MANAGED BY:
SELASA
04 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 13 Agustus 2022 11:33
Proyek Jalan Nasional di Tanbu Lamban
SEMPAT DIPERBAIKI: Pihak BPJN Kalsel memperbaiki sementara besi penghubung Jembatan Barito, beberapa waktu lalu. Kini akan diperbaiki total dengan jenis expansion join yang sama. Foto : Dok Radar/Ahmad Mubarak

Lambannya pengerjaan jalan nasional di Tanah Bumbu membuat kepala daerah dan anggota DPRD gerah. Apalagi masyarakat tahunya menyalahkan pemerintah kabupaten. Padahal proyek itu gawe Kementerian PUPR.

“Saya diminta bupati panggil kontraktor. Soalnya, masyarakat terus mengadu. Kondisinya parah,” ujar Kepala Dinas PUPR Tanah Bumbu, Subhansyah, kemarin (11/8). Memang parah.

Dari pantauan Radar Banjarmasin, ruas paling parah ada di jalan yang membelah Desa Betung. Hamparan batu di sana saat ini tak ubahnya kubangan lumpur. Truk acap terjebak di sana. Padahal proses perbaikannya sudah mulai setahun lalu. “Kemarin-kemarin kan janjinya sebelum Iduladha akan baik. Nah ini sudah lewat lebaran kurban masih belum baik,” kata Subhan. 

Anggota DPRD Tanah Bumbu, Fawahisah Mahabatan menegaskan kontraktor pelat merah yang mengerjakan jalan itu terkesan tidak profesional. “Kenapa? Karena masalah serupa berkali-kali terjadi,” ujarnya.

Dia pun mengaku sudah bosan datang ke kantor Balai Jalan di Banjarmasin. “Kalau dibilang kami diam, salah besar. Sudah sering ke sana, sampai bosan. Janji-janji saja, buktinya tetap molor,” keluhnya. 

Fawahisah menyoroti mekanisme pemerintah pusat dalam melakukan tender proyek ratusan miliar itu. “Sudah jelas tahun-tahun lalu perusahaan ini bermasalah pekerjaannya. Kasihan Tanah Bumbu, yang banyak sumbang pendapatan ke negara, malah jalannya kayak naik kapal, bergelombang,” cecarnya.

Apalagi proyek itu dikerjakan dengan tahun jamak. “Pekerjaannya jadi tidak komprehensif. Lapisan satu tahun ini, lapisan dua tahun berikutnya. Ya sempat rusak jalan,” keluhnya.
Jika sudah begitu, lanjut politikus PAN ini, paling dirugikan adalah masyarakat Tanah Bumbu. “Saya justru semakin ke sini semakin ragu dengan kualitas pekerjaan mereka. Alasan cuaca. Ah, kalau profesional enggak ada alasanlah. Kan cuaca sudah diperhitungkan,” ucapnya.

Sekadar diketahui, Rabu sebelumnya, kontraktor dan PPK proyek perbaikan jalan nasional itu datang. Kontraktor beralasan mereka terlambat karena cuaca. Juga jarak AMP (Asphalt Mixing Plant) yang jauh, berada di Tanah Laut. “Memang kami akui masih ada keterlambatan. Karena faktor cuaca. Diguyur hujan, sempat beberapa kali mengulang pekerjaan,” kata Staf Engineering PT Adhi Karya, Ade.

 Namun, Ade memastikan beberapa ruas jalan baik untuk peningkatan maupun pemeliharaan yang masuk wilayah Kabupaten Tanah Bumbu akan tertangani sesuai rencana pada akhir tahun ini. “Salah satunya ruas jalan di Betung yang kondisinya sulit dilintasi paling lambat akhir tahun ini akan mulus. Minimal satu lapis aspal dari seharusnya 3 lapis aspal,” janjinya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Jalan dan Jembatan Wilayah XI Kementerian PUPR, Saleh menjelaskan paket pekerjaan totalnya sepanjang 148 kilometer. Dari Asam-Asam sampai Batulicin.

Terbagi jadi dua jenis pekerjaan. Peningkatan jalan sepanjang 30 kilometer, dan pemeliharaan jalan sepanjang 118 kilometer. Total anggaran lebih dari Rp172 miliar dari APBN. “Pelaksanaannya multi years dimulai dari Juli 2021 hingga 2023, karena tidak mungkin selesai dalam tahun tunggal. Kami optimis, kalau tidak ada hambatan ke depannya pekerjaan akan selesai tepat waktu sesuai kontrak,” ujarnya.(zal/az/dye)

 
 

loading...

BACA JUGA

Senin, 03 Oktober 2022 14:13

Garis Kemiskinan Direvisi, Warga Menengah Bakal Turun Kasta Jadi Orang Miskin

 Bank Dunia merevisi perhitungan garis kemiskinan internasional. Tidak lagi mengacu…

Senin, 03 Oktober 2022 14:11

Sekarang Antrean Motor di SPBU di Kalsel Kian Panjang, Ternyata ini Sebabnya

 Antrean sepeda motor mengular di SPBU Benua Anyar, Banjarmasin Timur…

Senin, 03 Oktober 2022 14:09

Menolak Jadi Pagar Ayu

NORHASINA, gadis 23 tahun ini menyandang gelar Putri Pariwisata Hulu…

Senin, 03 Oktober 2022 14:07

Revitalisasi Kawasan Sekumpul Dilanjutkan, Rp120 Miliar Dikucurkan

Proyek tahap pertama revitalisasi kawasan religi Sekumpul di Martapura menuai…

Senin, 03 Oktober 2022 13:34

Operasi Zebra Intan 2022, Polres Balangan Laksanakan Apel Gelar Pasukan

PARINGIN - Kapolres Balangan AKBP, Zaenal Arifin, pimpin apel gelar…

Senin, 03 Oktober 2022 11:18

Wali Kota Banjarmasin Bilang Banjarbaru Sudah 100 Persen Ibu Kota Kalsel

 Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menghormati keputusan Majelis Hakim di…

Senin, 03 Oktober 2022 11:16

Wanita Korban Perselingkuhan di Kalsel Banyak Alami Gangguan Jiwa

Saban bulan, ada saja RSJ Sambang Lihum menerima pasien gangguan…

Senin, 03 Oktober 2022 11:14

Dua Korban Kembali Ditemukan di Reruntuhan Longsor Tambang Emas

Pencarian memasuki hari keempat. Kemarin (30/9) dua jenazah dari empat…

Senin, 03 Oktober 2022 10:00

Kepedulian pada Lingkungan Jangan Sekadar Seremonial

BANJARBARU - Kota Banjarbaru akan segera dinilai oleh Tim penilai…

Jumat, 30 September 2022 11:24

Sudah Belasan Tahun Beroperasi, Tambang Emas di Sungai Durian Baru Heboh Sekarang

Ini tambang emas tua. Tempat orang mencari rezeki atau lari…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers