MANAGED BY:
SELASA
27 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 18 Maret 2022 12:04
Ini Dia Astakona, Tumpeng Khas Banjar

Di Jawa, nasi tumpeng menjadi sajian pelengkap momen-momen penting. Tapi tahulah pian? Adat Banjarpunya nasi khas yang tak kalah spesial. Namanya nasi astakona. Penyajian nasi astakona terbilang unik. Ditempatkan pada wadah bertingkat ganjil yang terbuat dari kuningan. Berisi berbagai macam panganan khas Kalimantan Selatan.

Dikutip dari buku Nasi Astakona yang diterbitkan Pemko Banjarmasin & TP-PKK Kota Banjarmasin tahun 2018 lalu, istilah “astakona” berasal dari sastra Indonesia lama, yang berarti segi banyak. Nasi astakona adalah gambaran dari banyaknya sajian yang dihidangkan pada sebuah wadah atau talam yang bertumpang banyak. Talam sendiri adalah baki berkaki. Biasanya terdiri dari 3 atau 5 tingkat.

Nasi ini berasal dari tradisi kesultanan Banjar. Biasa disajikan untuk upacara tertentu atau pun untuk dihidangkan untuk tamu kehormatan. Nasi ini juga disediakan untuk momen pertemuan atau “bededapatan”.

Nasi astakona juga disajikan untuk santap bersama bagi pengantin setelah betatai atau bersanding di pelaminan. Disuguhkan untuk kedua mempelai, kemudian dibagikan pula untuk para undangan.

Kini, keberadaannya bisa disebut langka. Tak ingin kehilangan warisan budaya unik ini, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menetapkan nasi astakona sebagai makanan khas daerah dari Kota Banjarmasin. Penetapan itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota nomor 811 Tahun 2017.

Tujuannya agar mendorong semua kalangan untuk menjadikan menu masakan ini pada acara-acara penting. Baik syukuran, penyambutan tamu, kegiatan khusus lingkup pemerintahan dan masyarakat umum.

Nasi astakona umumnya terdiri dari tiga komponen makanan. Yaitu nasi, lauk-pauk, dan buah-buahan. Detilnya, nasi yang dipakai terdiri dari beberapa pilihan. Seperti nasi kabuli, nasi kuning atau nasi buchari. Untuk komponen lauk, terdiri dari berbagai jenis. Seperti ayam lenggang kencana, atau ayam utuh yang dimasak dengan bumbu opor. Kemudian sambal goreng daging dan kentang, sate hati babakong, udang galah goreng, ikan acar kuning, rabuk atau abon haruan, otak-otak ikan pipih, ubi dibungkus telur dadar, telur bumbu rujak dan irisan telur dadar.

Sementara untuk sayuran, biasanya terdiri dari acar manis dan sayur acar kuning. Tomat, mentimun dan cabai besar juga biasa dimanfaatkan sebagai penghias sajian. Begitu juga dengan seledri dan bawang goreng.

Tata cara pengambilan nasi astakona dengan cara disanduk atau dikaut. Yakni diambil dengan menggunakan sendok besar. Biasanya dimulai oleh tetuha atau orang kehormatan terlebih dahulu.

Sandukan pertama ini disuguhkan kepada tamu atau orang yang dihormati. Biasanya terdiri dari 3-5 orang. Setelahnya barulah para undangan mengambil atau menyanduk sendiri. Fakta menarik lainnya, nasi astakona terbesar meraih rekor Muri (Museum Rekor Dunia Indonesia) pada 2018 lalu.

Dalam Festival Kuliner Banjar 2018 itu, nasi astakona disajikan dalam talam raksasa berdiameter 7,8 meter, dengan tinggi mencapai 2 meter. Diolah oleh 150 orang dari berbagai organisasi perempuan di Banjarmasin. (tia/by/ran)

 

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 15 Juli 2022 11:24

Kisah Pencari Burung di Hutan Kotabaru dan Tanbu, Dipancing Pakai Burung, Ketemu Mahluk Gaib Diam Saja

Belum banyak orang tahu, mencari burung di hutan sangat banyak…

Selasa, 07 Juni 2022 11:22

Siti Farida, Perempuan Kalsel yang Rutin Berenang di Sungai Aare, Permisi Pada Penjaga Sungai

“Datu-Datu, ulun permisi handak bekunyung di sini.” Mantra itu diucapkan…

Minggu, 17 April 2022 20:30

Munggu Ringkit Perlu Surau dan Pengajar Agama

Jauh di perbatasan, nasib warga Dusun Munggu Ringkit belum semulus…

Jumat, 18 Maret 2022 12:04

Ini Dia Astakona, Tumpeng Khas Banjar

Di Jawa, nasi tumpeng menjadi sajian pelengkap momen-momen penting. Tapi…

Jumat, 18 Maret 2022 12:00

Menilik Pembuatan Gelang Khas Kalimantan: Ternyata Sepupu Kupiah Jangang dan Dipercaya Penolak Parang Maya

Bermodal akar jangang, sebuah gelang unik pun dihasilkan. Inilah gelang…

Sabtu, 12 Februari 2022 13:11

Banyak Yang Tak Tahu, Ada Pemakaman Belanda di Kotabaru, Sayangnya Tak Dirawat

 Banyak yang belum mengatahui ada kompleks makam Belanda di Kabupaten…

Sabtu, 12 Februari 2022 13:10

Sejarah Menarik Nama Teluk Miliar, Kenapa Disebut Demikian?

 Pernah dengar nama teluk miliar? Bagi warga Marabahan nama ini…

Selasa, 08 Februari 2022 11:15

Nekat Terobos Pemukiman, Deti Si Lutung Takkan Selincah Dulu

 Dua ekor lutung yang malang. Asyik mencari makan di atas…

Senin, 31 Januari 2022 10:17

Sarigading, Jamu Paling Terkenal di Masanya, Ini Awal Mula Kisahnya...

Tahu lah pian? Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah ada jamu…

Senin, 31 Januari 2022 10:14

Makam Massal Tragedi 23 Mei 1997 yang Mulai Dilupakan

Tragedi Jumat Kelabu di Banjarmasin pada 23 Mei 1997 silam…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers