MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Kamis, 01 September 2016 10:29
Kasihan.. Para Penjual Mobil Seken Sedang Menjerit
LESU PENJUALAN - Sejak tahun lalu, penjualan mobil bekas terus mengalami penurunan. Hal ini diduga karena kondisi ekonomi yang masih belum meningkat.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Pasar penjualan mobil seken sedang lesu. Sebuah diler biasanya mampu menjual 45 unit per bulan. Kini mereka hanya mampu menjual 10 sampai 15 unit.

Pengelola diler Fatiya Motor Landasan Ulin Rifqi Nugroho mengungkapkan, turunnya penjualan terlihat sejak akhir 2015. Ia menduga hal itu terjadi karena kondisi ekonomi yang sedang lesu.

"Banyak usaha di daerah kita sedanv kolaps termasuk usaha pertambangan dan perkebunan, akhirnya kami ikut terkena dampak," katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.
Akibat dari ekonomi yang sedang tak baik, daya beli masyarakat menjadi menurun.

Biasanya menurut Rifqi para pengusaha dan wirausaha gemar gonta ganti mobil. Kini mereka justru memilih menjual mobil dan membeli yang lebih murah.

"Mereka datang kemari bawa mobil kelas premium kemudian dijual dan diganti dengan mobil yang lebih murah, jadi mereka pulang tetap bawa mobil sekaligus bawa uang," paparnya.
Fenomena ini menurut Rifqi telah mengubah peta dan profil penjualan. Kini diler yang dikelolanya memilih menjual mobil dengan harga Rp150 juta kebawah.

"Dulu kami berani menyetok mobil dengan harga Rp200 jutaan keatas, sekarang kami hanya menjual yang harga dibawah Rp150 juta," ungkapnya.

Rifqi menyebut pihaknya kini menyasar konsumen seperti PNS dan anggota Polri. Mereka biasanya berani membeli mobil meski ekonomi sedang sulit.

"Mereka biasanya ambil mobil dibawah Rp150 juta jadi kami dari diler menyesuaikan saja," cetusnya.

Rifqi menambahkan, pihaknya kini lebih banyak menerima konsumen yang membeli mobil dengan sistem pembayaran tunai. Pembeli yang membeli dengan cara kredit berangsur berkurang.

"Karena kondisi sedang seperti ini masyarakat cenderung hati-hati membeli dengan cara kredit," tandasnya. (tas)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers