MANAGED BY:
SABTU
26 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 29 September 2022 10:48
Brakk! Toko di Pasar Baru Ambruk, Diduga Karena Bangunan Sudah Tua
RAMAI: Warga berikut relawan merubung lokasi ambruknya bagian dalam toko di kawasan Pasar Baru, Selasa (27/9). FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

 Bagian dalam toko peralatan mesin di kawasan Pasar Baru, ambruk, Selasa (27/9) siang. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.10 Wita dan menggemparkan pedagang di sana. Beruntung, tak ada korban jiwa.

Dari pantauan Radar Banjarmasin di lapangan, bagian yang ambruk diduga adalah dinding dan lantai di tingkat dua. Sejumlah relawan, berikut pedagang di kawasan itu tampak merubung lokasi terjadinya peristiwa itu. Sekaligus membantu proses evakuasi. Tersiar kabar, di dalam bangunan ada sejumlah orang. Informasi itu ternyata benar adanya.

Ada empat orang yang terjebak. Dua karyawan toko, dan dua pekerja bangunan yang memperbaiki toko.

Beruntung, mereka bisa keluar dengan selamat. Tanpa mengalami cidera sedikitpun. Salah satunya, Suryani. Ketika diwawancarai, ia tampak segar bugar. Kendati demikian, kecemasan masih tampak di wajahnya. Saat peristiwa itu terjadi, ia mau beristirahat dan hendak minum air.

Dituturkan Suryani, saat renovasi bangunan berlangsung, salah seorang rekannya yang tak lain adalah kakaknya sendiri, buru-buru menyuruhnya keluar dari lantai dua.

“Ia bilang, sepertinya dinding mau ambruk,” ujarnya. Benar saja, dinding yang diperbaiki memang ambruk dan mengenai bagian lantai dua hingga menimpa bagian lantai dasar.

“Sesaat sebelum ambruk, kami sempat mendengar bunyi retakan. Mungkin karena bangunan sudah tua,” jelasnya. Lalu, bagaimana dengan dua karyawan yang juga berada di dalam bangunan? Saat kejadian, mereka diketahui berada di belakang bagian gedung. 

Lebih jauh, guna proses investigasi terkait penyebab ambruknya bagian gedung itu, aparat yang berada di lokasi pun memasang garis polisi.

Lurah Kertak Baru Ilir, Zainal Umari, yang saat itu berada di lokasi, mengatakan, penyebab ambruknya bangunan itu masih simpang siur. Alias masih dalam tahap investigasi kepolisian.

“Dari keterangan pekerja bangunan, ambruknya itu ketika mereka melakukan renovasi. Sedangkan keterangan dari pemilik, saat mereka bersih-bersih,” ungkapnya.

Kendati demikian, Zainal tak menampik bangunan yang bagiannya ambruk itu sudah berusia tua.

Setidaknya, menurutnya, itu bisa dilihat dari kondisi bangunan bila dibandingkan dengan bangunan sekitarnya yang sudah direnovasi.

“Kalau dilihat-lihat, bangunan paling tua di sini, mungkin cuma ini yang tersisa. Sedangkan yang lain sudah direnovasi semua,” ucapnya.

Menurutnya, Pemko Banjarmasin sendiri mulai mendata bangunan yang berusia tua. Khususnya terkait layak tidaknya bangunan itu.

“Tapi itu ranahnya ada di Bidang Pengawasan Bangunan, di Dinas PUPR Banjarmasin. Tapi yang saya dengar, sebelumnya ada beberapa bangunan yang miring sudah diberikan surat,” pungkasnya.

Sementara itu, berselang beberapa waktu usai peristiwa tersebut terjadi, Dinas PUPR Banjarmasin beserta Bidang Pengawasan Bangunan (Wasbang), tampak datang ke lokasi.

Sayangnya, kedatangan sedikit terlambat. Mereka belum bisa mendapatkan informasi lebih jauh lantaran lokasi kejadian sudah dipasang garis polisi. 

Kepala Bidang Wasbang di Dinas PUPR Banjarmasin, Agus Suyatno, menyebut, pihaknya akan mencari informasi tambahan. Baik dari pemilik toko dan saksi lainnya.

“Kami sebenarnya ingin mencari informasi tambahan dari pemilik toko. Atau penggunanya. Karena belum tentu pemiliknya ini yang menempati. Bisa saja disewakan,” cetusnya.

Lantas, apakah ada catatan yang bisa diambil pihaknya sementara ini? Terkait hal itu, Agus mengaku secara spesifik pihaknya belum bisa memberikan keterangan apa yang menjadi penyebab ambruknya bagian bangunan.

Namun, bila melihat aspek umur, bangunan yang bagian dalamnya ambruk itu dipandang sangat tua.

“Mungkin 30 sampai 40 tahun belum pernah tersentuh perbaikan atau penataan ulang. Sehingga secara spesifik penyebabnya apa, kami masih perlu melakukan kajian,” tambahnya.

Catatan kedua, terkait aktivitas yang ada di dalam bangunan, Agus mengaku ingin mengetahui aktivitas seperti apa di sana.

Karena, saat peristiwa itu terjadi, ada aktivitas di bangunan tersebut. Apakah jual beli, atau aktivitas karena ada perbaikan atau lainnya.

Agus menegaskan, bila ternyata aktivitasnya adalah perbaikan, maka pemilik toko mesti mengurus izin ke Bidang Wasbang di Dinas PUPR Banjarmasin. Tepat, sebelum pengerjaan perbaikan dilakukan.

“Sehingga, sebelum proses perbaikan berlangsung, ada tim Penataan Bangunan Gedung (PBG) yang akan datang. Mengidentifikasi perbaikan seperti apa yang perlu dilakukan,” tegasnya. (war)

 
 
 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 26 November 2022 14:52

Mabuk Judi Online, Mobil Bengkel Malah Digadaikan

Gara-gara ketagihan judi online, Aceng Guruh (AG) akhirnya harus berurusan…

Sabtu, 26 November 2022 14:48

Fakta Baru Sidang Mardani Maming, Sekda Diminta Bubuhkan Paraf

Masih dengan agenda pemeriksaan saksi, (25/11), sidang perkara korupsi dengan…

Sabtu, 26 November 2022 14:37

Karena Dua Hal ini Stadion 17 Mei Tak Bisa Penuhi Standar FIFA

Menjadi lapangan sepak bola terbesar di Kalimantan Selatan, Stadion 17…

Sabtu, 26 November 2022 14:33

Replika Rumah Lanting Nasibmu Kini, Dulu Dirawat, Kini Dibiarkan Rusak

Kondisi replika rumah lanting di dermaga wisata religi Kubah Makam…

Sabtu, 26 November 2022 14:28

Mulai Banyak Ditemui, Izin Kedai Kopi di Banjarbaru akan Dikejar

Kedai kopi atau Coffee Shop di Banjarbaru kini bak jamur…

Sabtu, 26 November 2022 11:26

Kabarnya UMP Kalsel di 2023 Bakal Naik 8,83 Persen

 Beredar kabar Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 Kalsel dinaikkan 8,83…

Sabtu, 26 November 2022 11:20

Kasus Penganiayaan Selebgram Banjarmasin, Kapolda Janji Cek ke Propam

Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi rupanya baru mengetahui…

Sabtu, 26 November 2022 10:15

Gerbang Batas Kota ini Nasibnya Belum Jelas

 Selain bundaran Tugu Simpang Empat, Lapangan Murjani dan Minggu Raya.…

Sabtu, 26 November 2022 10:11

Stok Blanko KTP-el Mulai Menipis

Kosongnya blangko KTP elektronik di Dinas Kependudan dan Pencatatan Sipil…

Sabtu, 26 November 2022 10:08

Persuasif Saja Tak Cukup Cegah Masyarakat Buang Sampah Disini

Meski sudah dipasangi kamera pengawas alias CCTV, sampah di kawasan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers