MANAGED BY:
MINGGU
29 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 06 Januari 2023 12:30
Balangan Punya Tradisi Unik Perkawinan Duda dan Janda, "Takumpul Sama Pada Balu Jangan Bahiri Nang Bujang"
TRADISI: Ilustrasi sepasang pengantin yang melangsungkan prosesi tradisi Balawang Tujuh Bagunung Api. Tradisi ini masih lestari di tengah masyarakat Lampihong. | FOTO: HUMAS PEMKAB BALANGAN

Kabupaten Balangan memiliki sebuah tradisi dalam perkawinan antara duda dan janda. Yaitu Balawang Tujuh Bagunung Api.

 

Tradisi ini dilangsungkan pada malam hari. Karena menurut budaya warga sekitar, apabila janda atau duda menikah, maka resepsinya jangan di siang hari. Menurut salah seorang warga asli Balangan, Hj Asanah, dinamakan Balawang Tujuh Bagunung Api karena ada tujuh pintu masuk yang dibuat dari sarung atau tali di halaman rumah mempelai.

Ketujuh pintu itu dikelilingi obor-obor api yang ditancapkan pada rangka yang menyerupai atap rumah atau gunung. Perjalanan sepasang pengantin dalam melewati tujuh pintu itu sebelum duduk di pelaminan yang berada di dalam rumah, dilengkapi iringan alunan musik panting dari penabuh. Selain menjadi hiburan tersendiri, tradisi ini juga menyimpan filosofi. Bahwa bersama-sama memasuki tujuh pintu diibaratkan dengan bersama-sama mengambil pelajaran dari pengalaman rumah tangga yang lalu untuk mengatasi berbagai permasalahan di depan. 

“Dulu tradisi ini dapat ditemukan hampir di seluruh wilayah Balangan, tapi sekarang hanya bisa dilihat di Kecamatan Lampihong dan di desa-desa tertentu,” ujar perempuan 53 tahun itu.

“Pung pung halu, gara gicak giyang-giyang, takumpul sama pada balu jangan bahiri nang bujang, Pung pung halu gara gicak giyang-giyang, asal jangan bamadu dihadangi siang malam. Naik malam, baliliukan balawang tujuh, bagunung api.” Itulah sepenggal syair yang biasa dinyanyikan untuk mengiringi sepasang mempelai mengarungi tujuh pintu. Serupa namun tak sama, tradisi perkawinan lainnya di Balangan, yaitu Jalan Liuk yang hingga kini masih dilestarikan oleh warga Desa Marias di Kecamatan Juai. 

Kedua tradisi ini sama-sama dilaksanakan pada malam hari dan di tanah lapang. Namun tidak untuk duda atau janda, melainkan untuk semua pasangan yang melangsungkan resepsi perkawinan. 

Dalam tradisi ini, kedua mempelai harus masuk lewat pintu berbeda, dan memecahkan teka-teki jalan berliku (liuk) menyerupai labirin supaya bisa bertemu di tengah-tengahnya.

Menurut salah satu tokoh warga sekitar yang juga pelaku seni tradisi ini, H Syarpani mengungkap, Jalan Liuk sudah menjadi tradisi turun-temurun di masyarakat Juai dan hingga kini masih dilestarikan.

“Pesan yang tersirat di dalamnya yaitu bahwasanya dalam mengarungi rumah tangga pasti mengalami berbagai masalah, tidak lurus-lurus saja, namun berlika-liku,” terangnya. (why/gr/fud)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 21 Januari 2023 14:24

35 Dapur Umum dan 21 Ekor Sapi Disiapkan di Haul Abah Guru Sekumpul Tahun Ini

Panitia haul ke-18 Guru Sekumpul di rumah pribadi Gubernur Kalsel…

Jumat, 06 Januari 2023 12:49

Mobil Komisioner KPU Murung Raya Terbakar, Ada yang Menduga Sengaja Dibakar

PADA zaman Kesultanan Banjar, rumah adat tipe balai bini dihuni…

Jumat, 06 Januari 2023 12:30

Balangan Punya Tradisi Unik Perkawinan Duda dan Janda, "Takumpul Sama Pada Balu Jangan Bahiri Nang Bujang"

Kabupaten Balangan memiliki sebuah tradisi dalam perkawinan antara duda dan…

Jumat, 06 Januari 2023 12:27

“Karena Mereka Adalah Kita” dari Film Tegar dan Realitanya di Banjarmasin

Dibuka dengan tangisan bayi, film berjudul Tegar menyadarkan kita semua.…

Selasa, 27 Desember 2022 10:37

Ketika Kampung Artis di Marabahan Ditinggal Pesohor

PERNAH mendengar nama Kampung Artis? Kampung ini berada di RT…

Senin, 12 Desember 2022 10:54

Walaupun Alurnya Berlika-liku

Usianya masih sangat muda, baru 18 tahun. Tapi umur tak…

Jumat, 04 November 2022 09:48

Banjarbaru 23 Tahun jadi Kota Administratif, Terlama di Indonesia

Sebelum akhirnya menjadi Kotamadya di penghujung tahun sembilan puluhan. Ada…

Jumat, 04 November 2022 09:45

Banjarbaru, Nama Sementara yang Dicetuskan Van der Pijl yang Kemudian Langgeng

Nama itu keluar secara spontan dari Van der Pijl ketika…

Jumat, 15 Juli 2022 11:24

Kisah Pencari Burung di Hutan Kotabaru dan Tanbu, Dipancing Pakai Burung, Ketemu Mahluk Gaib Diam Saja

Belum banyak orang tahu, mencari burung di hutan sangat banyak…

Selasa, 07 Juni 2022 11:22

Siti Farida, Perempuan Kalsel yang Rutin Berenang di Sungai Aare, Permisi Pada Penjaga Sungai

“Datu-Datu, ulun permisi handak bekunyung di sini.” Mantra itu diucapkan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers