MANAGED BY:
KAMIS
07 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Kamis, 30 Desember 2021 16:47
Gubernur Kalsel Resmikan SPKLU Terbesar di Kalimantan

Sekaligus Nyalakan Listrik 24 Jam di Enam Desa Aranio

SIMULASI: GM PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalselteng, Tonny Bellamy mensimulasikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). | FOTO: PLN FOR RADAR BANJARMASIN.

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, Kamis (30/12) kemarin meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terbesar di Kalimantan dan penyalaan listrik 24 jam di Desa Banua Riam, Kala’an, Apuai, Belangian, Pa’au, dan Artain.

Peresmian digelar di Halaman Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng), Jalan Panglima Batur Barat No 01, Kota Banjarbaru.

SPKLU ini merupakan tempat mengisi daya (charge) listrik sebagai bahan bakar kendaraan listrik.SPKLU ini dibangun untuk mendukung Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan listrik berbasis baterai (Battery electric Vehicle) untuk transportasi berbasis baterai. Dengan hadirnya SPKLU ini dapat mengurangi emisi karbon akibat penggunaan bahan bakar Fosil.

Fitur teknologi fast charging 50 KW ditawarkan SPKLU ini agar mampu mengisi daya mobil Listrik dari baterai 20 persen sampai 100 persen hanya dalam 45 Menit. Sehingga dengan kapasitas dan kecepatan charging yang ditawarkan menjadikan SPKLU di PLN Kalselteng ini menjadi SPKLU Terbesar di Kalimantan (The Biggest SPKLU In Borneo).

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengapresiasi hadirnya SPKLU terbesar di Kalimantan dan juga dilistrikinya enam desa di Kecamatan Aranio. “Listrik ini bisa kita katakana saat ini adalah kebutuhan dasar. Tidak hanya di perkotaan, maupun juga pedesaan. Tentunya kita mengapresiasi rasio elektrifikasi kita di Kalsel sudah mencapai 99 persen lebih. Ini sungguh capaian yang luar biasa,” ujar Paman Birin (biasa ia disapa, red).

Kemampuan listrik di daerah ini ungkap Paman Birin juga meningkatkan daya saing daerah. Hal ini juga untuk mempersiapkan Kalsel sebagai penyangga atau pendukung hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) Kalimantan Timur dan juga Food Estate di Kalimantan Tengah.

“Sektor industri pun terdorong untuk masuk ke Kalsel jika pasokan dan jangkauan listrik kita semakin bagus,” ujarnya.

Sementara GM PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalselteng, Tonny Bellamy mengatakan, peresmian SPKLU ini merupakan langkah awal PLN Kalselteng mendukung peneterasi kendaraan listrik sebagai salah satu instrumen promosi dan branding transportasi ramah lingkungan yang akan memberikan dampak yang signifikan terhadap kemajuan kendaraan listrik berbasis baterai khususnya pada Kalsel terutama di Kota Banjarbaru dan sekitarnya.

“Pada hari ini (kemarin, red) juga menjadi sejarah di Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar, sebanyak 6 Desa yaitu Desa Banua Riam, Kala’an, Apuai, Belangian, Pa’au, dan Artain. Yang sebelumnya isolated, saat ini tersambung dengan sistem Kalimantan dan 609 pelanggan telah menikmati listrik 24 jam,” ujar Tonny.

Guna mewujudkan hal tersebut PLN membangun jaringan listrik yang membentang sepanjang total 16 Kilometer Sirkuit (KMS). Dengan tersambungnya listrik di 6 desa tersebut sekaligus menghentikan operasi Pembangkit diesel PLTD Banua Riam, sehingga biaya pokok produksi PLN dapat semakin efisien, serta mendukung komitmen pemerintah untuk mencapai Nationally Determined Contributions(NDC) di tahun 2030 dan net zero emission di tahun 2060.

"Diharapkan dengan adanya listrik ini tidak hanya dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan masyarakat akan energi listrik, akan tetapi yang lebih penting lagi adalah mendorong pertumbuhan ekonomi dan perkembangan wilayah khususnya di Kalimantan Selatan," harapnya.

Ia juga berharap dengan adanya listrik di rumah-rumah warga dapat meningkatkan produktivitas masyarakat. "Listrik tentu dapat menunjang banyak kegiatan dan aktivitas warga tidak hanya dimalam hari tapi juga di siang hari. Listrik bukan hanya memberikan penerangan, tapi listrik juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup," pungkasnya. (mat)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers