MANAGED BY:
SABTU
26 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 22 November 2022 23:23
Kasus Penyunatan Bantuan Banjir, Sudah 9 Bulan Warga Jejangkit Menunggu
PENASARAN: Belasan warga Jejangkit Muara mendatangi Kejari Batola beberapa waktu lalu, pertanyakan kasus dugaan pemotongan bantuan banjir yang pernah mereka laporkan.

 Sembilan bulan menanti kejelasan, warga Kecamatan Jejangkit mendatangi Kejaksaan Negeri Barito Kuala. Kasusnya adalah dugaan penyunatan bantuan korban banjir dari pemerintah pusat di Desa Jejangkit Muara, Kabupaten Batola. Sayang, Jumat (18/11) itu warga gagal menemui Kasi Intel Kejari. Pada akhirnya, mereka hanya menitipkan sebuah surat. Isinya, menuntut kabar perkembangan penyelidikan kasus.

“Beberapa saksi sudah di-BAP, tapi sampai hari ini belum ada kepastian,” kata salah seorang warga yang meminta namanya tak dikorankan.

Dia berandai-andai, jika laporannya memang kurang bukti, maka warga siap membantu untuk melengkapinya. Namun, bila penyelidikan dihentikan, apa alasannya. “Jika ternyata dilanjutkan, sudah sampai mana. Dan kami meminta dipercepat,” tambahnya.

Kepastian ini menurutnya penting agar para saksi tidak merasa gelisah. “Gelisah karena merasa kesaksian mereka menjadi sia-sia,” tukasnya.

Dikonfirmasi (21/11), Kasi Intel Kejari Batola, M Hamidun Noor menjamin kasusnya masih diproses. Telah diserahkan ke Kasi Pidana Khusus untuk didalami. “Yang jelas kasus ini sudah masuk,” ujarnya.

Mundur ke belakang, kali pertama warga mendatangi kejaksaan pada awal Agustus lalu. Kala itu, salah seorang warga, Budi menceritakan, terjadi pemotongan sebesar Rp500 ribu untuk setiap keluarga.

“Dipotong oleh aparatur desa, bilangnya untuk pembuatan surat rumah atau sporadik tanah. Tapi itu tidak masuk akal,” cecarnya. Tidak logis, karena yang sudah punya sertifikat tanah pun tetap dipotong.

Bantuan dikucurkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setelah banjir hebat pada Januari 2021 lalu. Diberikan kepada 1.596 rumah di empat kecamatan: Alalak, Mandastana, Jejangkit dan Cerbon. Untuk rumah rusak ringan dibantu Rp10 juta dan rusak sedang Rp25 juta. (bar/gr/fud)

 

 
 
 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 26 November 2022 14:52

Mabuk Judi Online, Mobil Bengkel Malah Digadaikan

Gara-gara ketagihan judi online, Aceng Guruh (AG) akhirnya harus berurusan…

Sabtu, 26 November 2022 14:48

Fakta Baru Sidang Mardani Maming, Sekda Diminta Bubuhkan Paraf

Masih dengan agenda pemeriksaan saksi, (25/11), sidang perkara korupsi dengan…

Sabtu, 26 November 2022 14:37

Karena Dua Hal ini Stadion 17 Mei Tak Bisa Penuhi Standar FIFA

Menjadi lapangan sepak bola terbesar di Kalimantan Selatan, Stadion 17…

Sabtu, 26 November 2022 14:33

Replika Rumah Lanting Nasibmu Kini, Dulu Dirawat, Kini Dibiarkan Rusak

Kondisi replika rumah lanting di dermaga wisata religi Kubah Makam…

Sabtu, 26 November 2022 14:28

Mulai Banyak Ditemui, Izin Kedai Kopi di Banjarbaru akan Dikejar

Kedai kopi atau Coffee Shop di Banjarbaru kini bak jamur…

Sabtu, 26 November 2022 11:26

Kabarnya UMP Kalsel di 2023 Bakal Naik 8,83 Persen

 Beredar kabar Upah Minimum Provinsi (UMP) 2023 Kalsel dinaikkan 8,83…

Sabtu, 26 November 2022 11:20

Kasus Penganiayaan Selebgram Banjarmasin, Kapolda Janji Cek ke Propam

Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi rupanya baru mengetahui…

Sabtu, 26 November 2022 10:15

Gerbang Batas Kota ini Nasibnya Belum Jelas

 Selain bundaran Tugu Simpang Empat, Lapangan Murjani dan Minggu Raya.…

Sabtu, 26 November 2022 10:11

Stok Blanko KTP-el Mulai Menipis

Kosongnya blangko KTP elektronik di Dinas Kependudan dan Pencatatan Sipil…

Sabtu, 26 November 2022 10:08

Persuasif Saja Tak Cukup Cegah Masyarakat Buang Sampah Disini

Meski sudah dipasangi kamera pengawas alias CCTV, sampah di kawasan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers