MANAGED BY:
MINGGU
14 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 02 Agustus 2022 12:27
Kapolresta Akhirnya Buka Suara Terkait Kecelakaan Camry Nopol DA 1 MAM

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo Martosumito akhirnya angkat bicara terkait kecelakaan tunggal di Kompleks Pelajar Mulawarman, Kamis (28/7) pagi.

Ia membenarkan, pengemudi sedan Toyota Camry dengan pelat hitam DA 1 MAM itu Imam Satria Jati. Jika sebelumnya Plt Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel itu membantah dengan sengit.

“Imam, Pak Imam,” ujarnya kepada wartawan dalam sebuah acara di GOR Hasanuddin HM, (31/7). 

Jika pengacara muda itu sempat menyangkal, Sabana juga memaklumi. “Kemarin dia malu kan. Karena sakit, ya sudah, suruh istirahat,” tambahnya.

Soal penyebab kecelakaan, Sabana menjelaskannya, “Jadi dia mengantuk, menabrak, kecelakaan tunggal. Tidak ada korban jiwa. Tidak ada korban apa-apa.” 

“Jangan berspekulasi. Tidak boleh. Kasihan. Kita harus berempati terhadap korban. Belajar seperti itu,” tambahnya.

Disinggung apakah ada pengaruh minuman keras atau obat-obatan terlarang, Sabana juga menepisnya. Dia bilang, tidak benar. “Berdusta nanti,” ujarnya.

Kasat Lantas Kompol M Nor Chaidir yang mendampingi Sabana ikut menimpali, “Kalau tidak benar, jadi fitnah. Jadi dosa seumur hidup kalau memfitnah orang. Apalagi sampai memberitakan orang enggak benar.”

Chaidir membenarkan, Imam sempat dibawa ke rumah sakit. Tapi bukan untuk tes urine. Melainkan karena Imam terluka.

“Ketika menyetir, jam tangannya menumbuk di sini (dada). Makanya kami bawa ke rumah sakit. Bukan karena pengaruh obat-obatan, bukan,” tegasnya.

“Karena ia merasa dadanya sakit, makanya kami bawa ke rumah sakit,” tekannya. 

Polisi juga tak melihat ada kerusakan fasilitas umum dalam kecelakaan itu. Maka Imam tak diwajibkan mengganti kerugian apapun. “Cuma kerugian pribadi,” pungkas Chaidir.

Kembali pada Sabana, karena ini kecelakaan tunggal, maka kasusnya pun dihentikan. “Jadi jangan lagi memfitnah. Kita berempati terhadap sesama manusia. Itu saja,” tutupnya. (war/gr/fud)

 
 
 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers