MANAGED BY:
JUMAT
12 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 06 Agustus 2022 12:13
RASAIN..! Begal Pantat di Pelaihari Terancam 9 Tahun Penjara
BERHASIL DIRINGKUS: Kapolsek Pelaihari Ipda May Felly Manurung memaparkan kejadian begal pantat yang dialami seorang perempuan.

Karena terpancing dengan bentuk tubuh korban, pria berinisial MI (22) nekat berbuat tidak terpuji, menjamah bagian belakang perempuan.

Perbuatan asusila ia lakukan kepada seorang perempuan berusia 20 tahun pada Kamis (4/8) sekitar pukul 13.00 Wita. Bertempat di Jalan Bhakti RT 10 RW 03 Desa Tampang, Kecamatan Pelaihari.

Tak terima dengan perlakuan MI, perempuan itu pun langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Pelaihari. 

“Menerima laporan tersebut, anggota Polsek Pelaihari dipimpin Kasat Reskrim Polsek Pelaihari Ipda Amaral Tanta Hutahaean langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku,” sebut Kapolres Tanah Laut (Tala) AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kapolsek Pelaihari Ipda May Felly Manurung.

Berbekal foto yang sempat diambil korban setelah kejadian, anggota Polsek Pelaihari dibantu anggota Polsek Jorong berhasil mengamankan pelaku ‘begal pantat’ ini di rumahnya. 

“Pelaku kami tangkap di Desa Jorong pada Kamis (4/8) sore, beberapa jam setelah kejadian tersebut bersama barang bukti satu unit sepeda motor, helm dan jaket yang digunakannya,” ujarnya.

Kapolsek mengungkapkan kejadian tersebut bermula ketika korban bersama sang anak yang masih kecil mengendarai sepeda motor dari arah Jorong menuju Pelaihari. Sesampainya di lokasi kejadian, korban dipepet oleh pelaku yang menggunakan sepeda motor MX King nomor polisi DA 3561 LAG,
kemudian pelaku langsung meremas pantat korban dengan menggunakan tangan kirinya.

“Setelah melakukan perbuatannya, MI kemudian kabur dan berbalik arah (ke arah Jorong). Tetapi korban sempat berbalik badan untuk memfoto pelaku dengan motornya,” jelasnya. 

Lebih lanjut, Felly mengungkapkan pelaku semula tidak mengakui perbuatannya, akan tetapi setelah dibawa ke Mapolsek Jorong pelaku akhirnya mengakui.

“Pelaku juga sempat berupaya menghilangkan jejak, yakni dengan melepas spakbor belakang yang menjadi tempat meletakkan nomor polisi,” sebut Kapolsek.

Atas perbuatannya, sebutnya, pelaku dijerat dengan tindak pidana pencabulan dan atau tindak pidana kekerasan seksual sesuai pasal 289 KUHP dan atau pasal 6 UU nomor 12 tahun 2022 dengan ancaman penjara maksimal sembilan tahun.

MI yang berprofesi sebagai security di salah satu perusahaan sawit di Tala ini mengaku khilaf dengan perbuatan yang ia lakukan. Dirinya pun mengaku menyesal. (sal/yn/bin)

 
 
 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers