MANAGED BY:
KAMIS
07 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 10 Mei 2022 13:20
Karena Salah Paham, Pak Ogah Tewas Bersimbah Darah
HUKUMAN BERAT MENANTI: Dua pelaku, Hadi dan Jumadi di Mapolsek Banjarmasin Selatan. Keduanya dijerat dengan pasal pembunuhan. | Foto: MAULANA/RADAR BANJARMASIN

Syauqi ditemukan tergeletak bersimbah darah di Jalan Gerilya Gang Bambu, Banjarmasin Selatan kemarin (9/5) dini hari. Pemuda 24 tahun itu tinggal di Jalan Kelayan Kecil RT 19. Seorang buruh bangunan. Pelakunya adalah Jumadi, 28 tahun dan Hadi, 20 tahun. Keduanya warga Jalan Tembus Mantuil Gang Gandapura. 

Tak lama, mereka diringkus polisi di belakang SPBU Jalan Jafri Zamzam, Banjarmasin Barat.

Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Idit Aditya menyebutkan, korban menderita dua mata luka akibat tebasan mandau. “Motifnya hanya salah paham,” ujarnya.

Kedua pelaku merupakan pak ogah alias polisi cepek di perempatan Jalan Gerilya dan Jalan Lingkar Dalam.

Ceritanya, beberapa hari lalu, Hadi bersama teman korban yang bernama Awal mengatur lalu lintas di sana. Saat itu, Hadi meminta Awal untuk membantunya. Melihat dari kejauhan, korban rupanya mengira temannya diusir, padahal tidak. Tapi perkara sepele ini hanya berakhir dengan cekcok mulut. Tidak ada perkelahian.

“Korban hanya nongkrong di situ. Meminta duit Rp10 ribu atau Rp20 ribu kepada temannya Awal. Dia mengira pelaku hendak mengambil alih pekerjaan temannya sebagai pak ogah. Padahal mereka sama-sama berjaga di situ,” tambah Idit. Namun, suasana terlanjur memanas. Pelaku terlanjur menaruh dendam.

Mengajak Jumadi dan dibekali senjata tajam, dalam kondisi mabuk setelah menenggak miras, keduanya berkeliling mencari-cari korban. “Ketika bertemu, terjadilah keributan. Ketika Hadi mencabut mandaunya, Syauqi coba merebutnya. Sempat terjadi tarik-menarik dan tangan pelaku terluka akibatnya,” bebernya.

Jumadi turun membantu. Mandau direbutnya dan ditebaskan ke leher Syauqi. Hingga ia tewas di tempat. Warga sekitar, Helmi yang melintas mendapati jasad korban. Pemuda 22 tahun itu buru-buru melapor ke mapolsek. “Kami menangkap mereka sedang bersembunyi di rumah adiknya Hadi,” tukas Idit.

Dalam pengakuannya, Hadi mengaku berusaha sabar. Tapi Syauqi terus-menerus menyenggol-nyenggolnya. Menantangnya berkelahi. “Dia mendatangi saya, mengajak berduel. Tapi tak saya ladeni. Saya tinggal pulang. Malah diikutinya dan disenggol,” tuturnya.

“Waktu itu saya masih sabar. Malas ribut. Tapi saya terus memikirkannya dan hati jadi panas. Kalau mengajak si Jumadi, dia tak tahu tujuannya apa,” lanjutnya. Tak kunjung merasa tenang, Hadi pun mengambil mandaunya. Pada dini hari yang nahas itu, ketiganya bertemu di perempatan jalan. “Dia menyambangi kami setelah menaruh motornya di tengah jalan. Langsung ribut. Dan kejadiannya berakhir begini,” tutup Hadi. Kedua pelaku diancam pasal 340 jo 55 KUHPidana dan pasal 338 jo 55 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan. (lan/az/fud)

 

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 07 Juli 2022 13:06

Tukang Atap Tersengat Listrik, Sekujur Tubuh Terbakar

 Tersengat aliran listrik bertegangan tinggi, Agus (22), warga Terantang, Kecamatan…

Rabu, 06 Juli 2022 11:13

Palsukan Surat Magang, Oknum Pengacara Ditangkap

 M Hafidz Halim (31) ditahan di Kotabaru. Oknum pengacara terkenal…

Selasa, 05 Juli 2022 12:03

Cekcok di Kafe, Keris Dihunus, Akhirnya Berujung Maut

Hanya berselang lima jam setelah insiden maut di depan Cafe…

Selasa, 05 Juli 2022 11:57

Syarkani Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Desa

 Warga Desa Panangian Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara…

Jumat, 01 Juli 2022 11:52

Sudah 62 Kali, Kebakaran di Banjarmasin Dominan Disebabkan Korsleting

 Sejak Januari hingga Juni 2022, tercatat ada 62 kali peristiwa…

Jumat, 01 Juli 2022 11:50

Pasar Kalindo Heboh, Diduga Wanita Berjilbab Kepergok Curi Emas, Begini Kronologinya

Pasar Kalindo di Jalan Belitung Darat mendadak heboh, Kamis (30/6)…

Kamis, 30 Juni 2022 11:09

Setahun Diburu, Penganiaya Pemuda di Warung Malam Akhirnya Tertangkap

Setahun diburu, akhirnya pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korbannya luka berat…

Rabu, 29 Juni 2022 13:53

Penuntutan Tiga Perkara Dihentikan

Proses penuntutan tiga perkara yang ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel…

Rabu, 29 Juni 2022 13:51

Kasus Bendungan Tapin, Kepala BPN dan Guru SD Diperiksa

 Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalsel masih menyidik dugaan korupsi proyek pembangunan…

Rabu, 29 Juni 2022 13:50

Tak Terima Dituduh Mencuri, Bos Ditebas

Tak terima dituduh mencuri, Suprianto (37), nekat menebas bosnya sendiri…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers