MANAGED BY:
SELASA
30 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Senin, 20 Februari 2023 10:38
Prinsip Saya Harus Menjadi Nomor Satu
BERANI TAK POPULER: Datang dari Generasi Z, Norlaila Lestari memilih terjun ke politik praktis. Jelas sebuah pilihan yang tidak populer. | FOTO: NORLAILA LESTARI FOR RADAR BANJARMASIN

Anak muda kerap dicap apolitis. Cuek dengan politik. Tapi setelah bertemu Norlaila Lestari, kesan itu mungkin bisa terkikis.

****

MENJELANG usia 22 tahun, Leeta, demikian sapaannya, tak ragu terjun ke dunia politik praktis. Bungsu dari empat bersaudara itu menyebut politik sebagai tantangan. “Di dunia politik saya menemukan tantangan. Semakin susah, semakin tertantang,” kata kader Partai Buruh itu. 

Sejak kecil, di tengah orang banyak, Leeta memang selalu ingin tampil menonjol. Dia suka tampil dominan. Bahkan saat kecil, kalau ditanya cita-citanya apa, Leeta pasti menjawab pengin jadi presiden.

“Prinsip saya harus menjadi nomor satu,” tegas mahasiswi semester 8 jurusan manajemen itu. Leeta kini menatap Pemilu 2024 dengan antusias. Ujian pertamanya adalah Pileg, meraih satu kursi di parlemen daerah untuk partainya. “Saya akan berjuang di sini,” ujarnya blak-blakan.

“Kalah atau menang, terpilih atau tidak, itu urusan nanti. Yang penting mencari pengalaman dulu,” sambungnya. Sebagai bagian dari Generasi Z, wajar bila Leeta sangat mengandalkan media sosial. Leeta menjadikan Instagram sebagai alat untuk merangkul pemilih pemula. 

Sebenarnya, kehadiran Leeta di partai politik bukan dadakan atau aji mumpung. Ketertarikannya kepada politik menurun dari sang ayah. Bapaknya, Surya Budiman, bergelut di dunia politik sejak tahun 90-an.

“Mungkin ketularan ayah. Sejak kecil sudah sering dibawa ke rapat-rapat kepartaian,” kisahnya. Dia menyaksikan, dalam panggung politik, seseorang bisa berbicara kepada orang banyak. Bebas berekspresi, bebas berpendapat. Namun politik bukan satu-satunya minat Leeta. Dia juga suka menulis.

Ia mengaku sudah tuntas menulis sebuah novel. Tapi entah kenapa, tidak dipublikasikan. Hanya disimpan sendiri. “Andai dibukukan, sudah tebal sekali,” sebutnya.

Dia juga malu-malu ketika ditanya cerita atau karakter dalam novel tersebut. “Kalau saya diam, itu berarti sedang berpikir. Hasil pemikiran kemudian dituangkan ke dalam novel,” ujarnya.

Apa lagi yang disukai Leeta? Dia sangat menyukai warna pink. “Hanya untuk pernak-pernik kamar. Kalau untuk pakaian tidak,” tutupnya. (bar/gr/fud)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 Mei 2023 12:03

Berprestasi, Berawal dari Rasa Penasaran

SELAIN paras yang ayu, Wananda Asysyifa Shofia juga memiliki prestasi…

Sabtu, 13 Mei 2023 10:03

Mimpi Terpendam Agesti

TAHUN 2021 lalu, Agesti Rahayu Wardani meraih juara dua di…

Senin, 01 Mei 2023 10:46

Dulu Berlari di Ladang, Kini Berlari di Sea Games

Dina Aulia, sprinter asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bakal…

Sabtu, 29 April 2023 11:55

Tak Pernah Takut “Ditampar” Bola

SUDAH sejak kecil Yunisa Rosalina menyukai hal-hal yang berbau maskulin.…

Jumat, 28 April 2023 11:42

Menunggu Giliran Duduk di Bawah Pohon

Amalia Handayani adalah salah satu kader PAN di DPRD Banjarmasin.…

Sabtu, 15 April 2023 13:16

Berani Bermimpi Besar

NAMANYA dipanggil sebagai Putri Pariwisata Kalimantan Selatan 2023 pada 18…

Rabu, 12 April 2023 11:23

Mayoret Drumben, Lala Sukses di Parlemen

Noorlatifah ternyata adalah seorang mayoret drumben Gerakan Muda FKPPI. Terjun…

Sabtu, 08 April 2023 12:06

Bukan Semata Soal Cuan

ISTRI Camat Muara Harus di Kabupaten Tabalong ini, menolak duduk-duduk…

Minggu, 02 April 2023 13:26

Tak Masalah Disebut Ambisius

SEMUA orang mengidamkan karir dan masa depan yang cemerlang. Begitu…

Sabtu, 25 Maret 2023 10:55

Kalau Lombok Bisa, Kenapa Kita Tidak?

NURBAITI Nasir hobi travelling. Tapi satu yang paling membuatnya terkesan,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers