MANAGED BY:
SENIN
23 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 30 Desember 2021 15:15
Rehab Rutilahu Kepepet Waktu
TINGGAL DI GUBUK: Salah satu penerima bantuan rehabilitasi rutilahu dari Dinas Sosial Banjarmasin. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Penyelesaian program rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Banjarmasin dipastikan sedikit molor.

Kepala Dinas Sosial Banjarmasin, Iwan Ristianto mengatakan ada dua sebab.

Pertama, keterlambatan internal dalam mengurus administrasi. Kedua, cuaca buruk yang melanda hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

"Termasuk banjir rob, itu juga menghambat pengerjaan beberapa rumah keluarga penerima manfaat (KPM)," jelasnya kemarin (29/12).

"Kami juga terlambat memulainya. Jadi berimbas pada target sebelumnya, yakni pertengahan Desember sudah rampung," tambahnya.

Tak ada pilihan, bedah rumah ini harus dikebut. Harus rampung pada akhir bulan ini.

Dan Iwan mengaku masih optimis. Alasannya, perkembangannya sudah mencapai 90 persen.

Selebihnya, kebanyakan tinggal laporan dari KPM terkait penggunaan bantuan. Seperti laporan pembelian material bangunan dan pembayaran upah tukang.

"Kami masih yakin bisa menyelesaikannya pada tahun ini juga," tutup Iwan.

Diwartakan sebelumnya, Kepala Bidang Jaminan Sosial dan Penanganan Kemiskinan (Jamsos-PK) Dinsos Banjarmasin, Amrullah menyatakan program ini paling lambat rampung pada pekan ketiga Desember.

Belakangan ia menarik pernyataannya. Mengingat program rehab ini tak digelar serentak oleh semua KPM.

"Ternyata bertahap, tidak semua KPM sama jadwal pencairannya. Sehingga waktu pelaksanaannya pun tidak sama," pungkasnya.

Sebagai pengingat, KPM yang dibantu telah diverifikasi dinsos. Tahun 2021 diusulkan 153 rumah. Tapi hanya 83 rumah yang memenuhi syarat.

Paling banyak dibantu adalah Kecamatan Banjarmasin Utara. Tepatnya di Kelurahan Antasan Kecil Timur (AKT). Di sana ada sebanyak 25 rumah yang dibantu.

Syarat terpenting adalah status tanah dan bangunan milik sendiri. Tidak dibangun di atas lahan negara atau yang dilarang pemerintah, dan tidak terbelit masalah utang hingga warisan. (war/fud)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Mei 2022 13:03

Dulunya Jadi Korban Pencurian, Lalu Memeras Pencuri, Gantian Masuk Penjara

ZA (38) tidak tahan terus diperas usai keluar dari menjalani…

Sabtu, 21 Mei 2022 13:01

Modus Rukiah, Ternyata Cabul, Guru Agama Divonis Bersalah

Guru agama berinisial SA (45) akhirnya divonis bersalah di Pengadilan…

Sabtu, 21 Mei 2022 12:58

JANGAN BOROS..!! Kunjungan Kerja DPRD Banjarmasin Sebaiknya Digantikan Zoom

Rencana DPRD Kota Banjarmasin membangun gedung baru disebut Direktur Borneo…

Sabtu, 21 Mei 2022 12:57

Hanya Perbolehkan Sapi dari NTT, PMK Belum Terdeteksi di Banjarbaru

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi menjadi kekhawatiran tersendiri…

Jumat, 20 Mei 2022 13:03

Penggelapan Mobil Mewah di Pelabuhan Trisakti Berhasil Digagalkan

Sebuah mobil mewah disita Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) pada…

Jumat, 20 Mei 2022 13:01

Tempat Karaoke Ilegal Menjamur di Tapin

Hingga sekarang, Pemerintah Kabupaten Tapin belum pernah mengeluarkan izin karaoke…

Jumat, 20 Mei 2022 12:59

Menara BTS Marak di Banjarmasin, DPRD: Tahun Depan Dipungut Retribusi

Maraknya pendirian Base Transceiver Station (BTS) atau menara telekomunikasi di…

Jumat, 20 Mei 2022 12:14

Kebijakan Pelat Putih Mulai Berlaku Juni, tapi Belum Ada yang Pesan

 Polri resmi mengganti warna dasar pelat nomor kendaraan dari hitam…

Jumat, 20 Mei 2022 12:09

Kapan Banjarmasin Boleh Melepas Masker? Pemko Tak Mau Terburu-buru

Presiden Joko Widodo membolehkan masyarakat melepas masker bila berada di…

Kamis, 19 Mei 2022 16:04

UKK Imigrasi di Balangan Siap Berikan Layanan Keimigrasian

PARINGIN – Sejak akhir tahun 2021 kemarin pelayanan keimigrasian telah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers