MANAGED BY:
SELASA
04 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 12 Agustus 2022 10:40
Kasus Bank Kalsel Mirip dengan Kasus Skimming di Sulawesi
Pekerja proyek di gedung Bank Kalsel di Jalan Lambung.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel mengendus jaringan kejahatan skimming di luar Banua. Diduga, masih berkaitan dengan kasus pembobolan Bank Kalsel.

Hasil penyelidikan sementara, benang merah muncul setelah temuan satu bukti pada seorang nasabah yang berasal dari luar Kalsel.”Ada ditemukan alat bukti di wilayah bank lain di luar wilayah kita,” beber Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i kemarin (10/8).

Awal bulan tadi, bank pelat merah milik Pemprov Kalsel itu menjadi korban skimming. Kejahatan penggandaan data nasabah untuk menguras saldonya. Diduga, pelaku berasal dari jaringan luar pulau. Karena ada kemiripan dengan kasus lain di luar daerah.

“Korbannya juga bank pembangunan daerah (BPD) seperti Bank Kalsel,” tambahnya. Demi kepentingan penyelidikan, Rifa’i tak mengungkap berasal dari daerah mana nasabah tersebut. “Karena berkaitan dengan BPD di daerah lain,” tukasnya. 

Dia berharap, penyelidikan lintas provinsi ini bisa mengerucut. “Sampai saat ini ada tiga nasabah dan dua pegawai dari tim IT Bank Kalsel yang sudah dimintai keterangan. Semoga semakin banyak terkumpul alat bukti lainnya,” harap Rifa’i.

Indikasinya kuat. Awal tahun tadi, kasus serupa juga terjadi di Sulawesi Utara. Menimpa Bank SulutGo. Dalam kasus itu, Polda Sulut menetapkan empat tersangka sindikat skimming. Dua pelaku merupakan WNA asal Bulgaria, berinisial MIS alias AM (28) dan VAK (36). Serta dua perempuan WNI berinisial CW (23) asal Maluku dan ALS (31) asal Surabaya.

Dari tangan CW itulah ditemukan buku tabungan Bank Kalsel. Ada pula buku tabungan Bank Kalteng dan Bank Aceh atas namanya. Diwartakan sebelumnya, polisi menemukan alat yang diduga dipakai untuk kejahatan skimming ini di ATM milik Bank Kalsel di SMKN 5 Banjarmasin di Jalan Sutoyo S. 

Bank Kalsel menderita kerugian mencapai Rp1,9 miliar. Hasil investigasi internal, sebanyak 94 nasabah menjadi korban. Direktur Utama Bank Kalsel Hana Wijaya meminta agar para nasabah bersikap tenang dan tidak perlu khawatir. “Kami berkomitmen mengganti uang nasabah hingga 100 persen,” jaminnya. (mof/gr/fud)

 
 
 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers