MANAGED BY:
SENIN
23 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 29 Desember 2021 12:33
Target Vaksinasi Kalsel Tak Sampai 2 Persen Lagi
KEJAR TARGET: Vaksinasi santri di Ponpes Al-Muhajirin Pemangkih HST saat divaksin. HST akhirnya berhasil memenuhi target 70 persen vaksinasi. | FOTO: JAMALUDDIN/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Masifnya kegiatan vaksinasi demi mengejar target 70 persen mulai terlihat membuahkan hasil. Bagaimana tidak, sisa cakupan dari yang ditargetkan hanya tersisa 1,62 persen. 

“Alhamdulillah capaian vaksinasi begitu melonjak. Semoga sisa tak sampai 2 persen ini akan didapat sebelum 31 Desember mendatang,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, M Muslim kemarin.

Dia begitu yakin sisa tak sampai 2 persen ini terkejar seiring gencarnya vaksinasi yang dilakukan pemerintah kabupaten dan kota. “Kami acung jempol dengan pemerintah daerah yang turut berandil besar melakukan upaya percepatan,” tambahnya.

Disampaikannya, dari data Kemenkes sampai Selasa (28/12) kemarin, cakupan vaksinasi pertama di Kalsel sudah sebanyak 2.161.584. Terdongkraknya cakupan vaksinasi karena tingginya realisasi di Hulu Sungai Tengah (HST) dan Tabalong.

HST sudah menyusul empat daerah lain yang aman 70 persen cakupan vaksinasi pertama. Setelah Banjarbaru, Banjarmasin, Tanah Bumbu dan Balangan. “Tabalong juga hampir 70 persen. Hanya tersisa tak sampai 1 persen hingga malam ini,” sebutnya.

Di Kabupaten Banjar yang sempat berjalan lamban, saat ini sudah bergerak ke 60 persen. “Cakupan dan luasan daerahnya (Kabupaten Banjar) tak bisa disamakan dengan daerah lain. Itu artinya capaiannya sudah tinggi,” imbuhnya.

Bagaimana dengan stok vaksin? Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalsel ini memastikan, jumlahnya sangat cukup. Dari data pihaknya, ada sebanyak 600 ribu dosis yang tersebar di kabupaten dan kota.

Pemprov sendiri harus siap-siap mendapat sanksi jika tak mencapai target 70 persen. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan akan memberi sanksi kepada daerah yang capaian vaksinasinya rendah hingga tutup tahun mendatang. Sanksinya berupa disinsentif atau tidak akan diberikan tambahan dana insentif daerah. (mof/by/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Mei 2022 13:03

Dulunya Jadi Korban Pencurian, Lalu Memeras Pencuri, Gantian Masuk Penjara

ZA (38) tidak tahan terus diperas usai keluar dari menjalani…

Sabtu, 21 Mei 2022 13:01

Modus Rukiah, Ternyata Cabul, Guru Agama Divonis Bersalah

Guru agama berinisial SA (45) akhirnya divonis bersalah di Pengadilan…

Sabtu, 21 Mei 2022 12:58

JANGAN BOROS..!! Kunjungan Kerja DPRD Banjarmasin Sebaiknya Digantikan Zoom

Rencana DPRD Kota Banjarmasin membangun gedung baru disebut Direktur Borneo…

Sabtu, 21 Mei 2022 12:57

Hanya Perbolehkan Sapi dari NTT, PMK Belum Terdeteksi di Banjarbaru

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi menjadi kekhawatiran tersendiri…

Jumat, 20 Mei 2022 13:03

Penggelapan Mobil Mewah di Pelabuhan Trisakti Berhasil Digagalkan

Sebuah mobil mewah disita Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) pada…

Jumat, 20 Mei 2022 13:01

Tempat Karaoke Ilegal Menjamur di Tapin

Hingga sekarang, Pemerintah Kabupaten Tapin belum pernah mengeluarkan izin karaoke…

Jumat, 20 Mei 2022 12:59

Menara BTS Marak di Banjarmasin, DPRD: Tahun Depan Dipungut Retribusi

Maraknya pendirian Base Transceiver Station (BTS) atau menara telekomunikasi di…

Jumat, 20 Mei 2022 12:14

Kebijakan Pelat Putih Mulai Berlaku Juni, tapi Belum Ada yang Pesan

 Polri resmi mengganti warna dasar pelat nomor kendaraan dari hitam…

Jumat, 20 Mei 2022 12:09

Kapan Banjarmasin Boleh Melepas Masker? Pemko Tak Mau Terburu-buru

Presiden Joko Widodo membolehkan masyarakat melepas masker bila berada di…

Kamis, 19 Mei 2022 16:04

UKK Imigrasi di Balangan Siap Berikan Layanan Keimigrasian

PARINGIN – Sejak akhir tahun 2021 kemarin pelayanan keimigrasian telah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers