MANAGED BY:
SABTU
26 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 19 Maret 2022 12:31
Banjarmasin PPKM Level 3 Terus, Suratnya Nyangkut Entah di Mana
MERINGIS: Warga di Kota Banjarmasin menerima suntikan vaksin COVID-19 dari nakes, beberapa waktu lalu. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

Dua pekan berlalu, status PPKM di Kota Banjarmasin tak beranjak dari level 3. Mengacu Inmendagri Nomor 17 Tahun 2022, pembatasan tetap berlaku sampai 27 Maret nanti.

“Kita ikuti saja instruksinya. Karena masih ada Omicron yang membuat keadaan belum bisa dianggap aman,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi lewat sambungan telepon, (17/3). Angka kasus memang menurun, tapi masih ada indikator lain. Yakni vaksinasi lansia yang masih rendah. “Dalam persepsi pusat, vaksinasi lansia pada posisi 52 persen,” sebutnya. 

Menurut pemko, tidak demikian. Karena data terbaru yang dihimpun kelurahan, target riilnya adalah 36.212 lansia. Bukan sebanyak 45.657 yang ditetapkan pusat.

“Mengacu data riil, maka capaian vaksinasi lansia sebenarnya sudah 67,68 persen,” tegasnya.“Publik berhak tahu, ada kekeliruan antara data pusat dengan data kami di lapangan,” tekannya. Maka, semestinya PPKM sudah turun ke level 2. “Analisa kami di level 2, tapi memang belum bisa level 1,” tukasnya.

Machli pun ditugaskan Sekdako Banjarmasin untuk berangkat ke Jakarta. “Besok (hari ini) kami akan ke Kementerian Kesehatan untuk meluruskan data ini,” ujarnya. Jauh-jauh hari, pemko sudah berkirim surat. Tapi ternyata tak ditanggapi.

“Kalau sekadar surat, terkadang bisa dimaklumi, bisa sangkut di mana saja. Barangkali orang membutuhkan penjelasan langsung,” tambahnya.

Soal lain, dalam rapat percepatan vaksinasi, dicanangkan vaksinasi lansia penderita komorbid (penyakit penyerta). “Nakes di puskesmas yang mengelolanya. Mereka sudah dilatih,” jaminnya. Demi keamanan, nakes diminta memperhatikan surat edaran dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI). “Edaran itu menjadi pedoman dalam menangani vaksinasi lansia berkomorbid,” tutupnya. (war/at/fud)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 26 November 2022 14:52

Mabuk Judi Online, Mobil Bengkel Malah Digadaikan

Gara-gara ketagihan judi online, Aceng Guruh (AG) akhirnya harus berurusan…

Sabtu, 26 November 2022 14:48

Fakta Baru Sidang Mardani Maming, Sekda Diminta Bubuhkan Paraf

Masih dengan agenda pemeriksaan saksi, (25/11), sidang perkara korupsi dengan…

Sabtu, 26 November 2022 14:37

Karena Dua Hal ini Stadion 17 Mei Tak Bisa Penuhi Standar FIFA

Menjadi lapangan sepak bola terbesar di Kalimantan Selatan, Stadion 17…

Sabtu, 26 November 2022 14:33

Replika Rumah Lanting Nasibmu Kini, Dulu Dirawat, Kini Dibiarkan Rusak

Kondisi replika rumah lanting di dermaga wisata religi Kubah Makam…

Sabtu, 26 November 2022 14:28

Mulai Banyak Ditemui, Izin Kedai Kopi di Banjarbaru akan Dikejar

Kedai kopi atau Coffee Shop di Banjarbaru kini bak jamur…

Sabtu, 26 November 2022 11:26

Kabarnya UMP Kalsel di 2023 Bakal Naik 8,83 Persen

 Beredar kabar Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 Kalsel dinaikkan 8,83…

Sabtu, 26 November 2022 11:20

Kasus Penganiayaan Selebgram Banjarmasin, Kapolda Janji Cek ke Propam

Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi rupanya baru mengetahui…

Sabtu, 26 November 2022 10:15

Gerbang Batas Kota ini Nasibnya Belum Jelas

 Selain bundaran Tugu Simpang Empat, Lapangan Murjani dan Minggu Raya.…

Sabtu, 26 November 2022 10:11

Stok Blanko KTP-el Mulai Menipis

Kosongnya blangko KTP elektronik di Dinas Kependudan dan Pencatatan Sipil…

Sabtu, 26 November 2022 10:08

Persuasif Saja Tak Cukup Cegah Masyarakat Buang Sampah Disini

Meski sudah dipasangi kamera pengawas alias CCTV, sampah di kawasan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers