MANAGED BY:
SELASA
04 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 16 Agustus 2022 11:51
Kasus Nenek Asal Martapura yang Dipenjara Arab Saudi Perlu Perhatian Jokowi
Nenek Hidayah

 Ketua DPRD Kabupaten Banjar, M Rofiqi memberi pendampingan hukum kepada Noor Hidayah. Nenek 66 tahun asal Martapura yang dipenjara Arab Saudi di Jeddah.

Hidayah ditahan sejak pertengahan Ramadan atau Maret lalu. Dia dituduh menculik cucu angkatnya sendiri, Hafizah, 12 tahun, karena tak dapat menunjukkan dokumen lengkap keterkaitan keluarga.

Rofiqi menggandeng Kantor Hukum Arifin and Partners untuk menangani kasus ini. Langkah awal, Rabu (10/8) tadi mereka mendatangi kantor Direktorat Jenderal Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia di bawah Kementerian Luar Negeri. 

Ketua tim kuasa hukum, Arifin mengatakan, dirinya bertolak ke Jakarta bersama rekannya M Shobirin, Rofiqi dan anak Hidayah, Husin Qudry. “Kami beraudiensi dengan Direktorat Jenderal Perlindungan WNI,” katanya (14/8).

Dalam kesempatan itu, mereka menyampaikan suatu pendapat hukum (legal opinion) yang diserahkan kepada Direktur Perlindungan WNI dan BHI, Judha Nugraha.

Menurutnya, meskipun ada perbedaan sistem hukum dan proses beracara dalam persidangan antara Indonesia dan Arab Saudi, namun proses awal yang dijalani tertuduh tentu berawal dari pemeriksaan. Penyelidikan meningkat ke penyidikan kemudian penuntutan di persidangan. 

“Karena status hukum Hidayah sudah mempunyai iqamah sebagai pekerja migran Indonesia, tidak lagi dipersoalkan oleh majelis hakim dalam persidangan. Sehingga status hukum beliau clear dan aman,” ujarnya.

Menanggapi tuduhan penculikan itu, Arifin menyarankan untuk menimbang unsur delik pada pasal 76F Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. “Tuduhan kepada Hidayah bisa menjadi lemah, karena tidak adanya kesengajaan,” tambahnya.

Dijelaskannya, Hidayah dititipi anak untuk dirawat karena bapaknya meninggal dan sang ibu kembali ke Indonesia. “Serta atas dasar kemanusiaan, karena iba dan kasihan. Anak tersebut baru berumur tujuh hari (saat diserahkan),” jelasnya.

Arifin juga menyarankan Direktorat Jenderal Perlindungan WNI dan BHI, agar fakta hukum yang disampaikan keluarga bisa menjadi faktor pemaaf untuk meringankan ancaman pidana penjara kepada Hidayah. “Atau bahkan supaya dibebaskan,” sarannya.

Penting juga untuk menunjuk advokat guna mendampingi Hidayah dalam menjalani proses persidangan untuk langsung memberikan pembelaan di muka persidangan.

Dia juga meminta pemerintah Indonesia bisa berdiplomasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk membebaskan Hidayah dari semua tuduhan dan tuntutan hukum. 

“Karena niat mulia Hidayah menjaga dan merawat anak orang Arab tidak boleh diartikan penculikan anak,” ucapnya.

Arifin berharap, presiden juga bisa memberi perhatian kepada Hidayah untuk dibebaskan dan kembali pulang ke tanah air berkumpul keluarganya. “Sebab, dengan umur nenek yang sudah hampir 70 tahun, perlu upaya diplomasi yang lebih. Ini murni tentang kemanusiaan,” paparnya.

Sementara itu, Rofiqi mengaku miris mendengar ada warga Martapura yang ditahan di Arab. “Apalagi beliau sudah tua,” kata ketua dewan ini.

Rofiqi mengaku sudah berkoordinasi dengan Fadli Zon di Komisi I DPR untuk membantu mempercepat penanganan hukum di Kemenlu.

“Jadi supaya proses penanganan hukum lebih cepat, saya pribadi sudah menyiapkan pengacaranya,” katanya.

Salah satu anak dari nenek Hidayah, Husin Qadri sangat berterima kasih karena sudah diberikan bantuan tanpa pamrih. “Alhamdulillah. Selama ini tidak meminta bantuan karena sadar perlu biaya banyak. Kami tidak sanggup,” ungkapnya.

Pihak keluarga pun dengan senang hati memberikan surat kuasa kepada tim Arifin. Husin berharap, upaya ini bisa membebaskan ibunya. (ris/gr/fud)

 
 
 

loading...

BACA JUGA

Senin, 03 Oktober 2022 14:13

Garis Kemiskinan Direvisi, Warga Menengah Bakal Turun Kasta Jadi Orang Miskin

 Bank Dunia merevisi perhitungan garis kemiskinan internasional. Tidak lagi mengacu…

Senin, 03 Oktober 2022 14:11

Sekarang Antrean Motor di SPBU di Kalsel Kian Panjang, Ternyata ini Sebabnya

 Antrean sepeda motor mengular di SPBU Benua Anyar, Banjarmasin Timur…

Senin, 03 Oktober 2022 14:09

Menolak Jadi Pagar Ayu

NORHASINA, gadis 23 tahun ini menyandang gelar Putri Pariwisata Hulu…

Senin, 03 Oktober 2022 14:07

Revitalisasi Kawasan Sekumpul Dilanjutkan, Rp120 Miliar Dikucurkan

Proyek tahap pertama revitalisasi kawasan religi Sekumpul di Martapura menuai…

Senin, 03 Oktober 2022 13:34

Operasi Zebra Intan 2022, Polres Balangan Laksanakan Apel Gelar Pasukan

PARINGIN - Kapolres Balangan AKBP, Zaenal Arifin, pimpin apel gelar…

Senin, 03 Oktober 2022 11:18

Wali Kota Banjarmasin Bilang Banjarbaru Sudah 100 Persen Ibu Kota Kalsel

 Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menghormati keputusan Majelis Hakim di…

Senin, 03 Oktober 2022 11:16

Wanita Korban Perselingkuhan di Kalsel Banyak Alami Gangguan Jiwa

Saban bulan, ada saja RSJ Sambang Lihum menerima pasien gangguan…

Senin, 03 Oktober 2022 11:14

Dua Korban Kembali Ditemukan di Reruntuhan Longsor Tambang Emas

Pencarian memasuki hari keempat. Kemarin (30/9) dua jenazah dari empat…

Senin, 03 Oktober 2022 10:00

Kepedulian pada Lingkungan Jangan Sekadar Seremonial

BANJARBARU - Kota Banjarbaru akan segera dinilai oleh Tim penilai…

Jumat, 30 September 2022 11:24

Sudah Belasan Tahun Beroperasi, Tambang Emas di Sungai Durian Baru Heboh Sekarang

Ini tambang emas tua. Tempat orang mencari rezeki atau lari…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers