MANAGED BY:
KAMIS
09 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 25 Agustus 2016 12:56
Masuk Musim Kemarau, Sudah ada 3 Titik Api di Guntung Damar
Ilustrasi

PROKAL.CO,

 

BANJARBARU –  Memasuki musim pancaroba di tahun ini sudah mulai terdeteksi 3 titik api di Guntung Damar, di Kelurahan Guntung Payung Kecamatan Landasan Ulin. Untungnya api berhasil dengan dipadamkan oleh para relawan dari Kodim, Pores, BPK, Manggala Agni, belum  lama tadi.

Sekadar mengingatkan, nama Guntung Damar sendiri pernah menasional akhir tahun lalu, karena lokasi kebakaran lahan inilah yang sempat dikunjungi Presiden RI Joko Widodo dalam lawatannya ke Kalsel dan Kalteng, untuk memimpin langsung penanggulangan kebakaran di lahan gambut.

Mulai munculnya titik api ini, diungkapkan oleh Kapolres Banjarbaru AKBP Eko Kurniawansyah SIK, usai digelarnya Apel Bersama Peduli Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Kota Banjarbaru, Rabu (24/8) pagi.

Dikatakan Kapolres, sejak awal tahun pihaknya memang sudah mempersiapkan masalah penanganan dan antisipasi Karhutla ini. “Kami juga sudah membentuk satuan tugas yang menangani khusus kasus ini,” ujar Kapolres.

Satuan tugas yang diturunkan ke lapangan ada sebanyak 150 orang, kata Kapolres. Tapi kalau dibutuhkan lebih banyak personil, pihaknya siap menurunkan 569 personil dengan melibatkan Brimob dan Polda Kalsel.

Ditambahkan Kapolres, pihaknya juga menyiapkan lini terdepan yang ada di tiga Polsek yang menjadi ujung tombak di daerah yang rawan munculnya titik api, yakni Kecamatan Cempaka, Kecamatan Landasn Ulin Barat dan Landasan Ulin Timur yang berbatasan dengan Kecamatan Gambut.

“Sejak awal tahun kami gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat di desa, kecamatan, tentang antisipasi karhutla ini bersama Babinkamtibmas,” jelas Kapolres.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat dan petani untuk tidak membakar hutan dan lahan, saat membuka lahan pertaniannya. Memang lebih ekonomis dengan membakar, tapi ini sangat mengganggu  masyarakat lainnya. Jika masyarakat ada yang melihat munculnya titik api, segera saja padamkan, agar api tidak membesar.

“Kalau ada masyarakat yang tertangkap tangan melakukan pembakaran lahan, maka kami aman dan berurusan dengan aparat penegak hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Kapolres.

Sementara itu, Lurah Landasan Ulin Utara Pengayom Bayu Ajie mengatakan kalau di tahun 2015 lalu di wilayahnya terdapat 14 titik api. Angka ini berkurang dibandingkan tahun 2014 lalu, yang angkanya mencapai 20 titik lebih dari 300 hektare luasan lahan gambut yang ada di wilayahnya.

“Sejak awal tahun kami sudah melakukan sosialisasi dini terkait masalah karhutla ini di masyarakat,” kata Bayu.

Bahkan kata Bayu, di wilayahnya sudah dibentuk dua kelompok masyarakat siaga api, satu kelompok ada 10 orang. Bahkan kelompok ini mendapatkan bantuan 14 unit pompa air dari Badan Penanggulangan Bencana Kota Banjarbaru.

“Untuk sumber air kami akan mempergunakan sumur milik masyarakat yang ada,” ujar Bayu.
Bayu juga berharap agar pihak terkait secepatnya melaksanakan restorasi lahan gambut, karena sebagian lahan yang ada di wilayahnya merupakan kawasan hutan lindung sekaligus menjadi daerah resapan dan kanal. Selain itu juga bisa menjadi hutan pendidikan juga  dibangunkan fasilitas pendukung lainnya untuk masyarakat. (nti)

 


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers