MANAGED BY:
SENIN
03 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Selasa, 08 Februari 2022 11:15
Nekat Terobos Pemukiman, Deti Si Lutung Takkan Selincah Dulu
BELUM PULIH: Lutung yang termasuk satwa langka ini dirawat di Kebun Binatang Mini Jahri Saleh. Deti, demikian nama panggilannya, menderita luka bakar akibat tersetrum. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

 Dua ekor lutung yang malang. Asyik mencari makan di atas pohon, keduanya tersetrum oleh jaringan kabel di atas permukiman warga. Saat Animal Rescue BPBD Banjarmasin tiba, seekor lutung sudah kabur. Seekornya lagi berhasil dievakuasi. “Mungkin karena cuma menderita luka ringan, maka seekornya lagi bisa kabur,” kata anggota tim, Andy Putra. 

Sementara yang ditolong menderita luka bakar parah. Terutama di leher dan kaki. Sewaktu dievakuasi, lutung ini bahkan tak sanggup bangun. “Terkulai lemah,” tambah Andy.

Peristiwa ini terjadi Jumat (4/2) petang. Di Kompleks Dalem Sakti, Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala. Setelah diobati di tempat kejadian, lutung ini kemudian dibawa ke klinik hewan di Kebun Binatang Mini (KBM) Jahri Saleh, Banjarmasin Utara.

Sabtu (5/2) petang, Radar Banjarmasin memantau kondisinya. Diberi nama Deti, diambil dari nama kawasan ia ditemukan, kondisinya kian membaik.

Sudah bisa duduk dengan mencengkeram erat bilah-bilah kandangnya. Ketua tim Animal Rescue, drh Annang Dwijatmiko mengatakan, aliran listrik yang menyetrum tubuh Deti mengakibatkan otot ligamen di kaki bagian kanannya putus. Lalu, luka bakar di bagian lehernya juga dalam.

Di klinik, luka-lukanya harus dijahit. “Sudah kami bedah, ada operasi kecil di bagian kakinya,” jelas Annang. “Sekarang sudah mendingan, sudah bisa makan dan bergerak. Tapi, Deti masih harus diawasi. Dirawat sampai sembuh total sebelum dilepasliarkan,” lanjutnya.

Meski sudah sembuh pun, pergerakan Deti tak bakal selincah dulu, lantaran otot kakinya yang putus itu. “Kalau tidak memungkinkan untuk dilepas ke alam, Lutung ini akan dipelihara di sini. Kalau dipaksakan, kemungkinan ia takkan mampu bertahan hidup di luar sana,” tuturnya.

Lantas, apa yang membuat lutung itu menerobos ke permukiman? Dia menduga karena habitat aslinya sudah dirusak manusia. “Mungkin, saat mencari makan, satwa yang tergolong langka ini kemudian terpisah dari kelompoknya,” tuntasnya. (war/at/fud)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 15 Juli 2022 11:24

Kisah Pencari Burung di Hutan Kotabaru dan Tanbu, Dipancing Pakai Burung, Ketemu Mahluk Gaib Diam Saja

Belum banyak orang tahu, mencari burung di hutan sangat banyak…

Selasa, 07 Juni 2022 11:22

Siti Farida, Perempuan Kalsel yang Rutin Berenang di Sungai Aare, Permisi Pada Penjaga Sungai

“Datu-Datu, ulun permisi handak bekunyung di sini.” Mantra itu diucapkan…

Minggu, 17 April 2022 20:30

Munggu Ringkit Perlu Surau dan Pengajar Agama

Jauh di perbatasan, nasib warga Dusun Munggu Ringkit belum semulus…

Jumat, 18 Maret 2022 12:04

Ini Dia Astakona, Tumpeng Khas Banjar

Di Jawa, nasi tumpeng menjadi sajian pelengkap momen-momen penting. Tapi…

Jumat, 18 Maret 2022 12:00

Menilik Pembuatan Gelang Khas Kalimantan: Ternyata Sepupu Kupiah Jangang dan Dipercaya Penolak Parang Maya

Bermodal akar jangang, sebuah gelang unik pun dihasilkan. Inilah gelang…

Sabtu, 12 Februari 2022 13:11

Banyak Yang Tak Tahu, Ada Pemakaman Belanda di Kotabaru, Sayangnya Tak Dirawat

 Banyak yang belum mengatahui ada kompleks makam Belanda di Kabupaten…

Sabtu, 12 Februari 2022 13:10

Sejarah Menarik Nama Teluk Miliar, Kenapa Disebut Demikian?

 Pernah dengar nama teluk miliar? Bagi warga Marabahan nama ini…

Selasa, 08 Februari 2022 11:15

Nekat Terobos Pemukiman, Deti Si Lutung Takkan Selincah Dulu

 Dua ekor lutung yang malang. Asyik mencari makan di atas…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers