MANAGED BY:
SENIN
03 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 30 Desember 2021 15:15
Rehab Rutilahu Kepepet Waktu
TINGGAL DI GUBUK: Salah satu penerima bantuan rehabilitasi rutilahu dari Dinas Sosial Banjarmasin. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Penyelesaian program rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Banjarmasin dipastikan sedikit molor.

Kepala Dinas Sosial Banjarmasin, Iwan Ristianto mengatakan ada dua sebab.

Pertama, keterlambatan internal dalam mengurus administrasi. Kedua, cuaca buruk yang melanda hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

"Termasuk banjir rob, itu juga menghambat pengerjaan beberapa rumah keluarga penerima manfaat (KPM)," jelasnya kemarin (29/12).

"Kami juga terlambat memulainya. Jadi berimbas pada target sebelumnya, yakni pertengahan Desember sudah rampung," tambahnya.

Tak ada pilihan, bedah rumah ini harus dikebut. Harus rampung pada akhir bulan ini.

Dan Iwan mengaku masih optimis. Alasannya, perkembangannya sudah mencapai 90 persen.

Selebihnya, kebanyakan tinggal laporan dari KPM terkait penggunaan bantuan. Seperti laporan pembelian material bangunan dan pembayaran upah tukang.

"Kami masih yakin bisa menyelesaikannya pada tahun ini juga," tutup Iwan.

Diwartakan sebelumnya, Kepala Bidang Jaminan Sosial dan Penanganan Kemiskinan (Jamsos-PK) Dinsos Banjarmasin, Amrullah menyatakan program ini paling lambat rampung pada pekan ketiga Desember.

Belakangan ia menarik pernyataannya. Mengingat program rehab ini tak digelar serentak oleh semua KPM.

"Ternyata bertahap, tidak semua KPM sama jadwal pencairannya. Sehingga waktu pelaksanaannya pun tidak sama," pungkasnya.

Sebagai pengingat, KPM yang dibantu telah diverifikasi dinsos. Tahun 2021 diusulkan 153 rumah. Tapi hanya 83 rumah yang memenuhi syarat.

Paling banyak dibantu adalah Kecamatan Banjarmasin Utara. Tepatnya di Kelurahan Antasan Kecil Timur (AKT). Di sana ada sebanyak 25 rumah yang dibantu.

Syarat terpenting adalah status tanah dan bangunan milik sendiri. Tidak dibangun di atas lahan negara atau yang dilarang pemerintah, dan tidak terbelit masalah utang hingga warisan. (war/fud)


BACA JUGA

Senin, 03 Oktober 2022 07:19

Upayakan Pantai Terus Bersih

BATULICIN – Kantor KSOP Kelas III Kotabaru-Batulicin dan Dinas Lingkungan…

Senin, 03 Oktober 2022 07:18

Mendongeng Mulai Digalakkan

BATULICIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu,…

Senin, 03 Oktober 2022 07:16

Pemko Raih Juara Dua di Ajang Inovasi se-Kalsel

BANJARBARU - Kota Banjarbaru meraih Juara 2 dalam ajang Kalsel…

Senin, 03 Oktober 2022 07:15

Komisi I DPRD Kota Banjarbaru Sambangi RSDI

BANJARBARU - Komisi 1 DPRD Banjarbaru melakukan kunjungan ke RSD…

Jumat, 30 September 2022 11:24

Sudah Belasan Tahun Beroperasi, Tambang Emas di Sungai Durian Baru Heboh Sekarang

Ini tambang emas tua. Tempat orang mencari rezeki atau lari…

Jumat, 30 September 2022 11:22

Warga Terdampak Longsor Minta Kompensasi Satu Miliar Satu Rumah

 Yang dikhawatirkan terjadi juga. Jalan Trans Kalimantan di Kecamatan Satui…

Jumat, 30 September 2022 11:21

Pembayaran Tarif Leding Kembali ke Aturan Awal, Bayar Sesuai Pemakaian

 PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar kembali menyesuaikan tarifnya. Diputuskan…

Jumat, 30 September 2022 11:19

Tak Ada Upaya Lagi Mempertahankan Banjarmasin Sebagai Ibu Kota Kalsel

 Kuasa hukum Kamar Dagang Industri (Kadin) dan Forum Kota (Forkot)…

Jumat, 30 September 2022 11:17

Banyaknya Petani Gagal Panen, Pedagang Beras di Kalsel Andalkan Stok Lama

Curah hujan yang cukup tinggi dalam sebulan terakhir, memberikan dampak…

Jumat, 30 September 2022 11:14

Arahan Mendagri, Wali Kota Banjarmasin Tarik Permohonan Judical Review Status Ibukota

Majelis Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak permohonan pengajuan gugatan terkait…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers