MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 05 September 2016 15:34
Tak Takut Api dan Terbakar Kai Ingin Terus Buat Orang Senang
PRESTASI HINGGA TUA - M Arsyad menunjukan trofi dan medali yang didapatkan dari cabang atletik.

Sosok M Arsyad, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kai (kakek) Api, bagi warga kota Banjarmasin dan sekitarnya sudah tak asing. Setiap even budaya dan wisata yang digelar di Banjarmasin, lelaki paruh baya ini selalu tampil dengan ciri khasnya, yakni menggunakan api sebagai aksesorisnya.

                   

 

-----

Bulan Maret tadi, Kai Api berusia 76 tahun. Meski usianya sudah senja. Namun, jangan samakan keberanian dan ketangguhannya dengan yang berusia muda. Khususnya ketahanan fisik dan daya tahan terhadap api. Dia seperti sudah kebal terhadap api.

Kepada Radar Banjarmasin, Kai Api menuturkan yang dilakukannya sekarang tak lain untuk memberikan hiburan kepada masyarakat. Kakek 22 orang cucu ini tak mau membeberkan “kekebalan” tubuhnya terhadap api. “Alhamdulillah badan sehat, intinya yang saya lakukan sekarang untuk menghibur masyarakat,” tuturnya tanpa mau membeberkan ilmu kekebalan yang ia miliki terhadap api, Minggu (4/9) kemarin.

Begitu pula saat ditanya apakah pernah gosong terbakar api ketika beraksi. Dia tetap tak mau mengungkapkan. Tubuh Kai Api sendiri selalu mengenakan kalung yang melilit di lehernya. Kalung yang melingkar tersebut terdapat beberapa botol berisi minyak. Diungkapkannya, nama-nama minyak tersebut mulai dari minyak Rindu Menangis, Kijang Putih, Wali 9, Arjuna, Hanuman, Raja, hingga Al Fatihah.

Selain disetiap even budaya dan wisata, paling mudah menemui Kai Api di Siring Tendean Banjarmasin. Kakek 10 orang anak ini tiap Minggu pagi “show” di sana untuk menghibur pengunjung siring dan pengunjung pasar terapung.

Aksinya selalu menjadi pusat perhatian. Tanpa menghiraukan gosong, dia asik menggosok-gosokkan badannya dari api yang dinyalakannya di besi. Sekali aksi, dia mengaku menghabiskan minyak tanah 7 liter. Tak ada rasa kesakitan . “Alhamdulillah, mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan dan selamat dunia akhirat,” ucap kakek kelahiran Alabio 13 Maret 1939 silam itu di setiap usai pertunjukkan.

Penonton pun sering dibuat menjerit kala api dimasukkan kedalam celananya. Sambil bercanda dia pura-pura kepanasan dan kesakitan. Namun, setelah penonton menjerit, ia malah tertawa.

Kai Api termasuk orang yang suka difoto. Ketika pengunjung memintanya untuk beraksi di depan kamera, dia tak canggung menunjukkan aksi dan kebolehannya. Melalui aksinya membakar diri ini, warga Antasan Kecil Timur RT 14, Banjarmasin itu tak sedikit penonton yang memberinya uang. Dia mengaku, rata-rata mendapatkan uang hasil keringat dari api berkisar Rp400-500 ribu per hari.

Tak disangka, melihat pekerjaannya menghibur warga dengan api. Ternyata, Kai Api memiliki rumah kontrakan dengan jumlah kamar 20 buah di daerah Beruntung Jaya Banjarmasin. Uang tersebut, tak sepenuhnya didapat dari “aksi” membakar diri. Kai Api adalah seorang atlet aktif di persatauan atlet veteran Indonesia Kalsel.

Di masa mudanya, tepatnya sejak tahun 1989 silam, dirinya sudah membawa nama Kalsel di kejuaraan lari. Dari uang tabungan yang dimilikinya dan tambahan uang yang didapatnya dari nyambi menjadi tukang, dirinya bisa membangun rumah kontrakan tersebut. “Lumayan uang kontrakan rumah tersebut untuk keperluan hidup,” tukasnya.

Banyak medali dan trophy yang didapat Kai Api dari even atletik, baik di ajang nasional maupun internasional. Salah satunya tahun 1994 silam, dia menjadi juara II lari jarak jauh 10 KM dan 5000 meter. “Kalau ditotal jumlah penghargaan yang saya dapatkan di ajang lari ada 48 medali dan 68 trophy,” bebernya.

Sampai kapan Kai Api menghibur warga Banua dengan aksi “membakar diri”. Ia menuturkan sampai yang kuasa berhenti memberikan kesehatan. “Alhamdulillah yang kuasa terus memberikan kesehatan. Itu artinya saya akan terus membuat orang senang,” tutupnya.

Di sisi lain, kehadiran Kai Api di siring Tendean Banjarmasin membuat pedagang disana senang. Pasalnya, kehadiran dirinya membuat dagangan turut ramai. “Pernah, Kai Api tak hadir, pengunjung malah banyak pulang cepat. Alhasil dagangan kami pun tak laku banyak,” tukas Rohana, pedagang makanan ringan disana. (mof/by/ran)

 


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 19:02

Misran, Pembakal Yang Jadi Pembicara Nasional

Berawal dari postingan video tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)…

Jumat, 17 September 2021 18:45

Sebentar Lagi Wisata Kampung Kuin Kacil Dibuka

Dulu Kuin Kacil cuma daerah terpencil di pinggiran kota. Sekarang…

Jumat, 17 September 2021 13:38

Shafa Nur Anisa, Putri Cilik Kalsel 2021 dari Tapin

Shafa Nur Anisa menorehkan prestasi membanggakan untuk Kabupaten Tapin. Ia…

Selasa, 14 September 2021 15:50

Syahridin, Kepala Desa Inspiratif dari Balangan

Keberadaan Pasar Budaya Racah Mampulang dan titian bambu atas sawah…

Selasa, 14 September 2021 15:44

Cerita Balai Bini Pengambangan: Diusulkan Cagar Budaya, Pernah Ditawar Turis Korea

Rumah almarhum pembakal Haji Sanusi di Kelurahan Pengambangan RT 11…

Kamis, 09 September 2021 13:56

Rumbih, Pengayuh Becak Populer yang Menjadi Youtuber

Sudah menjadi ciri khasnya, kemana-mana selalu bersama becak. Itu lah…

Kamis, 09 September 2021 12:27

Cerita Agen Koran di Era Digital: Malah Lebih Untung Menjual yang Bekas

Di era senja media cetak, ada agen koran di Banjarmasin…

Rabu, 08 September 2021 13:31

Sedotan Purun, Kerajinan Desa Banyu Hirang Yang Mendunia

Isu lingkungan mengurangi sampah plastik membuka peluang usaha sedotan organik…

Rabu, 08 September 2021 12:22

Menengok Fasilitas Isoter di Mulawarman: Cukup Bawa Perkakas Mandi

Seorang perawat berjalan melintasi lorong gedung. Berhenti di depan sebuah…

Senin, 06 September 2021 15:59

Dari Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin: Main Mamanda, Ibnu Jadi Raja

Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin periode 2021-2026 diramaikan dengan pementasan kesenian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers