MANAGED BY:
SENIN
23 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 24 Januari 2022 13:12
Sejumlah Sekolah Minta PTM 100 Persen
KONDUSIF: Suasana pembelajaran tatap muka (PTM) di SMKN 2 Banjarbaru, beberapa waktu lalu. Melihat kasus Covid-19 di Kalsel terus melandai, sejumlah SMA/SMK meminta agar pembelajaran tatap muka (PTM) digelar 100 persen. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

Melihat kasus Covid-19 di Kalsel terus melandai, sejumlah SMA/SMK meminta agar pembelajaran tatap muka (PTM) digelar 100 persen. Karena saat ini siswa yang masuk masih dibatasi 50 persen.

Salah satu sekolah yang menginginkan agar PTM dilaksanakan 100 persen ialah SMAN 1 Martapura. Kepala sekolahnya, Eko Sanyoto mengaku sudah mendatangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel untuk membahas hal ini. “Saya sudah berkoordinasi dengan Disdik agar PTM dilaksanakan 100 persen,” kata Eko kepada Radar Banjarmasin. Dia menyebut, pihaknya mengusulkan agar PTM digelar 100 persen agar proses belajar berjalan efektif. “Kalau PTM 50 persen tidak efektif. Karena jam belajar tidak maksimal, belajar ke sekolah juga gantian,” sebutnya.

Terkait protokol kesehatan, Eko memastikan sekolahnya sudah siap menggelar PTM 100 persen dengan proses yang ketat. “Kami juga selalu menyosialisasikan prokes ke murid dan warga sekolah lainnya,” paparnya.

Di sisi lain, Kepala SMAN 1 Banjarbaru Vina Rahmiati juga sepakat PTM digelar 100 persen. “Karena berdasarkan SKB 4 menteri, syarat PTM 100 persen sudah terpenuhi,” ujarnya. Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, dan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memang telah mengeluarkan SKB terkait restu pelaksanaan PTM 100 persen.

Terkait hal itu, Kepala Disdikbud Kalsel M Yusuf Effendi meminta agar kepala sekolah bersabar dan tetap melaksanakan PTM secara terbatas 50 persen. “Karena di hadapan kita sekarang ada Covid-19 varian baru,” katanya.

Dia menyampaikan, berdasarkan pantauan mereka virus corona varian Omicron di sejumlah daerah terus meningkat. “Jangan sampai di tempat kita juga meningkat. Jadi harus bersabar dulu untuk melaksanakan PTM 100 persen,” ucapnya.

Seandainya ke depan kasus Covid-19 di Kalsel meningkat, maka Yusuf menegaskan Disdikbud Kalsel siap menyesuaikan dengan kebijakan Satgas Covid-19 nasional terkait ketentuan PTM. “Bahkan siap menunda PTM atau menghentikan PTM dan menggantinya dengan Pembelajaran Jarak Jauh ( PJJ) atau secara daring kembali,” tegasnya.

Saat ini ujar dia, seluruh satuan pendidikan SMA, SMK dan SLB di Kalsel telah menggelar PTM setelah keluarnya rekomendasi Satgas Covid-19 serta persetujuan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.

Sekolah yang buka juga sudah memenuhi syarat yang ditentukan, yakni mengisi daftar periksa melalui aplikasi Kemendikbudristek, menyertakan surat persetujuan orang tua/wali siswa tentang PTM, serta menyiapkan dan melengkapi protokol kesehatan.

“Kemudian kapasitas ruangan untuk peserta didik dalam pembelajaran hanya 50 persen. Serta seluruh guru dan siswa sudah divaksin,” beber Yusuf.

Selain dalam rangka menjamin ketaatan sekolah atas ketentuan tersebut, dia menyebut telah ditugaskan koordinator pengawas bersama pengawas pembina untuk memonitor serta membina satuan pendidikan agar taat pada ketentuan yang ada. “Utamanya menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” pungkasnya. (ris/by/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Mei 2022 13:03

Dulunya Jadi Korban Pencurian, Lalu Memeras Pencuri, Gantian Masuk Penjara

ZA (38) tidak tahan terus diperas usai keluar dari menjalani…

Sabtu, 21 Mei 2022 13:01

Modus Rukiah, Ternyata Cabul, Guru Agama Divonis Bersalah

Guru agama berinisial SA (45) akhirnya divonis bersalah di Pengadilan…

Sabtu, 21 Mei 2022 12:58

JANGAN BOROS..!! Kunjungan Kerja DPRD Banjarmasin Sebaiknya Digantikan Zoom

Rencana DPRD Kota Banjarmasin membangun gedung baru disebut Direktur Borneo…

Sabtu, 21 Mei 2022 12:57

Hanya Perbolehkan Sapi dari NTT, PMK Belum Terdeteksi di Banjarbaru

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi menjadi kekhawatiran tersendiri…

Jumat, 20 Mei 2022 13:03

Penggelapan Mobil Mewah di Pelabuhan Trisakti Berhasil Digagalkan

Sebuah mobil mewah disita Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) pada…

Jumat, 20 Mei 2022 13:01

Tempat Karaoke Ilegal Menjamur di Tapin

Hingga sekarang, Pemerintah Kabupaten Tapin belum pernah mengeluarkan izin karaoke…

Jumat, 20 Mei 2022 12:59

Menara BTS Marak di Banjarmasin, DPRD: Tahun Depan Dipungut Retribusi

Maraknya pendirian Base Transceiver Station (BTS) atau menara telekomunikasi di…

Jumat, 20 Mei 2022 12:14

Kebijakan Pelat Putih Mulai Berlaku Juni, tapi Belum Ada yang Pesan

 Polri resmi mengganti warna dasar pelat nomor kendaraan dari hitam…

Jumat, 20 Mei 2022 12:09

Kapan Banjarmasin Boleh Melepas Masker? Pemko Tak Mau Terburu-buru

Presiden Joko Widodo membolehkan masyarakat melepas masker bila berada di…

Kamis, 19 Mei 2022 16:04

UKK Imigrasi di Balangan Siap Berikan Layanan Keimigrasian

PARINGIN – Sejak akhir tahun 2021 kemarin pelayanan keimigrasian telah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers