MANAGED BY:
KAMIS
07 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 17 Juni 2022 11:49
Mengenal Sugiannor Pembuat Kapal Penghancur Gulma
ALAT: Kapal penghancur gulma buatan Sugiannor saat beroperasi di rawa Desa Jingah Bujur. Foto: Muhammad Akbar/Radar Banjarmasin

Membuat mesin sederhana dan bermanfaat jadi impian Sugiannor. Kapal perontok ilung akhirnya menjadi salah satu karya warga Desa Jingah Bujur Kota Amuntai itu.

Muhammad Akbar – Amuntai

Bisa jadi Sugiannor ibarat MacGyver versi Indonesia. Kalau sosok MacGyver yang pernah menghiasi televisi pada era 90-an itu terkenal dengan kecerdikan memanfaatkan peralatan untuk melawan kejahatan. Sedangkan warga di Desa Jingah Bujur, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara lebih mengenal Sugiannor sebagai penemu berbagai alat yang dapat meringankan kerja manusia.

Bahkan Sugi, sapaan akrabnya, pernah menjuarai lomba teknologi tepat guna tingkat Kabupaten HSU yang diadakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa HSU. Temuan mesin penghancur gulmanya kini diikutkan lomba serupa di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Mesin penghancur gulma itu bisa mengapung di atas rawa.

Sugi ternyata lulusan SMA. Tidak pernah kuliah di jurusan teknik mesin. Kesehariannya juga hanya seorang tukang bangunan. Sugi menceritakan munculnya ide kapal penghancur gulma ini saat melihat mesin pemotong rumput. Itu menginspirasinya untuk mewujudkan mesin lebih besar untuk menghancurkan gulma yang banyak mengapung di rawa Desa Jingah Bujur dan Haur Gading.

Setelah membuat rancangannya, Sugi memulai proyek yang juga didanai oleh Desa Jingah Bujur mulai awal tahun 2022. Pendanaan mencapai puluhan juta rupiah. Dimulai membeli pelat, melakukan pengelasan di tepi jalan desa, pemasangan mesin 27 Hp (horse power), dan pemasangan mata pisau sebagai penghancur di depan kapal yang bisa berputar melingkar.

“Pengerjaan sampai uji coba kurang lebih hampir tiga bulan. Prototipe ini akhirnya kami coba dan bisa mengapung. Berfungsi baik menghancurkan gulma yang menutupi aliran danau dan membuka akses transportasi klotok warga,” sampainya.

Kapal ini dapat membawa 30 orang dengan posisi berdiri. Namun saat beraktivitas membersihkan ilung, kapal ini hanya membawa tiga orang crew. Juru mudi, pengukur kedalaman, dan asisten operator mesin penghancur. “Ini masih tahap uji coba. Operasional menghabiskan 20 sampai 40 liter solar. Tergantung luas wilayah yang ingin dibersihkan,” jawab Sugi.

Dengan mesin ini diharapkan gulma bisa teratasi dalam membuat jalur klotok warga. Khususnya pada musim penghujan seperti saat ini, rawa dipenuhi eceng gondok.

“Untuk dipatenkan mungkin menunggu hasil lomba. Jika selesai kemungkinan saya akan patenkan,” jawabnya. Untuk diketahui, Sugiannor juga pernah menciptakan sepeda air dengan pengapung menggunakan pipa paralon.

Warga Kota Amuntai, Yasuf mengatakan sosok Sugi sebaiknya mendapat pendampingan dari dinas terkait. “Jarang ada orang punya kemampuan menciptakan alat sederhana, tapi hasilnya hampir menyamai alat buatan pabrikan yang berlisensi. Jadi seharusnya dapat dukungan,” pesannya.(az/dye)

 
 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 07 Juli 2022 13:11

Dua Pekan Lagi Masuk Mal Wajib Vaksin Booster, ini Respon Para Pengunjung

Radar Banjarmasin jalan-jalan ke Duta Mall dan Q Mall. Melihat…

Kamis, 07 Juli 2022 13:10

Mahasiswa: RKUHP Mengancam Kebebasan

 Unjuk rasa menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) juga…

Kamis, 07 Juli 2022 13:09

Pelamar Komisioner Bawaslu Kalsel Berguguran, Banyak Mengira Seleksi CPNS

Belum memasuki tahap verifikasi berkas, sejumlah pelamar Komisioner Badan Pengawas…

Kamis, 07 Juli 2022 13:08

Pikap Dianggap Relevan untuk PMK Swasta, Tapi Tak Boleh Angkut Orang

eluarnya rencana larangan bagi BPK atau PMK swasta menggunakan armada…

Kamis, 07 Juli 2022 13:04

Diduga Stress Dimintai Tanggung Jawab, Pemuda 21 Tahun Gantung Diri

Remaja berinisial IFR (21), warga Jalan Antasan Kecil Barat RT…

Rabu, 06 Juli 2022 11:21

Hujan Deras Tiga Jam Buat Banjarbaru dan Kabupaten Banjar Banjir Parah

Hanya perlu hujan deras selama tiga jam untuk memicu banjir…

Rabu, 06 Juli 2022 11:19

Waspada Cuaca Buruk, Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor Terganggu

 Gara-gara hujan deras di Kota Banjarbaru (4/7) pagi, tiga penerbangan…

Rabu, 06 Juli 2022 11:17

Daftar Pemilih Kalsel Berkurang, Ternyata ini Sebabnya

Tak ingin ada yang tercecer, hari ini (5/7) Komisi Pemilihan…

Rabu, 06 Juli 2022 11:16

Anak-Anak Pasar Batuah: “Rumah Ulun Jangan Dibongkar”

 Komisioner Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Hairansyah…

Rabu, 06 Juli 2022 11:15

Dilarang Bagi Daging Kurban Gunakan Kantong Plastik, Pakai Bakul Purun Saja

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin meminta warga agar mengurangi penggunaan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers