MANAGED BY:
RABU
27 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 07 September 2016 15:35
Terkait Kasus Pembunuhan, Anang Bisa Bebas dengan Panggil Lima Saksi
TEBAR SENYUM - M Norhansyah alias Anang saat menjalani sidang lanjutan, Rabu (6/9) kemarin di Pengadilan Negeri Martapura.

PROKAL.CO, MARTAPURA - Kasus pembunuhan satu keluarga di Martapura, dengan terdakwa Dosen Politeknik Banjarmasin, M Norhansyah, alias Anang hingga saat ini masih disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Martapura, Selasa (6/9) kemarin.

Setelah di sidang-sidang sebelumnya, puluhan saksi dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memberatkan Anang, di sidang lanjutan kemarin, giliran penasehat hukum yang memanggil saksi untuk meringankan hukuman Anang. Tak tanggung-tanggung, total lima saksi yang dihadirkan oleh duet pengacara Bujino A Salan dan Ahmad Busiri.

Ahmad Busiri menuturkan, lima saksi yang mereka hadirkan keseluruhannya adalah dosen di Politeknik Banjarmasin. Mereka dipanggil untuk mengungkapkan bahwa keterangan saksi yang dihadirkan oleh JPU, yaitu Zaini dan Zaki tidak benar. "Sebelumnya Zaini dan Zaki mengaku pembunuhan telah direncanakan, ketika bertemu dengan Anang pada tanggal 18 dan 23 Februari. Dan itu tidak benar," ujarnya.

Ia menambahkan, lima saksi yang mereka panggil telah menuturkan bahwa di tanggal tersebut Anang sedang bersama dengan mereka menggelar acara rapat. "Mana mungkin Anang bertemu dengan dua saksi yang memberatkan tersebut, sementara lima saksi yang kami panggil mengaku di tanggal tersebut Anang sedang bersama mereka," tambahnya.

Sebagai pengacara, Busiri yakin kliennya Anang bisa dibebaskan dari jeratan hukum. Sebab, menurutnya semua saksi yang dihadirkan oleh JPU tidak ada yang menguatkan keterlibatan Anang atas kasus pembunuhan tersebut. "Saksi-saksi yang dihadirkan tidak ada yang kuat, kami optimis Anang bebas," ujarnya.

Sementara itu, suasana sidang terlihat sangat ramai. Bangku di ruangan sidang terlihat penuh dan tak ada celah. Sebab, sidang dihadiri oleh puluhan mahasiswa dari Politeknik Banjarmasin. "Kami berharap bapak dapat dibebaskan dan kembali mengajar," kata salah satu mahasiswa yang berhadir.

Anang sendiri sebelumnya telah didakwa dengan Pasal ke 1 primer 340 jo Pasal 55 KUHP subsider 338 jo pasal 55 KUHP atau Pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP dengan ancaman pidana mati atau seumur hidup.

JPU dari Kejari Martapura Gusti Rahmat mengatakan, pasal dalam surat dakwaan tersebut, sudah disepakati oleh pihak kejaksaan dan kepolisian. Sebab, unsur pembunuhan yang dilakukan Anang dalam kasus pembunuhan keluarganya sudah terpenuhi. "Surat dakwaannya setebal 21 halaman sesuai dengan BAP dari polisi," katanya.

Sekadar menyegarkan ingatan, Anang bersama dua tersangka lainnya didakwa atas pembunuhan satu keluarga. Yang menggemparkan publik, keluarga yang dibantai adalah keluarga Anang sendiri, ayahnya, Majid Sobari bersama istrinya Rusnawati dan adik Anang sendiri, M Muharamsyah. (ris/by/ran)

 


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:41

Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Asusila, Mantan Ketua KPU Banjarmasin Digelandang Aparat

BANJARBARU - Gusti Makmur memenuhi panggilan penyidik Polres Banjarbaru, kemarin…

Jumat, 31 Januari 2020 11:27

Sengketa Warga Antar Baru vs PT Barito Putera Plantation: Warga Serahkan Bukti Kepemilikan

MARABAHAN - Lama tidak terdengar, mediasi sengketa lahan sawit antara…

Jumat, 31 Januari 2020 11:11

Timbun Solar, Samsul dan Syamsuddin Digrebek

BANJARMASIN - Kepolisian Polsek Banjarmasin Utara menggerebek dua rumah di…

Jumat, 31 Januari 2020 11:03

Mabuk Bawa Sajam, Buronan Apes

BANJARMASIN – Jadi buronan selama dua pekan, Taufik Rahman alias…

Jumat, 31 Januari 2020 10:36

Sabirin Terjebak Polisi Menyamar

AMUNTAI - Nasib sial dialami Sabirin (28), warga Desa Harus…

Jumat, 31 Januari 2020 10:34

Korban Berteriak, Anto pun Panik, Dengan Mudah Ia Dikepung Warga

MARABAHAN - Sial masih jauh dari Armina. Warga Desa Sinar…

Jumat, 31 Januari 2020 10:31

Disergap, Pengedar Sabu Tak Berkutik

MARABAHAN - Pengedar narkoba sedikit demi sedikit digulung Sat Res…

Kamis, 30 Januari 2020 11:48

Susahnya Memberantas Indekos Mesum di Kota Idaman: Paket Murah, Sukar Terjamah, Remaja Lajang Tak Bisa Dipidana

Indekos. Bagi mahasiswa, ruang kecil berjuta cerita. Dari mengerjakan tugas,…

Kamis, 30 Januari 2020 10:56

Pengendara Panik ada Razia di Kayutangi, 62 Pemotor Ditilang

BANJARMASIN - Pengendara yang melintasi Jalan Hasan Basry mendadak panik…

Kamis, 30 Januari 2020 10:49

Dua di Jalan, Satu di Toilet; Budak Sabu Barabai Tak Berkutik Diringkus

BARABAI - Ada-ada saja ulah FP (20). Pemuda asal Desa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers