaan pekerjaan. Namun, pihaknya optimis kontraktor dapat menyelesaikan paket pekerjaan ini tahun depan. “Jalan ini harus tuntas cepat sesuai mutu pekerjaan. Agar nantinya jalan nasional ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mendukung kelancaran transportasi dari Kalsel ke Kalteng, maupun sebaliknya,” imbuhnya.

Penanganan ruas jalan ini sendiri sudah dilakukan sejak lama. Beberapa lobang sudah ditutup dengan aspal baru. Namun, banjir yang terjadi awal tahun tadi membuat jalan rusak, bahkan semakin parah. Ada 7 titik yang rusak parah karena banjir tersebut.

Jalan lingkar utara ketika panas berdebu, ketika hujan menjadi bubur. Sangat membahayakan pengendara ketika malam hari. “Untungnya Jembatan Alalak sudah tuntas. Saya bisa lewat sana. Tapi sebaiknya segera tuntas agar tak jauh memutar dan meminimalisir kecelakaan di dalam kota,” tutur Mahdi, sopir angkutan bahan pokok tujuan Palangka, Kalteng ini. (mof/by/ran)


BACA JUGA

Jumat, 30 September 2022 11:24

Sudah Belasan Tahun Beroperasi, Tambang Emas di Sungai Durian Baru Heboh Sekarang

Ini tambang emas tua. Tempat orang mencari rezeki atau lari…

Jumat, 30 September 2022 11:22

Warga Terdampak Longsor Minta Kompensasi Satu Miliar Satu Rumah

 Yang dikhawatirkan terjadi juga. Jalan Trans Kalimantan di Kecamatan Satui…

Jumat, 30 September 2022 11:21

Pembayaran Tarif Leding Kembali ke Aturan Awal, Bayar Sesuai Pemakaian

 PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar kembali menyesuaikan tarifnya. Diputuskan…

Jumat, 30 September 2022 11:19

Tak Ada Upaya Lagi Mempertahankan Banjarmasin Sebagai Ibu Kota Kalsel

 Kuasa hukum Kamar Dagang Industri (Kadin) dan Forum Kota (Forkot)…

Jumat, 30 September 2022 11:17

Banyaknya Petani Gagal Panen, Pedagang Beras di Kalsel Andalkan Stok Lama

Curah hujan yang cukup tinggi dalam sebulan terakhir, memberikan dampak…

Jumat, 30 September 2022 11:14

Arahan Mendagri, Wali Kota Banjarmasin Tarik Permohonan Judical Review Status Ibukota

Majelis Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak permohonan pengajuan gugatan terkait…

Kamis, 29 September 2022 10:51

Diburu Polisi..!! Penyebar Video Gay Diduga Kabur Keluar Kalsel

Terduga perekam sekaligus pemeran video mesum sesama jenis, tak kunjung…

Kamis, 29 September 2022 10:49

Akar Pohon Jadi Kendala Pembenahan Drainase di Banjarmasin

Proyek pembenahan drainase di sejumlah ruas jalan lingkungan di Kota…

Kamis, 29 September 2022 10:48

Brakk! Toko di Pasar Baru Ambruk, Diduga Karena Bangunan Sudah Tua

 Bagian dalam toko peralatan mesin di kawasan Pasar Baru, ambruk,…

Kamis, 29 September 2022 10:44

Petaka Tambang Emas Ilegal di Kotabaru, Diperkirakan Masih Banyak Korban yang Tertimbun

Enam orang tewas tertimbun longsor di tambang emas di Desa…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers