MANAGED BY:
SABTU
26 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 27 September 2022 11:24
Balai Kota di Banjarmasin Dulunya Pangkalan Angkatan Laut Jepang
MASIH SEDERHANA: Potret Balai Kota saat Banjarmasin masih berstatus Kotamadya.

 Masih dalam suasana peringatan hari jadi kota ke-496, ada baiknya untuk mengulang tentang sejarah Balai Kota di Banjarmasin Barat.

Berdiri di tepian Sungai Martapura, tak jauh dari Pelabuhan Martapura Lama, pada awal kemerdekaan republik, kawasan ini disebut Kodapel atau Kodamar. Akronim dari komando daerah maritim.

Beranjak ke masa Orde Baru, menjelang tahun 1980, bangunan ini beralih fungsi menjadi kantor kotamadya.

Ketua Lembaga Kajian Sejarah Sosial dan Budaya (LKS2B) Kalimantan, Mansyur menyebutkan, pada tahun 1978 ada penyerahan tanah dari Menteri Pertahanan Keamanan. 

Pangab mengeluarkan surat nomor SKEP/1533/ XI/78 pada tanggal 16 Nopember 1978 tentang penyerahan tanah dan bangunan eks Kodamar VI Banjarmasin.

Sebelumnya, wali kota berkantor di Jalan DI Panjaitan (belakang kantor gubernur lama).

Mundur lebih ke belakang, sejak tahun 1919, oleh pemerintahan Hindia Belanda, Banjarmasin ditetapkan sebagai Gemeente (kota).

Tepatnya pada 1 Juli 1919, ketika dibentuk Gemeenteraad Bandjermasin. Sebuah dewan kota di mana pribumi dijatah empat kursi, orang Eropa tujuh kursi dan dua kursi untuk warga Tionghoa. 

Jabatan ketua dewan (voorsitter) dipegang wali kota atau kepala daerah (burgemester) yang dibantu sekretaris. Dibantu pula oleh badan penasihat harian (advies college).

Pada tahun 1938, terjadi pembaruan pemerintahan desentralisasi Borneo yang diatur dengan putusan Gouverneur Generaal van Nederlandsch-Indie tertanggal 17 Juni 1938 dan dimasukkan dalam Lembaran Negara Hindia Belanda Nomor 359.

Putusan itu menaikkan status Gemeente menjadi Stadsgemeente, dari Dewan Kota menjadi Balai Kota.

“Sampai 1941, Balai Kota ini terus berkembang, menjadi lebih mantap,” terang dosen sejarah FKIP Universitas Lambung Mangkurat itu.

Kala itu, Balai Kota satu atap dengan kantor Asisten Residen di Jalan Heerengracht. Sebuah jalan yang bersih dan asri.

“Begitu Indonesia merdeka, namanya berubah menjadi Jalan Jawa. Lalu berubah lagi menjadi Jalan DI Panjaitan,” jelasnya.

Oleh lidah masyarakat pribumi, gedung Stadsgemeente itu dilafalkan dengan Haminta. “Dikenal juga dengan nama Balai Kotapraja Banjarmasin,” imbuhnya. 

Namun, begitu Jepang menjajah dari tahun 1942 sampai 1945, Mr Roesbandi diangkat menjadi wali kota (Shi-Co). Kantornya juga dipindahkan ke Toko Neuffer and Co (sekarang gedung DPRD Banjarmasin).

“Toko ini didirikan orang Jerman. Pada tahun 1991, baru diganti gedung baru untuk DPRD II Kodya Banjarmasin,” ujarnya.

Kembali ke kantor wali kota yang lama, pada tahun 1960, gedung itu dipugar pada bagian atapnya. Meniru Bubungan Tinggi, rumah adat Banjar. Lalu diberi nama Wisma Catur Sakti.

Kemudian dengan terbitnya surat keputusan Menteri Dalam Negeri tertanggal 13 September 1965 Nomor UP/15/5/18-1358, M Hanafiah diangkat menjadi Wali Kotapraja Banjarmasin.

Calon wali kota ini diajukan oleh DPRD Kotapraja Banjarmasin. “Diperkirakan pada era ini kantor wali kota berpindah ke Jalan Lambung Mangkurat. Menempati gedung DPRD sekarang. Sebelum akhirnya berpindah ke Jalan RE Martadinata,” tutup Mansyur. (mof/gr/fud)

 
 
 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 26 November 2022 14:52

Mabuk Judi Online, Mobil Bengkel Malah Digadaikan

Gara-gara ketagihan judi online, Aceng Guruh (AG) akhirnya harus berurusan…

Sabtu, 26 November 2022 14:48

Fakta Baru Sidang Mardani Maming, Sekda Diminta Bubuhkan Paraf

Masih dengan agenda pemeriksaan saksi, (25/11), sidang perkara korupsi dengan…

Sabtu, 26 November 2022 14:37

Karena Dua Hal ini Stadion 17 Mei Tak Bisa Penuhi Standar FIFA

Menjadi lapangan sepak bola terbesar di Kalimantan Selatan, Stadion 17…

Sabtu, 26 November 2022 14:33

Replika Rumah Lanting Nasibmu Kini, Dulu Dirawat, Kini Dibiarkan Rusak

Kondisi replika rumah lanting di dermaga wisata religi Kubah Makam…

Sabtu, 26 November 2022 14:28

Mulai Banyak Ditemui, Izin Kedai Kopi di Banjarbaru akan Dikejar

Kedai kopi atau Coffee Shop di Banjarbaru kini bak jamur…

Sabtu, 26 November 2022 11:26

Kabarnya UMP Kalsel di 2023 Bakal Naik 8,83 Persen

 Beredar kabar Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 Kalsel dinaikkan 8,83…

Sabtu, 26 November 2022 11:20

Kasus Penganiayaan Selebgram Banjarmasin, Kapolda Janji Cek ke Propam

Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi rupanya baru mengetahui…

Sabtu, 26 November 2022 10:15

Gerbang Batas Kota ini Nasibnya Belum Jelas

 Selain bundaran Tugu Simpang Empat, Lapangan Murjani dan Minggu Raya.…

Sabtu, 26 November 2022 10:11

Stok Blanko KTP-el Mulai Menipis

Kosongnya blangko KTP elektronik di Dinas Kependudan dan Pencatatan Sipil…

Sabtu, 26 November 2022 10:08

Persuasif Saja Tak Cukup Cegah Masyarakat Buang Sampah Disini

Meski sudah dipasangi kamera pengawas alias CCTV, sampah di kawasan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers