MANAGED BY:
SENIN
15 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 09 Juni 2022 07:44
Minta Perkembangan Lalu Lintas jadi Atensi
anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Sumedi.

BANJARBARU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru berencana menambah traffic light di beberapa sudut kota. Hal itu mendapat tanggapan positif anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Sumedi.

Legislator Partai Demokrat ini menilai, traffic light memang harus ditambah sesuai dengan kebutuhan terutama berbasis kajian rekayasa lalu lintas. Apalagi Banjarbaru menyandang status ibukota provinsi kalsel dan aktivitas lalu lintas kian hari kian padat.

"Arus lalu lintas di Kota Banjarbaru saat ini kondisinya semakin hari semakin padat. Dan kami di Komisi III turut mendorong adanya kajian manajemen rekayasa lalu lintas, salah satunya terkait lokasi yang tepat untuk penggunaan traffic light di persimpangan jalan di Kota Banjarbaru," katanya.

Ia menilai, dalam menentukan titik traffic light, diperlukan kajian yang detail dan terukur. Terutama mengenai kepadatan arus lalu lintas yang ada di jalan-jalan poros utama.

"Ada banyak masukan dari warga, jika timer lampu merah pada traffic light yang ada terlalu lama sekali. Berbanding terbalik dengan durasi pada lampu hijau yang terbilang singkat. Sehingga menyebabkan penumpukan kendaraan pada persimpangan traffic light tersebut," ucapnya

Tak lupa, Sumedi menyarankan agar ada simulasi atau pun pengecekan kelapangan terhadap timer traffic light tersebut.

"Jangan sampai lampu hijaunya sebentar tapi merahnya lama sekali sehingga antrian mobil maupun motor panjang sekali," pesannya.
Ia juga menyatakan penambahan traffic light di sekitaran Pasar Bauntung yang baru, Perempatan Jalan Karang Anyar-Jalan Barjad dan juga jalan utama lainnya di Kota Banjarbaru.

"Lalu, rekayasa lalu lintas juga dapat dilakukan Dishub untuk meminimalisir kepadatan lalu lintas. Terutama U-turn di sepanjang Jalan A. Yani yang seperti kita rasakan sudah sangat padat terutama di titik-titik tertentu," pungkasnya. (rvn/ij/bin)


BACA JUGA

Sabtu, 13 Agustus 2022 11:43

Cairan Hitam di Sungai Itu Ternyata Karena Tumpahan Minyak

Teka-teki asal muasal cairan hitam itu akhirnya terjawab. Rupanya, berasal…

Sabtu, 13 Agustus 2022 11:41
Mendagri Perintahkan Wali Kota Banjarmasin Cabut Gugatan atas Pemindahan Ibu Kota Kalsel di MK

Dalam Masalah Ini, Mendagri Nilai Wali Kota Banjarmasin Kurang Bijak

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memerintahkan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu…

Sabtu, 13 Agustus 2022 11:37

Titik Api Mulai Terpantau Satelit, HSS Berstatus Siaga darurat Karhutla

Memasuki musim kemarau yang saat ini masih terjadi di Kabupaten…

Sabtu, 13 Agustus 2022 11:33

Proyek Jalan Nasional di Tanbu Lamban

Lambannya pengerjaan jalan nasional di Tanah Bumbu membuat kepala daerah…

Jumat, 12 Agustus 2022 10:42

Tolak Tambang, Bupati HST Bakal Surati Presiden

Hulu Sungai Tengah akan menolak segala bentuk penambangan di pegunungan…

Jumat, 12 Agustus 2022 10:38

Tahun ini Pemko Banjarmasin Dapat Jatah 645 Formasi PPPK, ini Rinciannya

 Kabar baik. Tahun ini Pemko Banjarmasin mendapat jatah kuota sebanyak…

Jumat, 12 Agustus 2022 10:36

Banyak Lubang di Jalan Utama Amuntai, PUPR: itu Karena Faktor Alam

 Terdapat banyak lubang kecil jika melintas di jalan utama Kota…

Jumat, 12 Agustus 2022 10:35

Bupati Tapin Ingatkan Jangan Asal Pecat Aparat Desa

Mahdalina satu-satunya perempuan yang dilantik dari hasil Pilkades serentak di…

Jumat, 12 Agustus 2022 10:31

Tiket Pesawat Makin Naik, Tarif Ratusan Ribu Tinggal Cerita Lama

Kementerian Perhubungan merestui kenaikan harga tiket pesawat hingga 15 persen.…

Jumat, 12 Agustus 2022 08:44

Anggaran Dana Desa Se-Kabupaten Balangan Akan Dinaikkan

PARINGIN - Pemkab Balangan adakan silaturahmi bersama kepala desa se-Kabupaten…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers