MANAGED BY:
SELASA
25 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Rabu, 10 Agustus 2016 15:42
Wah ini Ternyata Penemuan Kedua, 36 Tahun Silam Pernah Ditemukan Lima Meriam
DIBAWA - Meriam yang ditemukan itu diangkut dari tempat penemuannya di galian proyek Jalan Sudirman.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Temuan meriam kuno di galian proyek Jalan Sudirman, Senin (8/8) siang ternyata peristiwa kedua. Temuan pertama terjadi pada awal tahun 1980, pada awal pembangunan Masjid Sabilal Muhtadin.

Salah seorang saksi mata peristiwa tiga dekade silam itu adalah Muhammad Mugni, 72 tahun. "Jumlahnya empat atau lima buah. Bentuknya persis seperti meriam ini. Lokasinya di halaman masjid," ujarnya.

Sabilal Muhtadin mulai dibangun tahun 1981. Mugni meyakini, meriam- meriam itu ditemukan saat pembebasan lahan. Sebelum menjadi masjid, area seluas 100 ribu meter persegi itu adalah Komplek Asrama Tentara Tatas. "Yang berhasil membebaskan lahan asrama itu Gubernur Subarjo," tambahnya. Subarjo Sosroroyo memimpin Kalsel pada periode 1970-1980.

Mugni sendiri sekarang aktif di Tim Kota Pusaka Banjarmasin. Sebelum pensiun, ia selama delapan tahun menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan Kesenian dan Pariwisata Banjarmasin. Di zaman itu belum ada media sosial. Wajar, jika kejadian pertama itu tak menggegerkan masyarakat seperti sekarang. "Saya sendiri tak tahu, dibawa kemana meriam-meriam itu," imbuhnya.

Sebelum menjadi asrama tentara, lokasi itu merupakan Fort van Tatas atau Benteng Tatas. Pada beberapa foto tua yang bisa ditemukan di internet, di gerbang benteng tertera angka tahun 1606. Artinya, sejak itulah Belanda menjejakkan kakinya di Banjarmasin. Status Fort van Tatas diketahui baru berakhir pada tahun 1949.

Tatas sendiri merupakan nama delta atau pulau kecil yang paling strategis di Banjarmasin. Pulau Tatas memanjang dari utara ke selatan di persimpangan Sungai Martapura dan Sungai Antasan Kuin.

"Tapi Benteng Tatas sempat hancur. Ketika Jepang masuk pada tahun 1942, sebelum melarikan diri, Belanda bumihanguskan lebih dulu bentengnya," tukas Mugni. Dalam perang, strategi bumi hangus selalu menjadi pilihan terakhir. Agar aset bangunan dan propertinya tak jatuh ke tangan musuh.

Setelah meriam berhasil dievakuasi, belum ditemukan ukiran, berupa angka tahun atau petunjuk lainnya. Pastinya, meriam dengan berat hampir dua ton itu sangat tua. Terlihat dari lubang kecil di buritan meriam. Tempat meletakkan sumbu pembakar mesiu.

Namun, beberapa arkeolog yang menyaksikan proses evakuasi, memastikan meriam itu peninggalan VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie). Persekutuan dagang asal Belanda yang coba memonopoli perdagangan di Indonesia.

Lantas, bagaimana nasib meriam ini? Sementara waktu disimpan di Balai Kota. Menunggu penelitian Balai Arkeologi Kalsel. Kemungkinan akhirnya disimpan di museum. “Tapi kalau tak ada nilai historisnya, mending jadi pajangan saja di Balai Kota,” kata Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina. (fud/ij/ran)


BACA JUGA

Kamis, 30 Januari 2020 11:43

HPN 2020 di Kalsel, Jokowi Bakal Tanam Pohon di Forest City

Puncak acara Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini, pada 6…

Kamis, 30 Januari 2020 11:15

Gotong Royong, Warga Tapin Pasang Lampu Hias di Jalur Menuju Haul

RANTAU - Inisiatif warga Jalan Cangkring Kelurahan Rantau Kanan Kecamatan…

Rabu, 29 Januari 2020 12:19

Reguler di Tahun ini, Taman Budaya akan Gelar Musik Panting di Kiram

BANJARMASIN - Unit Pelayanan Teknis Dinas Taman Budaya (UPTD Tambud)…

Rabu, 29 Januari 2020 11:59

Bupati Banjar Berencana Pamerkan Barang Peninggalan Nabi, Saifullah Ragukan Keaslian Artefak

MARTAPURA - Bupati Banjar, Khalilurrahman berencana memamerkan barang-barang peninggalan Nabi…

Rabu, 29 Januari 2020 09:27
Dafam Q Hotel

Ratusan Anak Peringati HGN di Dafam

BANJARBARU - Hari Gizi Nasional (HGN) ke-60 diperingati setiap 25…

Selasa, 28 Januari 2020 15:54

Siapkan Mahasiswa Magang Tiga Semester, ULM Dukung Program Menteri Nadiem Makarim

BANJARMASIN - Rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim memperpanjang…

Selasa, 28 Januari 2020 10:44

Ingin Punya Anak Tapi Tak Ada Biaya, Pakar Bayi Tabung ini Beri Solusi Paling Mudah

Hadirnya seorang anak di tengah keluarga menjadi anugerah tak ternilai.…

Selasa, 28 Januari 2020 09:57

Datangi SMK, Agar Pelajar Tak Terjerumus Narkoba

BANJARMASIN - Tim Dokkes Polda Kalsel menyambangi SMKN 4 Banjarmasin…

Selasa, 28 Januari 2020 09:56

Semakin Sukses dan Diberkahi

BANJARMASIN- Kemarin menjadi hari yang spesial bagi seluruh karyawan Radar…

Selasa, 28 Januari 2020 09:53

Tingkatkan Kemampuan, 35 Penyidik Polresta Banjarmasin Dilatih

BANJARMASIN - Demi meningkatkan kemampuan SDM Polresta Banjarmasin, digelar pelatihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers