MANAGED BY:
SENIN
26 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Rabu, 31 Agustus 2016 09:23
Siap-siap Panen Rezeki! Bisnis Ketupat Jelang Lebaran Iduladha
MENGAYAM – Salah satu pedagang mengayam pembungkus ketupat yang akan dijual di sepanjang Kampung Ketupat Jl. Sungai Baru, Banjarmasin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Para pedagang di Kampung Ketupat siap-siap panen rejeki. Menjelang Hari Raya Idul Adha, kampung di sepanjang Jalan Sungai Baru itu biasanya ramai disinggahi warga Banjarmasin. Tidak hanya ketupat dan lontong yang sudah masak saja diburu oleh pembeli. Anyaman pembungkus ketupat yang dijual di sana juga ramai diserbu warga.

Ketupat diperlukan sebagai bahan membuat soto Banjar buat dimakan pada hari raya. Sedangkan lontong biasanya dikolaborasi dengan menu sate dari potongan daging sapi kurban.

Momen tingginya permintaan ketupat dan lontong ini biasanya dimanfaatkan pedagang untuk mengeruk keuntungan. Tidak hanya produksinya yang diperbanyak. Harganya juga dinaikkan.

Hj Iwar (62) menjelaskan untuk saat ini harga pembungkus ketupat masih standar, Rp 5 ribu per 10 bungkus. Harga ketupat yang sudah masak Rp 3 ribu, dan lontong berkisar antara Rp 2.500 sampai Rp 3 ribu. Tapi, tiga hari menjelang hari raya para pembeli semakin ramai dan harga dinaikkan.

“Bahkan harga pembungkus ketupat naik dua kali lipat menjadi Rp 10 ribu per 10 bungkus. Harga ketupat yang sudah masak naik menjadi Rp 5 ribu,” ujar produsen ketupat dan lontong di Kampung Ketupat, kepada Radar Banjarmasin, Selasa (30/8).

Namun berdasarkan pengalamannya, Hj Iwar menegaskan bahwa lontong lebih dicari pada hari raya kurban dibanding ketupat. “Kalau ketupat saya santai saja. Biasanya saya lebih naikkan di penjualan lontong,” ujar wanita tersebut sambil mengayam pembungkus ketupat.  “Soalnya hari raya kurban ini orang banyak membuat sate. Jadi, lontong lebih digandrungi masyarakat,” tambahnya. Lontong dinaikkan harganya menjadi Rp 5 ribu.

Agus (45) juga yakin sekitar hari Kamis atau Jumat pekan depan para pembeli akan mulai berdatangan ke Kampung Ketupat. Idul Adha tahun ini akan jatuh hari Senin, 12 September. Namun, sehari mendekati hari raya, mereka memilih berjualan di sepanjang pinggir jalan A Yani KM 1. Itu juga berlaku ketika menjelang hari raya Idul Fitri.

Menjelang kedua hari besar tersebut, pasokan daun nipah untuk anyaman bungkus ketupat dan daun pisang untuk bungkus lontong otomatis juga ditambah. Bahkan bisa ditambah tiga kali lipat persediaannya dibanding hari biasa. (mr-148/at/dye)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*